<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856</id><updated>2012-02-16T13:24:12.804-08:00</updated><category term='Artikel'/><category term='Humor'/><category term='Feature'/><category term='Kriminal'/><category term='Berita Umum'/><category term='Kisah'/><category term='Tips dan Trik'/><title type='text'>Portal Berita Kendari</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>190</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-3490050325165898476</id><published>2012-01-17T05:51:00.000-08:00</published><updated>2012-01-17T05:51:13.920-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>MK : Sistem Outsourcing Tak Punya Kekuatan Hukum</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-FhIjA79Xumg/TxV8h8mg6lI/AAAAAAAAAhk/lNIk0aEbBcI/s1600/buruh.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="133" width="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-FhIjA79Xumg/TxV8h8mg6lI/AAAAAAAAAhk/lNIk0aEbBcI/s200/buruh.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pada hari ini, tanggal 17 Januari 2012 Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan sistem kerja kontrak ("outsourcing") dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat atau bersyarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aturan tersebut tidak memiliki kekuatan hukum mengikat sepanjang dalam perjanjian kerja tersebut tidak disyaratkan adanya pengalihan perlindungan hak-hak bagi pekerja atau buruh yang objek kerjanya tetap ada, walaupun terjadi pergantian perusahaan yang melaksanakan sebagian pekerjaan borongan dari perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh," kata Ketua Majelis Hakim MK Mahfud MD, saat membacakan putusan di Jakarta, Selasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut mahkamah, frasa "perjanjian kerja waktu tertentu" dalam Pasal 65 ayat (7) dan frasa "perjanjian kerja untuk waktu tertentu" dalam Pasal 66 ayat (2) huruf b UU Ketenagakerjaan itu bertentangan dengan UUD 1945 sepanjang dalam perjanjian kerja tersebut tidak disyaratkan adanya pengalihan perlindungan hak-hak bagi pekerja/buruh yang objek kerjanya tetap ada, walaupun terjadi pergantian perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permohonan pengujian UU Ketenagakerjaan ini dimohonkan oleh Didik Suprijadi yang mewakili Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Petugas Pembaca Meter Listrik Indonesia (AP2ML).&lt;br /&gt;Dalam pertimbangannya, mahkamah menilai posisi pekerja atau buruh "outsourcing" dalam hubungannya dengan perusahaan "outsourcing" menghadapi ketidakpastian kelanjutan kerja apabila hubungan kerja antara pekerja atau buruh dengan perusahaan dilakukan berdasarkan PKWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apabila hubungan pemberian kerja antara perusahaan yang memberi kerja dengan perusahaan outsourcing atau perusahaan yang menyediakan jasa pekerja atau buruh outsourcing habis karena masa kontraknya selesai, maka habis pula masa kerja pekerja/buruh outsourcing," kata Ahmad Sodiki, saat membacakan pertimbangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, lanjutnya, pekerja/buruh menghadapi risiko tidak mendapatkan pekerjaan selanjutnya karena pekerjaan borongan atau perusahaan penyediaan jasa tidak lagi mendapat kontrak perpanjangan dari perusahaan pemberi kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain adanya ketidakpastian mengenai kelanjutan pekerjaan, kata Ahmad Sodiki, pekerja atau buruh akan mengalami ketidakpastian masa kerja yang telah dilaksanakan karena tidak diperhitungkan secara jelas akibat sering bergantinya perusahaan penyedia jasa outsourcing, sehingga berdampak pada hilangnya kesempatan pekerja outsourcing untuk memperoleh pendapatan dan tunjangan yang sesuai dengan masa kerja dan pengabdiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahkamah menilai ketidakpastian nasib pekerja atau buruh sehubungan dengan pekerjaan outsourcing tersebut, terjadi karena UU Ketenagakerjaan tidak memberi jaminan kepastian bagi pekerja/buruh outsourcing untuk bekerja dan mendapatkan imbalan serta perlakuan yang layak dalam hubungan kerja dan tidak adanya jaminan bagi pekerja untuk mendapat hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan, sehingga esensi utama dari hukum perburuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MK juga menyatakan bahwa aturan tersebut tidak saja memberikan kepastian akan kontinuitas pekerjaan para pekerja outsourcing, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap aspek-aspek kesejahteraan lainnya, karena dalam aturan tersebut para pekerja outsourcing tidak diperlakukan sebagai pekerja baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masa kerja yang telah dilalui para pekerja outsourcing tersebut tetap dianggap ada dan diperhitungkan, sehingga pekerja outsourcing dapat menikmati hak-hak sebagai pekerja secara layak dan proporsional," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila pekerja outsourcing tersebut diberhentikan dengan alasan pergantian perusahaan pemberi jasa pekerja, kata majelis, maka para pekerja diberi kedudukan hukum untuk mengajukan gugatan berdasarkan hal itu kepada pengadilan hubungan industrial sebagai sengketa hak.&lt;br /&gt;Majelis MK menyatakan bahwa putusan tersebut untuk menghindari perbedaan hak antara pekerja pada perusahaan pemberi kerja dengan pekerja outsourcing. Mukhtar Guntur K&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-3490050325165898476?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.facebook.com/mukhtar.gk/posts/2875687406848' title='MK : Sistem Outsourcing Tak Punya Kekuatan Hukum'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/3490050325165898476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2012/01/mk-sistem-outsourcing-tak-punya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3490050325165898476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3490050325165898476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2012/01/mk-sistem-outsourcing-tak-punya.html' title='MK : Sistem Outsourcing Tak Punya Kekuatan Hukum'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-FhIjA79Xumg/TxV8h8mg6lI/AAAAAAAAAhk/lNIk0aEbBcI/s72-c/buruh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-7557282026147255283</id><published>2012-01-16T23:05:00.000-08:00</published><updated>2012-01-16T23:05:36.808-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Massa Serang dan Bakar Kantor Perusahaan Tambang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-daGKhbHbgHQ/TxUcq6TZm7I/AAAAAAAAAhM/1p1ppXWoec4/s1600/KDI_DK_MASSA%2BBAKAR%2BKANTOR%2BTAMBANG_01%2B001_0001.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-daGKhbHbgHQ/TxUcq6TZm7I/AAAAAAAAAhM/1p1ppXWoec4/s200/KDI_DK_MASSA%2BBAKAR%2BKANTOR%2BTAMBANG_01%2B001_0001.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ratusan massa dari dua desa di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyerbu dan membakar basecamp milik Perusahaan Daerah (PD) Aneka Usaha. Kemarahaan warga diduga akibat konflik lahan antara masyarakat dengan perusahaan daerah yang bergerak di bidang pertambangan bijih nikel tersebut. Aksi penyerbuan dan pembakaran yang dilakukan warga Desa Pesouha dan Huko-Huko itu terjadi pagi hari, saat para karyawan perusahaan belum banyak yang datang. Melihat kedatangan warga yang beringas, sejumlah kecil karyawan PD Aneka Usaha langsung lari menyelamatkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga pun langsung membakar satu bangunan basecamp yang berfungsi sebagai kantor milik PD. Aneka Usaha hingga rata dengan tanah. Tidak hanya itu, warga juga merusak fasilitas kantor perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Kolaka yang bergerak di bidang pertambangan bijih nikel tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi anarkis itu diduga, adanya perebutan lahan antara warga dan perusahaan. PD Aneka Usaha ditenggarai belum memberikan ganti rugi kepada warga di dua desa itu selaku pemilik lahan. Selain itu, warga juga mengeluhkan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari beroperasinya perusahaan tambang di dekat pemukiman mereka.&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-TMpSLQNQHR8/TxUc_2W7ZkI/AAAAAAAAAhY/e8yQMc4bh5s/s1600/KDI_DK_MASSA%2BBAKAR%2BKANTOR%2BTAMBANG_01%2B001_0002.jpg" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-TMpSLQNQHR8/TxUc_2W7ZkI/AAAAAAAAAhY/e8yQMc4bh5s/s200/KDI_DK_MASSA%2BBAKAR%2BKANTOR%2BTAMBANG_01%2B001_0002.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini terjadi karena perusahaan dan pemerintah kabupaten kolaka tak pernah memperhatikan kami sebagai warga pemilik lahan," kata tondi, salah seorang warga yang berunjuk rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bersenjatakan batang kayu dan senjata tajam, warga juga menghentikan aktifitas truk-truk tambang yang sedang melakukan pemuatan dan memblokade jalan produksi perusahaan tersebut. Aparat kepolisian yang berada dilokasi tak mampu mencegah karena jumlahnya kalah banyak dengan massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat kejadian ini, aktifitas pertambangan di perusahaan tersebut terhenti total. Hingga kini, suasana masih mencekam. Aparat kepolisian setempat juga masih melakukan penyidikan terkait insiden tersebut. dedy kurniawan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-7557282026147255283?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/7557282026147255283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2012/01/massa-serang-dan-bakar-kantor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7557282026147255283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7557282026147255283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2012/01/massa-serang-dan-bakar-kantor.html' title='Massa Serang dan Bakar Kantor Perusahaan Tambang'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-daGKhbHbgHQ/TxUcq6TZm7I/AAAAAAAAAhM/1p1ppXWoec4/s72-c/KDI_DK_MASSA%2BBAKAR%2BKANTOR%2BTAMBANG_01%2B001_0001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-8149929273932601319</id><published>2012-01-16T06:23:00.000-08:00</published><updated>2012-01-16T06:23:02.446-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Hujan Lebat,  4 Rumah Nyaris Tertimbun Longsor</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-TiO8bZ58fr8/TxQyp0dxNcI/AAAAAAAAAhA/HI4ZFhf0WV4/s1600/longsor.jpg" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="136" width="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-TiO8bZ58fr8/TxQyp0dxNcI/AAAAAAAAAhA/HI4ZFhf0WV4/s200/longsor.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Akibat hujan lebat yang turun selama tiga jam sore tadi, sebanyak empat rumah warga di Kelurahan Jati Mekar, Kendari, Sulawesi Tenggara, nyaris tertimbun longsoran tanah. Peristiwa itu terjadi setelah sebuah tebing di sekitar rumah mereka tiba-tiba runtuh dan nyaris menimbun empat rumah warga yang berada di bawahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut warga, peristiwa longsor itu terjadi hanya berselang satu jam setelah hujan reda. "Tiba-tiba, terdengar suara keras diikuti runtuhnya tebing dan bongkahan batu," kata Hamade salah seorang warga yang rumahnya mengalami kerusakan paling parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari keempat rumah warga itu, rumah milik Hamade yang kondisinya paling parah.  Dinding kanan rumahnya jebol diterjang longsoran tanah dan bongkahan batu-batu besar. Beruntung, peristiwa itu tak sampai menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga khawatir, longsor susulan masih akan terjadi. Sebab, dalam sepekan terakhir wilayah Kota Kendari diguyur hujan lebat. dedy kurniawan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-8149929273932601319?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/8149929273932601319/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2012/01/hujan-lebat-4-rumah-nyaris-tertimbun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8149929273932601319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8149929273932601319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2012/01/hujan-lebat-4-rumah-nyaris-tertimbun.html' title='Hujan Lebat,  4 Rumah Nyaris Tertimbun Longsor'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-TiO8bZ58fr8/TxQyp0dxNcI/AAAAAAAAAhA/HI4ZFhf0WV4/s72-c/longsor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-3140012605075250875</id><published>2012-01-15T23:18:00.000-08:00</published><updated>2012-01-15T23:18:52.656-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Semen Langka di Kendari</title><content type='html'>Dalam dua bulan terakhir, stok semen berbagai jenis di Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalamai kelangkaan. Hal ini dikuatirkan menghambat pekerjaan sejumlah proyek pembangunan yang harus diselesaikan akhir 2011.&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-8-iMFoWYU9c/TxPPCHuQ56I/AAAAAAAAAfw/rQGDnd8UPfU/s1600/semen.jpeg" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="133" width="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-8-iMFoWYU9c/TxPPCHuQ56I/AAAAAAAAAfw/rQGDnd8UPfU/s200/semen.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pantauan di berbagai lokasi penjualan, stok semen rata-rata kosong, akibat belum adanya suplai dari distributor. Kepala Seksi Pengembangan Pasar dan Informasi Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Tenggara, Darmin mengakui, soal terjadinya kelangkaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stok yang kosong tersebut, terutama semen merek Tonasa dan Tiga Roda, sedangkan untuk jenis lain seperti Bosowa, stoknya sangat terbatas. Pihak pemerintah setempat sudah berkoordinasi dengan beberapa distributor untuk segera mensuplay kebutuhan semen dalam pekan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain stok kosong, harga semen juga sedikit naik, seperti semen Bosowa saat ini naik menjadi Rp. 61.000/sak, dari harga semula Rp. 59.000/sak. dedy kurniawan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-3140012605075250875?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/3140012605075250875/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2012/01/semen-langka-di-kendari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3140012605075250875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3140012605075250875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2012/01/semen-langka-di-kendari.html' title='Semen Langka di Kendari'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-8-iMFoWYU9c/TxPPCHuQ56I/AAAAAAAAAfw/rQGDnd8UPfU/s72-c/semen.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-560702927696060635</id><published>2011-05-12T07:16:00.000-07:00</published><updated>2011-05-13T13:27:14.485-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>RPP Tembakau Ancam Pembredelan Pers dan Kebebasan Berekspresi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ZxDVth0KxuU/Tcvsm6GAMvI/AAAAAAAAAfg/URQ5hCKJJgM/s1600/demo%2Btembakau.jpeg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="194" width="259" src="http://1.bp.blogspot.com/-ZxDVth0KxuU/Tcvsm6GAMvI/AAAAAAAAAfg/URQ5hCKJJgM/s320/demo%2Btembakau.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan (RPP Tembakau), memuat pasal-pasal ancaman bredel bagi media massa dan pengekangan terhadap kebebasan berekspresi terutama dalam seni film dan sinetron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 38 RPP Tembakau berbunyi, “Setiap orang dilarang menyiarkan dan menggambarkan dalam bentuk gambar atau foto, menayangkan, menampilkan atau menampakkan orang sedang merokok, memperlihatkan batang rokok, asap rokok, bungkus rokok atau yang berhubungan dengan produk tembakau di media cetak, media penyiaran, dan media teknologi informasi yang berhubungan dengan kegiatan komersial/iklan atau membuat orang ingin merokok”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan pasal ini berbunyi, “Termasuk dalam hal ini antara lain di film, sinetron dan acara-acara TV lainnya kecuali tayangan/liputan berita”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 39 RPP berbunyi, “Setiap orang yang mengiklankan dan/atau mempromosikan produk tembakau tidak sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 34, 35 dan 36 dikenakan sanksi administratif oleh Menteri dan/atau menteri terkait berupa:&lt;br /&gt;a. Perintah penarikan dan/atau perbaikan iklan;&lt;br /&gt;b. Peringatan tertulis; dan/atau&lt;br /&gt;c. Pencabutan izin pada pelanggaran berulang atau pelanggaran berat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun yang dimaksud setiap orang dalam pasal ini adalah media massa cetak, elektronik dan media teknologi informasi. Pencabutan izin artinya adalah pencabutan izin frekuensi untuk media elektronik dan larangan terbit bagi media cetak dan teknologi informasi karena dua media ini tidak memerlukan izin terbit melainkan izin perusahaan penerbitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari Kanal Informasi, Sutradara Riri Reza mengatakan jika RPP itu diberlakukan, khususnya Pasal 39, insan film akan  menghadapi problem yang luar biasa. “Ini jelas-jelas bentuk pengekangan terhadap kreativitas seorang insan film yang berusahaha menggambarkan sebuah realitas sosial. Orang merokok adalah realitas sosial yang kita hadapi sehari-hari. Apalagi kalau kita ingin menggambarkan suasana masyarakat tahun 1960-an di mana orang merokok di  depan umum merupakan gambaran masyarakat secara riil. Bahkan dalam dunia perfilman, orang merokok merupakan bahasa tubuh yang menggambarkan sebuah suasana tanpa kata,” ujar Riri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Riri, kalau ada tujuan baik yang menyangkut kesehatan atau pendidikan anak, pasal 39 itu merupakan pendekatan yang sangat tidak tepat. “Kita bisa membuat rating film, misalnya yang mengandung gambar orang merokok diklasifikasikan  sebagai film untuk tigabelas tahun ke atas, atau bahkan untuk orang dewasa,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Ezki Suyanto, komisioner pada Komisi Penyiaran Indonesia mengatakan, pencabutan izin siaran harus dilakukan melalui pengadilan sesuai dengan Peraturan Pemerintah tentang Penyiaran. KI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-560702927696060635?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/560702927696060635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/05/rpp-tembakau-ancam-pembredelan-pers-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/560702927696060635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/560702927696060635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/05/rpp-tembakau-ancam-pembredelan-pers-dan.html' title='RPP Tembakau Ancam Pembredelan Pers dan Kebebasan Berekspresi'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-ZxDVth0KxuU/Tcvsm6GAMvI/AAAAAAAAAfg/URQ5hCKJJgM/s72-c/demo%2Btembakau.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-7719678155450716533</id><published>2011-05-07T06:42:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T06:42:19.425-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Ditolak Jadi Anggota MRP karena Dituduh Anti NKRI</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-78RfcyYVeiA/TcVMDhPv8eI/AAAAAAAAAfY/gGHX9N7HkCU/s1600/hana%2Bhikoyabi.jpeg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="140" width="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-78RfcyYVeiA/TcVMDhPv8eI/AAAAAAAAAfY/gGHX9N7HkCU/s200/hana%2Bhikoyabi.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hana Hikoyabi, pemimpin umum mingguan Suara Perempuan Papua (SPP), yang terpilih secara langsung dalam pemilihan anggota Majelis Rakyat Papua (MRP), ditolak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menjadi anggota MRP periode 2011-2016. Dikutip dari Kanal Informasi, Mendagri menolak Hikoyabi, yang terpilih sebagai wakil perempuan, karena yang bersangkutan dinilai tidak setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hikoyabi dan Agus Alua yang sudah terpilih oleh pemilihan secara langsung oleh konstituen pemilihnya, tidak masuk dalam daftar anggota yang dilantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus Alua, wakil dari Gereja Katolik, mantan Ketua MRP periode sebelumnya, meninggal dua hari sebelum pelantikan. Agus Alua adalah orang yang sangat kritis terhadap pemerintah Indonesia. Sebelumnya dia pengurus Presidium Dewan Papua (PDP), organisasi pro kemerdekaan Papua yang dipimpin Theys Hiyo Alue, yang dibunuh sejumlah anggota Kopassus pada 2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alasan Mendagri menolak pelantikan keanggotaan saya di MRP sangat tidak beralasan, karena seluruh proses dan prosedur pemilihan sudah saya ikuti. Persyaratan-persyaratan dari polisi dan kepala pengadilan sudah saya penuhi. Saya terpilih secara demokratis. Gubernur Papua telah membuat Surat Keputusan tentang Penetapan Anggota MRP Terpilih. Nama saya dan Agus Alua ada di daftar penetapan itu,” kata Hikayobi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat Mendagri menyatakan, berdasarkan hasil verifikasi maka Agus Alue Alua, M.Th dan Hana Salomina Hikoyabi yang belum dapat disahkan karena tidak memenuhi persyaratan ketentuan Pasal 4 huruf c, d, dan h, Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2004 tentang Majelis Rakyat Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketentuan itu berbunyi setiap anggota MRP harus setia dan taat kepada Pancasila dan memiliki komitmen yang kuat untuk mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara; Setia dan taat kepada UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia serta Pemerintah yang sah; dan Memiliki keteladanan moral dan menjadi panutan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikoyabi sudah meminta klarifikasi ke Kementerian Dalam Negeri tentang penolakan ini, namun Kemedagri tetap pada keputusannya menolak melantik Hikayobi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-7719678155450716533?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/7719678155450716533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/05/ditolak-jadi-anggota-mrp-karena-dituduh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7719678155450716533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7719678155450716533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/05/ditolak-jadi-anggota-mrp-karena-dituduh.html' title='Ditolak Jadi Anggota MRP karena Dituduh Anti NKRI'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-78RfcyYVeiA/TcVMDhPv8eI/AAAAAAAAAfY/gGHX9N7HkCU/s72-c/hana%2Bhikoyabi.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-1622373208932956569</id><published>2011-05-06T01:09:00.000-07:00</published><updated>2011-05-06T01:09:58.957-07:00</updated><title type='text'>Potret Terindah dari Bali</title><content type='html'>Kisah hidup Ni Wayan Mertayani, gadis pemenang Lomba Foto Internasional Yayasan Anne Frank 2009 didokumentasikan melalui buku yang berjudul "Potret Terindah dari Bali". Buku ini disusun oleh Pande Komang Suryanita, seorang penulis di Denpasar, Bali. Ni Wayan Mertayani atau biasa dipanggil dengan nama Sepi, telah memenangkan lomba foto bertaraf internasional yang diselenggarakan oleh Yayasan Anne Frank pada 2009 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku "Potret Terindah dari Bali" ditujukan untuk memberikan inspirasi bagi anak-anak Indonesia yang lain, bahwa sesulit apa pun kehidupan yang kini dijalani, mereka sebaiknya tetap memiliki mimpi dan cita-cita. Seperti Sepi atau Ni Wayan Mertayani, anak seorang pemulung di Bali yang bercita-cita untuk menjadi wartawati. Setiap kesempatan akan dimanfaatkannya sebaik mungkin. Bahkan foto karyanya yang telah memenangkan lomba foto internasional itu dibuatnya dengan menggunakan kamera yang dipinjamnya dari seorang turis asal Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-2x5GE4hjyFE/TcOr3YkZJcI/AAAAAAAAAfA/RkinYJ7oWvA/s1600/ayam-1.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="160" width="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-2x5GE4hjyFE/TcOr3YkZJcI/AAAAAAAAAfA/RkinYJ7oWvA/s320/ayam-1.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Karya Ni Wayan Mertani, Juara Lomba Foto Internasional Yayasan Anne Frank 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KISAH GADIS PEMULUNG JADI JUARA LOMBA FOTO INTERNASIONAL &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah perjalanan hidup seorang gadis pemulung asal Bali bernama Ni Wayan Mertayani (16) yang menjuarai lomba foto internasional dari Museum Anne Frank, Belanda, dibukukan. Pande Komang Suryanita, penulis buku berjudul "Potret Terindah dari Bali" itu saat dihubungi di Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu, mengatakan buku itu diterbitkan Kaifa (grup Penerbit Mizan) pada awal Februari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Materi buku mengungkapkan sisi kehidupan gadis yang biasa dipanggil dengan Ni Wayan atau Sepi itu. Penulis menguraikan secara detil bagaimana alur kehidupan Sepi yang begitu memilukan. Bermula dari kehilangan ayah dan rumah tinggal, Sepi bersama ibu dan adiknya, pindah ke sebuah gubuk di tepi Pantai Amed, Kabupaten Karangasem, Bali bagian timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ibb967y4u8g/TcOsRJmu1zI/AAAAAAAAAfI/Z3p0zR3heZo/s1600/Ni%2BWayan%2BMertayani.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="180" width="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-ibb967y4u8g/TcOsRJmu1zI/AAAAAAAAAfI/Z3p0zR3heZo/s320/Ni%2BWayan%2BMertayani.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ni Wayan Mertayani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di gubuk itu, Sepi menjalani hidup sebagai penjual makanan dan sesekali memulung barang bekas setelah pulang sekolah untuk dapat membantu ekonomi keluarga, terlebih ibunya dalam kondisi sakit-sakitan. Hingga suatu ketika, ia bertemu dengan turis asal Belanda bernama Dolly yang meminjami kamera untuk belajar memotret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil "jepretan" Sepi kemudian didaftarkan oleh Dolly pada lomba foto internasional yang diadakan Yayasan Anne Frank di Belanda, dengan tema "Apa Harapan Terbesarmu". Tak disangka, foto Sepi yang berobjek ayam yang sedang bertengger di pohon singkong karet berhasil menjadi pemenang dan mengalahkan 200 peserta lain dari berbagai negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Pande Komang Suryanita, objek foto Sepi berupa ayam, merupakan representasi diri Sepi. Bila hujan ia kehujanan begitu juga kala panas menyengat karena kondisi gubuk yang ditempatinya begitu memprihatinkan. "Namun, cerita hidup Sepi bukan bermaksud mencari simpati dari pembaca tentang nasib kurang beruntung yang dialaminya. Justru, kisah itu kami angkat menjadi buku, dengan harapan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia agar tidak pernah menyerah dalam menjalani hidup," ujar Suryanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah hidup Sepi, lanjut Suryanita, terbukti amat inspiratif karena dalam kondisi hidup serba kekurangan, Sepi tak pernah berhenti berupaya agar roda hidupnya bergulir menjadi lebih baik. Tak berbeda dengan kisah hidup Anne Frank, yakni seorang gadis Yahudi yang bertahun-tahun hidup dalam persembunyian untuk menyelamatkan diri dari tentara Nazi, yang menjadi tokoh idola bagi Sepi. Dalam persembunyian, Anne menulis dalam buku harian tentang cita-cita yang ingin diraihnya kalau keadaan sudah aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku "Potret Terindah dari Bali" sekaligus ingin mengungkapkan bahwa mimpi atau cita-cita dapat menjadi kekuatan seorang anak agar dapat menjalani hidup, sesulit apapun, kata Suryanita. "Seperti halnya yang dialami Sepi. Mimpi dan cita-citanya menjadi jurnalis, membuatnya tak pernah putus asa. Hidupnya yang sulit bukan membuatnya tak bisa berkelit," ujar penulis yang menetap di Denpasar itu. www.antaranews.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-1622373208932956569?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/1622373208932956569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/05/potret-terindah-dari-bali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1622373208932956569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1622373208932956569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/05/potret-terindah-dari-bali.html' title='Potret Terindah dari Bali'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-2x5GE4hjyFE/TcOr3YkZJcI/AAAAAAAAAfA/RkinYJ7oWvA/s72-c/ayam-1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-2912955763065359860</id><published>2011-05-02T08:10:00.000-07:00</published><updated>2011-05-02T08:10:47.192-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Jangan Bunuh Penyampai Pesan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-oBeR1Qy2NyQ/Tb7JXg1xA-I/AAAAAAAAAe4/jYtzLKGE-AE/s1600/kamera%2Bberdarah.jpeg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="171" width="184" src="http://4.bp.blogspot.com/-oBeR1Qy2NyQ/Tb7JXg1xA-I/AAAAAAAAAe4/jYtzLKGE-AE/s320/kamera%2Bberdarah.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Dari semua serangan terhadap media dan praktisinya, tidak ada yang lebih keji dari pembunuhan jurnalis, dan pelakunya bisa pergi dengan bebas. Demikian pernyataan Southeast Asian Press Alliance (SEAPA) di Bangkok sebagaimana dikutip dari Kanal Informasi, dalam rangka hari Kebebasan Pers Sedunia, 3 Mei 2011. Menurut SEAPA setidaknya tujuh pekerja media tewas di beberapa negara Asia Tenggara pada 2010 karena mereka melaksanakan tugasnya sebagai pekerja media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Filipina saja, empat orang tewas sepanjang 2010. Sebagian besar korban adalah pekerja radio siaran di provinsi-provinsi yang dibungkam setelah mereka menyiarkan kasus-kasus  suap dan korupsi di kantor-kantor pemerintah daerah. Memang, Filipina memiliki catatan paling banyak mengenai pembunuhan wartawan dalam menjalankan tugas. “Kami mengacu pada Pembantaian Ampatuan, di mana 32 pekerja media ditembak mati berkaitan dengan peristiwa politik. Pembunuhan terus terjadi. Tahun ini, dua orang wartawan terbunuh di Filipina,” kata Gayathry Venkiteswaran, Direktur Eksekutif SEAPA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat lain di Asia Tenggara, wartawan juga menjadi sasaran. Salah satu wartawan tewas dalam tugas di Indonesia pada 2010. Di Thailand, dua pekerja media asing ditembak mati ketika mereka meliput unjuk rasa tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi di luar pembunuhan, perhatian yang lebih besar adalah bagaimana pemerintah merespon kejahatan ini. Di Filipina, kasus pembantaian Ampatuan beberapa saksi kunci dibunuh. Di Thailand, para tersangka di balik kematian juru kamera Reuters Muramoto dan wartawan foto freelance Polenghi tetap misterius. Di Indonesia, pengadilan membebaskan para terdakwa pembunuhan reporter Ridwan Salamun. Ridwan bahkan dituduh terlibat dalam kerusuhan,” lanjut Gayatrhy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Gayatrhy, dapat disimpulkan, kebanyakan para tersangka mampu lolos dari hukuman. Entah karena pemerintah yang bersangkutan dan lembaga-lembaganya tidak kompeten atau sengaja menutup mata terhadap kejahatan atau rentan terhadap kekuasaan dan pengaruh pelaku dan pelindung mereka di tempat-tempat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Impunitas merupakan pelanggaran yang sangat serius terhadap kebebasan pers di Asia Tenggara. SEAPA pada Hari Kebebasan Pers Sedunia tahun ini, marah atas pembunuhan rekan kami di media dan lambatnya keadilan di berbagai negara di wilayah ini. Oleh karena itu kami mendesak pemerintah negara-negara di Asia Tenggara untuk memastikan bahwa wartawan diberikan ruang demokratis untuk mempraktekkan profesi mereka dan melindungi keamanan pribadi mereka. Kami mendesak para kepala negara untuk mempercepat penyidikan dan penuntutan kasus-kasus yang melibatkan pembunuhan para wartawan,” lanjut Gayathry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membunuh penyampai pesan, istilah untuk wartawan, tidak memecahkan masalah mereka yang berkuasa. Tindakan-tindakan biadab hanya akan menempatkan masyarakat demokratis dalam bahaya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-2912955763065359860?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/2912955763065359860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/05/jangan-bunuh-penyampai-pesan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2912955763065359860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2912955763065359860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/05/jangan-bunuh-penyampai-pesan.html' title='Jangan Bunuh Penyampai Pesan'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-oBeR1Qy2NyQ/Tb7JXg1xA-I/AAAAAAAAAe4/jYtzLKGE-AE/s72-c/kamera%2Bberdarah.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-6075994258801628661</id><published>2011-05-02T06:19:00.000-07:00</published><updated>2011-05-02T06:19:53.500-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Fellowship Buat Jurnalis Perempuan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ozJw8q8kqhw/Tb6vGGsPSaI/AAAAAAAAAew/NBop1sgI4J8/s1600/neuffer.jpeg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="156" width="112" src="http://4.bp.blogspot.com/-ozJw8q8kqhw/Tb6vGGsPSaI/AAAAAAAAAew/NBop1sgI4J8/s320/neuffer.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Elizabeth Neuffer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;International Women’s Media Foundation (IWMF) membuka kesempatan untuk mengajukan aplikasi Beasiswa Elizabeth Neuffer 2011-2012,sebagai upaya penghormatan terhadap Elizabeth Neuffer, wartawan The Boston Globe dan peraih Penghargaan Jurnalistik IWFM untuk Keberanian 1998 yang tewas di Irak dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Demikian dikutip dari Kanal Informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini akan dilaksanakan dari bulan September 2011 higga Maret 2012. Batas waktu pendaftaran 27 Mei 2011. Program ini dirancang oleh keluarga Neuffer dan teman-temannya dan bertujuan untuk mengabadikan kenangan terhadap diri almarhumah dalam mempromosikan pemahaman internasional tentang hak asasi manusia dan keadilan sosial sekaligus menciptakan kesempatan bagi jurnalis perempuan untuk membangun ketrampilan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang jurnalis perempuan akan dipilih untuk tinggal selama satu tahun akademik di Amerika Serikat dalam sebuah program khusus dengan akses ke universitas-universitas di Boston dan akses ke surat-surat kabar The Boston Globe dan The New York Times. Program ini akan memberikan kesempatan kepada yang terpilih melakukan penelitian akademik dan mengasah kemampuan pelaporannya meliputi topik yang terkait dengan hak asasi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beasiswa Elizabeth Neuffer ini terbuka untuk jurnalis perempuan yang memfokuskan dirinya pada isu-isu hak asasi manusia dan keadilan sosial. Pelamar harus mendedikasikan diri pada karir jurnalistik baik di media cetak, penyiaran atau media online serta menunjukkan komitmen yang kuat untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan dengan rekan-rekan seprofesi setelah beasiswa selesai. Kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tertulis adalah syarat mutlak. Beasiswa yang diberikan termasuk tiket pesawat terbang, biaya hidup dan perumahan. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi http://bit.ly/gtyZHj.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-6075994258801628661?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/6075994258801628661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/05/fellowship-buat-jurnalis-perempuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6075994258801628661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6075994258801628661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/05/fellowship-buat-jurnalis-perempuan.html' title='Fellowship Buat Jurnalis Perempuan'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-ozJw8q8kqhw/Tb6vGGsPSaI/AAAAAAAAAew/NBop1sgI4J8/s72-c/neuffer.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-8968653493602232820</id><published>2011-04-29T20:36:00.000-07:00</published><updated>2011-04-29T20:36:14.353-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Paranoid</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-3IfCeQx7b_o/TbuDbkeOn5I/AAAAAAAAAeo/ePJAACY5lig/s1600/andrew-grove.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="320" width="244" src="http://2.bp.blogspot.com/-3IfCeQx7b_o/TbuDbkeOn5I/AAAAAAAAAeo/ePJAACY5lig/s320/andrew-grove.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;“Only the paranoid survive.” Zaman tampaknya membuktikan kata-kata itu. Ya, hanya orang paranoid yang bisa bertahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu bukanlah kutipan dari novel Tom Clancy, bukan pula omongan jenderal pongah, Napoleon Bonaparte, yang Anda boleh mengabaikannya. Tapi, kata-kata itu keluar dari orang yang membesarkan bisnis prosesor, Intel Corp, yakni Andrew Grove atau biasa dipanggil Andy Grove.&lt;br /&gt;Grove telah menjadi presiden direktur, CEO (chief executive officer), serta komisaris utama di Intel selama 18 tahun sejak 1979. Dia lelaki tangguh. Pria kurus ini sangat mafhum apa arti “paranoid” dan “survive”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, Grove hengkang dari kotanya, Budapest, Hungaria, saat revolusi meletus pada 1956. Dia berlayar dan menjadi imigran di New York City pada 1957. Revolusi itulah yang membuatnya belajar arti “paranoid” dan “survive”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat membangun bisnis Intel, keyakinan terhadap “paranoid” itu pula yang membuatnya tahan banting. Lihatlah bagaimana Intel membangun ketergantungan pengguna komputer pada Intel. Biarpun ada AMD atau RISC, Intel tetap bisa menguasai pasar. Saking paranoidnya, Intel seperti berkejaran dengan waktu untuk menciptakan prosesor yang makin murah, dan semakin irit baterai. Ingat Pentium I, Pentium II, Celeron, Dual Core, sampai berkembang jauh menjadi Core i7? Itulah hasil kerja orang-orang paranoid seperti Grove.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah persaingan penjualan prosesor yang sengit, Grove bisa meningkatkan kapitalisasi Intel hingga 4.500 persen. Wow! Bahkan, Intel pada 1997 dinobatkan menjadi perusahaan paling bernilai. Grove sendiri dipilih menjadi Person of The Year oleh majalah Time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang atau organisasi yang paranoid ini adalah makhluk-makhluk dengan napas panjang. Zaman sulit menghentikan mereka. Sejarah telah mencatat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, orang-orang yang santai, terlena dengan kesuksesan, terbukti bernapas pendek. Mereka mudah sekali terdampar saat pasar baru tiba. Motorola adalah contohnya. Pada era 1994-an, Motorola adalah raja peranti komunikasi. Mereka menikmati kekayaan yang berlimpah. Tapi, umur kejayaan mereka tak lama. Saat Nokia mulai menancapkan kuku pada 2000, kejayaan Motorola pun memudar. Mereka kalah telak dalam produksi telepon seluler, baik desain, fungsi, maupun harga. Pangsa pasar Motorola anjlok, dari 45 persen menjadi 15 persen. Orang pun bertanya-tanya, bagaimana mungkin perusahaan yang disebut oleh konsultan A.T. Kearney sebagai “perusahaan dengan manajemen terbaik di dunia” bisa bertekuk lutut di hadapan Nokia? Pasar Nokia naik menjadi 31 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motorola gagal menjadi paranoid. Mereka menikmati kejayaan dan lupa bahwa rival-rival baru bermunculan. Motorola telat melakukan investasi di dunia komunikasi digital, maka Nokia pun menjadi raja baru. Mereka ponsel sejuta umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah kesalahan Motorola itu rupanya terulang pada Nokia. Tak ada orang paranoid di tubuh Nokia, saat Apple meluncurkan iPhone pada 2004. Nokia masih membanggakan ponsel Nokia Communicator dan sistem Symbian-nya. Dalam waktu singkat, semua itu menjadi “jadul” pasar keburu menjadi bubur. iPhone menjadi Sang Fenomena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, pertunjukan belum usai. Waktu akan menghancurkan perusahaan-perusahaan yang tak paranoid. Apple, meski cerdas, dikenal lambat dalam merespons pasar. Geng penghasil ponsel Android punya kans besar untuk menggusurnya. TI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-8968653493602232820?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/8968653493602232820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/04/paranoid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8968653493602232820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8968653493602232820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/04/paranoid.html' title='Paranoid'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-3IfCeQx7b_o/TbuDbkeOn5I/AAAAAAAAAeo/ePJAACY5lig/s72-c/andrew-grove.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-7217120375759793027</id><published>2011-04-15T17:53:00.000-07:00</published><updated>2011-04-15T17:58:13.270-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Green Party dan Usaha-Usaha Tambang para Politisi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-BVT4llTH-EI/TajoYR2G-aI/AAAAAAAAAeg/Z9QlUbKvDb8/s1600/greenparty.jpeg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="100" width="133" src="http://2.bp.blogspot.com/-BVT4llTH-EI/TajoYR2G-aI/AAAAAAAAAeg/Z9QlUbKvDb8/s200/greenparty.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hanya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menyatakan diri sebagai “green party” (partai hijau) di antara sekian banyak partai yang ada. Partai hijau bukan dalam arti partai Islam, melainkan partai yang memiliki perhatian lingkungan. Partai-partai lain masih menahan diri untuk menjadi partai hijau. Dikutip dari Kanal Informasi, ada banyak kendala untuk mendeklarasikan diri sebagai partai hijau, mengapa? Karena sebagian besar partai menggantungkan dananya dari para pengurus partai yang merupakan pengusaha tambang: mineral, minyak dan gas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai Golkar, Ketua Umumnya, Aburizal Bakrie adalah pengusaha tambang. Ia memiliki usaha tambang batubara, PT Bumi Resources dan usaha-usaha tambang lainnya seperti tambang emas. Bakrie dulu memiliki saham di tambang emas Freeport Indonesia dan pada 1998 menjualnya kepada Bob Hasan. Kini, mesin uang holding Bakrie ditopang oleh tambang batubara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sutrisno Bachir ketika menjalankan PAN sebagai Ketua Umum, adalah salah satu pemilik saham Bumi Resources satu perusahaan dengan Aburizal Bakrie. Sudah pasti, uang pribadi Sutrisno sedikit banyak tersedot ke dalam pembiyaaan kegiatan PAN. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai Demokrat, partai baru pemenang Pemilu 2009, juga berusaha mencari dana dari pertambangan, dengan misalnya memasok batubara untuk PT PLN. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sofyan  Djalil, mantan Menteri BUMN, kader Partai Demokrat juga memiliki saham di Bumi Resources. Batubara memang sedang booming. Harganya mahal tetapi ongkos penambangannya murah. Banyak pengusaha tambang batubara dikayakan dari tambang ini. Bakrie pernah menjadi orang terkaya di Asia Tenggara, dengan demikian sudah pasti orang terkaya di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taufik Keimas, Ketua Dewan Pembina PDIP memiliki usaha tambang pasir di pesisir Sumatera. Pasir-pasir itu diekspor ke Singapura untuk reklamasi Pulau Sentosa yang kini jadi pusat kasino terbesar di Asia. Arifin Panigoro, pengusaha minyak dan gas dulu menyokong PDIP sebelum pindah ke Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) dan kemudian keluar lagi. Di zaman Orde Baru, Partai Demokrasi Indonesia juga ditopang oleh para pengusaha tambang, seperti Jusuf Merukh yang merupakan penambang emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para politisi dan anggota DPRD di wilayah-wilayah penambangan batubara adalah para pemilik konsesi penambangan. Di wilayah-wilayah penghasil tambang, keluarga kapala daerah setempat adalah para pemegang konsesi tambang. Demikian juga para politisi di DPR RI, sebagian dari mereka merangkap pengusaha tambang: pemilik konsesi penambangan atau sekadar broker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kenyataan seperti ini, sulit mengharapkan, partai-partai politik memiliki perhatian pada lingkungan, karena para elite politisinya adalah para pengusaha tambang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-7217120375759793027?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/7217120375759793027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/04/green-party-dan-usaha-usaha-tambang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7217120375759793027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7217120375759793027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/04/green-party-dan-usaha-usaha-tambang.html' title='Green Party dan Usaha-Usaha Tambang para Politisi'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-BVT4llTH-EI/TajoYR2G-aI/AAAAAAAAAeg/Z9QlUbKvDb8/s72-c/greenparty.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-5838428858365969685</id><published>2011-04-15T17:43:00.000-07:00</published><updated>2011-04-15T17:43:23.359-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Serangan Hacker Bernama “DDoS”</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Ot3sqJ3QP5w/TajmB5EodQI/AAAAAAAAAeY/2x2LEb-rb7c/s1600/malaysiakini.jpeg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="149" width="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-Ot3sqJ3QP5w/TajmB5EodQI/AAAAAAAAAeY/2x2LEb-rb7c/s200/malaysiakini.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Dua situs Malaysia yakni Malaysiakini.com, Sarawakreport.org dua situs berita independen di Malaysia dan Prachatai.com situs berita independen di Bangkok mengalami serangan “DDoS”. Demikian laporan laporan Gayatrhy Venkiteswaran, Direktur Eksekutif Southeast Asia Press Alliance (SEAPA) mitra Kanal Informasi di Bangkok, hari ini. Ketiga situs berita tersebut lumpuh karena serangan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“DDoS” adalah singkatan dari Distributed Denial of Service. Distributed Denial of Service adalah aktifitas menghambat kerja sebuah layanan (servis) atau mematikannya, sehingga user yang berhak  tidak dapat menggunakan layanan tersebut. Dampak akhir dari aktifitas ini menjurus kepada  terhambatnya aktifitas sasaran (layanan) yang dapat berakibat  sangat fatal (dalam kasus tertentu). Pada dasarnya Distributed Denial of Service merupakan serangan yang sulit diatasi, hal ini disebabkan oleh risiko layanan publik di mana ISP/Admin akan berada  pada kondisi yang membingungkan antara layanan  dan kenyamanan terhadap keamanan. Seperti yang kita tahu, kenyamanan berbanding terbalik dengan keamanan. Maka risiko yang mungkin timbul selalu mengikuti hukum ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa aktifitas DDoS antara lain aktifitas flooding yakni membanjiri akses terhadap suatu server, memutuskan koneksi antara dua mesin, mencegah sasaran  untuk dapat menggunakan layanan dan merusak sistem agar sasaran tidak dapat menggunakan layanan. Motif serangan DDoS antara lain alasan politik, ekonomi, mendapatkan akses, dan kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Serangan dimulai pada Selasa kemarin, (12 April 2011) pukul 11 pagi,” ujar Premesh Candran, CEO Malaysiakini.com kepada Kanal Informasi. Dan hingga kini para ahli tehnologi informasi di sana belum mampu mengatasi serangan ini.&lt;b&gt;KI&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-5838428858365969685?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/5838428858365969685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/04/serangan-hacker-bernama-ddos.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5838428858365969685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5838428858365969685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/04/serangan-hacker-bernama-ddos.html' title='Serangan Hacker Bernama “DDoS”'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Ot3sqJ3QP5w/TajmB5EodQI/AAAAAAAAAeY/2x2LEb-rb7c/s72-c/malaysiakini.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-5063307903672549008</id><published>2011-03-15T06:56:00.000-07:00</published><updated>2011-03-15T07:00:33.656-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Facebook Hapus Akun Wartawan Cina karena Gunakan Nama Palsu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-KsycTkKYnJA/TX9w7RWPZUI/AAAAAAAAAeQ/4KgsneYxLJs/s1600/FB.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-KsycTkKYnJA/TX9w7RWPZUI/AAAAAAAAAeQ/4KgsneYxLJs/s200/FB.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5584306226533983554" /&gt;&lt;/a&gt; Michael Anti, nama samaran seorang wartawan Cina dihapus oleh pengelola Facebook, Januari lalu. Dikutip dari KANAL INFORMASI, Facebook menghapus akun Michael karena diketahui, dari catatan Pemerintah Republik Rakyat Cina, bahwa  nama tersebut bukan nama lahirnya. Facebook menerapkan "real-name policy" untuk para pengguna Facebook. Hal yang tidak banyak diketahui oleh para pengguna Facebook. Kebijakan ini dipertahankan dengan sangat keras oleh perusahaan pengelola Facebook. Kebijakan nama asli ini berdampak pada akan menghapus akun-akun yang diketahui menggunakan nama samaran oleh pengelola Facebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michael Anti, adalah nama yang digunakan wartawan tersebut untuk tulisan-tulisannya selama sepulah tahun terakhir di blog-blog pribadinya, dan nama yang digunakannya untuk tulisan-tulisan di harian New York Times dan publikasi lainnya. Nama Michael Anti juga digunakan untuk dokumen-dokumen ilmiah hasil program fellowship yang diikutinya di Universitas Harvard. Publik sudah mengenalnya sebagai Michael Anti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michael Anti menolak mengubah nama akunnya dengan nama aslinya, sehingga Facebook menghapus akunnya. Penghapusan ini juga menghapus link Michael dengan ribuan kontak yang sudah dibuatnya sejak 2007. Pengubahan nama berarti mengungkap identitas asli Michael Anti yang akan menyebabkan dirinya dalam bahaya. Sebagaimana diketahui Pemerintah Cina sangat keras terhadap wartawan Cina yang mencoba menulis apa yang sebenarnya terjadi di Cina. Dewasa ini Pemerintah Cina bersama Pemerintah Iran, adalah dua negara di dunia yang paling memusuhi wartawan. Hingga Maret 2011, Cina masih memenjarakan 34 wartawan. Jumlah yang sama dipenjarakan di Iran. DK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-5063307903672549008?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/5063307903672549008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/03/facebook-hapus-akun-wartawan-cina.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5063307903672549008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5063307903672549008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/03/facebook-hapus-akun-wartawan-cina.html' title='Facebook Hapus Akun Wartawan Cina karena Gunakan Nama Palsu'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-KsycTkKYnJA/TX9w7RWPZUI/AAAAAAAAAeQ/4KgsneYxLJs/s72-c/FB.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-2845712178206022116</id><published>2011-03-08T23:46:00.000-08:00</published><updated>2011-03-08T23:48:16.101-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Polisi Tangkap Ribuan Liter BBM Selundupan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-f4JxyKZleBU/TXcwruJtugI/AAAAAAAAAeI/jrwNb-cwBgs/s1600/bbm%2Bilegal.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-f4JxyKZleBU/TXcwruJtugI/AAAAAAAAAeI/jrwNb-cwBgs/s200/bbm%2Bilegal.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581983790830303746" /&gt;&lt;/a&gt; Sebuah kapal pengangkut lima ribu liter BBM jenis premium tanpa dokumen, siang tadi, ditangkap aparat kepolisian Kendari, Sulawesi Tenggara. Penangkapan dilakukan karena ribuan liter BBM tersebut kabarnya akan diantarpulaukan dan dijual ke salah satu perusahaan tambang nikel yang berada di Kabupaten Konawe Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapal pengangkut BBM ilegal itu ditangkap sesaat setelah meninggalkan dermaga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Khusus Nelayan (SPBN) di Kecamatan Abeli, Kota Kendari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat diperiksa, polisi nyaris saja terkecoh. Pasalnya, agar tak ketahuan, pihak nakhoda dan anak buah kapal sengaja menaruh tumpukan ratusan bungkus mie instan di atas ribuan liter premium yang disimpan dalam 20 drum plastik dan 18 jerigen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Secara unit kami sedang berpatroli dan tiba-tiba mendapat laporan dari masyarakat soal kasus ini,” kata Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Irwan Andi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar yang beredar menyebutkan bahwa ribuan liter BBM ilegal itu akan dibawa ke Kabupaten Konawe Utara untuk dijual ke salah satu perusahaan tambang nikel yang beroperasi di daerah itu. “Bisa ya bisa tidak. Info itu harus kami selidiki dulu,” kata Kasat Reskrim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kepentingan penyidikan, polisi menahan ribuan liter BBM ilegal tersebut. Selain itu, seorang nakhoda dan enam awak kapal juga ikut ditahan. DK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-2845712178206022116?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/2845712178206022116/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/03/polisi-tangkap-ribuan-liter-bbm.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2845712178206022116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2845712178206022116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/03/polisi-tangkap-ribuan-liter-bbm.html' title='Polisi Tangkap Ribuan Liter BBM Selundupan'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-f4JxyKZleBU/TXcwruJtugI/AAAAAAAAAeI/jrwNb-cwBgs/s72-c/bbm%2Bilegal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-8310915831693914093</id><published>2011-03-08T20:27:00.000-08:00</published><updated>2011-03-08T20:35:18.639-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Pungli, Kantor Lurah Dilempari Telur Busuk</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-DkSBdPxgFNk/TXcC9pp_UKI/AAAAAAAAAd4/yqIfZ3RybeE/s1600/sula-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-DkSBdPxgFNk/TXcC9pp_UKI/AAAAAAAAAd4/yqIfZ3RybeE/s200/sula-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581933521326264482" /&gt;&lt;/a&gt; Dituding melakukan praktek pungutan liar terhadap warga, Kantor Kelurahaan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, dilempari telur busuk dan disegel oleh warganya. Aksi ini dilakukan karena pihak kelurahan tak bersedia bertemu dan berdialog dengan warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibantu sejumlah mahasiswa, puluhan warga menuntut Kepala Kelurahan Sulaa, Alimin, untuk mempertanggungjawabkan tndakannnya yang diduga telah melakukan praktek pungli sebesar Rp 350 ribu kepada warga yang hendak mengurus surat-surat kepemilikan tanah dalam program nasional (prona) agrarian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, program tersebut sesuai penjelasan pihak Badan Pertanahan Nasional setempat tak dikenakan biaya alias gratis. Pihak kelurahan sendiri beralasan bahwa pungutan itu merupakan biaya administrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini jelas Pungli. Lurah harus mundur. Kalau tak mundur maka kami akan paksa anda untuk mundur,” teriak seorang warga saat berorasi. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-CfV9oI2gC4Q/TXcDHneBCXI/AAAAAAAAAeA/vVfsX9dnwCo/s1600/sula-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-CfV9oI2gC4Q/TXcDHneBCXI/AAAAAAAAAeA/vVfsX9dnwCo/s200/sula-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581933692537866610" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesal tak bisa menemui lurah tersebut, warga lalu melampiaskannya dengan melempari kantor dengan menggunakan telur dan tomat busuk. Bahkan, massa juga mengusir sejumlah pegawai kelurahan dan menyegel kantor lurah tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Massa menyatakan tidak akan membuka segel itu sebelum uang mereka yang telah diambil pihak kelurahan atas perintah Lurah Alimin, dikembalikan kepada mereka. DK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-8310915831693914093?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/8310915831693914093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/03/pungli-kantor-lurah-dilempari-telur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8310915831693914093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8310915831693914093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/03/pungli-kantor-lurah-dilempari-telur.html' title='Pungli, Kantor Lurah Dilempari Telur Busuk'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-DkSBdPxgFNk/TXcC9pp_UKI/AAAAAAAAAd4/yqIfZ3RybeE/s72-c/sula-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-1334389705779083539</id><published>2011-03-08T20:17:00.000-08:00</published><updated>2011-03-08T20:22:10.476-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Kemdiknas Raup Anggaran Terbesar Tahun Ini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-PKI7T98jqSU/TXcAXz9wpRI/AAAAAAAAAdw/xY0pR6eSRiE/s1600/mendiknas.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-PKI7T98jqSU/TXcAXz9wpRI/AAAAAAAAAdw/xY0pR6eSRiE/s200/mendiknas.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581930672235259154" /&gt;&lt;/a&gt; Tahun Anggaran 2011, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) memperoleh dana dari APBN sebesar Rp 256 triliun. Anggaran untuk Kemdiknas ini terbesar diantara kementerian lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data Kanal Informasi menyebutkan, untuk program Pendidikan Dasar Rp 12,7 triliun (23%), Program Pendidikan Menengah Rp 5 triliun (9,1%), Program Pendidikan Tinggi Rp 28,8 triliun (51,9%), Program Pendidikan Usia Dini (PAUD) Rp 2,9 triliun (5,4%), Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Rp 1,1 triliun (2,2%), Program Pengawasam dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur Rp 210 miliar (0,4%), Program Penelitian dan Pengambangan Rp 1,2 triliun (2%), Program Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan Sastra Rp 111 miliar (0,2%) dan Program Pengembangan SDM Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Rp 3,3 trilun (5,8%).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Akbar Zulfakar, Anggota Komisi Anggaran DPR RI, walaupun anggaran melimpah, namun akuntabilitas belanja anggaran pendidikan lemah. "Kelemahan itu terjadi dalam tiga hal yakni rendahnya perumusan mandat di tingkat pusat, lemahnya mekanisme distribusi anggaran pendidikan, dan lemahnya pengawasan penggunaan anggaran," kata Akbar dalam diskusi bertema Perbaikan Postur Anggaran Pendidikan dan Kebijakan BOS (Bantuan Operasional Sekolah), beberapa waktu lalu di Jakarta. DK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-1334389705779083539?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/1334389705779083539/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/03/kemdiknas-raup-anggaran-terbesar-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1334389705779083539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1334389705779083539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/03/kemdiknas-raup-anggaran-terbesar-tahun.html' title='Kemdiknas Raup Anggaran Terbesar Tahun Ini'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-PKI7T98jqSU/TXcAXz9wpRI/AAAAAAAAAdw/xY0pR6eSRiE/s72-c/mendiknas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-2722945929500574696</id><published>2011-03-08T05:42:00.001-08:00</published><updated>2011-03-08T05:43:35.242-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Delapan Wartawan Terbunuh dalam Tiga Bulan Terakhir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-K_9ehwkidf0/TXYyXqV6dPI/AAAAAAAAAdo/SSGXWSufuWE/s1600/kamera%2Bberdarah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-K_9ehwkidf0/TXYyXqV6dPI/AAAAAAAAAdo/SSGXWSufuWE/s200/kamera%2Bberdarah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581704170256889074" /&gt;&lt;/a&gt; Agaknya tak berlebihan jika orang mengatakan bahwa profesi jurnalis adalah salah satu pekerjaan paling beresiko di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data dari Kanal Informasi menyebutkan, dalam tiga bulan terakhir delapan wartawan terbunuh di berbagai belahan dunia, seorang wartawan lagi nyaris terbunuh di Jayapura, Indonesia. Lima wartawan yang terbunuh diketahui bahwa mereka terbunuh karena pekerjaannya. Dua wartawan dari lima wartawan tadi terbunuh dalam peliputan revolusi di Timur Tengah. Ahmad Mohamed Mahmoud, wartawan suratkabar Al-Ta'awun, Kairo tewas tertembak pada 4 Februari 2011. Lucas Mebrouk Dolega, wartawan European Pressphoto Agency tewas dalam peliputan revolusi Tunisia, 17 Januari 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Asia Tenggara, dua wartawan terbunuh. Le Hoang Hung (51 tahun), wartawan suratkabar Nguoi Lao Dong, Vietnam, tewas pada 30 Januari 2011. Le Hoang Hung dibunuh karena liputannya tentang kasus tanah yang melibatkan pejabat setempat. Kemudian Gerardo Ortega, wartawan radio DWAR, tewas ditembak pada 24 Januari 2011, di Puerto Princesa City, Philipina karena menyiarkan kasus korupsi. Di Pakistan Wali Khan Babar, wartawan Geo TV tewas diberondong tembakan pada 13 Januari 2011, di Karachi, Pakistan. Wali Khan Babar banyak memproduksi berita kritis tentang kepolisian Pakistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu tiga wartawan lainnya juga terbunuh, namun motifnya belum diketahui apakah berkaitan dengan pekerjaannya atau tidak. Mereka adalah Umesh Rajput (32 tahun) wartawan harian berbahasa Hindi, Nai Dunia, ditembak mati pada 22 Februari 2011 di Raipur, India; Hilal al-Ahmadi (57 tahun), wartawan freelance di Mosul, Irak ditembak mati di depan rumahnya; dan Ilyas Nizzar, wartawan Darwanth, di Pidarak, Pakistan, yang mayatnya ditemukan penuh dengan luka tembakan pada 3 Januari 2011. DK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-2722945929500574696?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/2722945929500574696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/03/delapan-wartawan-terbunuh-dalam-tiga_08.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2722945929500574696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2722945929500574696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/03/delapan-wartawan-terbunuh-dalam-tiga_08.html' title='Delapan Wartawan Terbunuh dalam Tiga Bulan Terakhir'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-K_9ehwkidf0/TXYyXqV6dPI/AAAAAAAAAdo/SSGXWSufuWE/s72-c/kamera%2Bberdarah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-3357130631771184910</id><published>2011-03-08T05:23:00.000-08:00</published><updated>2011-03-08T05:25:14.858-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Pemprov Sultra Tolak Bekukan Ahmadiyah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-sJm4yYhE7UI/TXYuKbeHY-I/AAAAAAAAAdY/BjEI5By1IOA/s1600/GUB%2BAHMADIYAH%2B009_0001.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-sJm4yYhE7UI/TXYuKbeHY-I/AAAAAAAAAdY/BjEI5By1IOA/s200/GUB%2BAHMADIYAH%2B009_0001.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581699544879948770" /&gt;&lt;/a&gt; Ribuan jamaah Ahmadiyah di Sulawesi Tenggara akhirnya bisa bernafas lega. Dalam rapat yang berlangsung sejak sore hingga malam tadi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara secara tegas menolak pelarangan aktifitas jamaah Ahmadiyah di daerah itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai rapat, Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam, menyatakan bahwa pihaknya tak mau mengikuti kebijakan yang ditempuh pemerintah Provinsi Banten dan Jawa Timur yang melarang seluruh kegiatan jamaah Ahmadiyah di daerahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Gubernur Nur Alam, pihaknya baru akan melarang jika pemerintah pusat sudah secara tegas mengeluarkan peraturan yang mengharamkan seluruh kegiatan jemaah Ahmadiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai data Kantor Wilayah Departemen Agama Sulawesi Tenggara, total jumlah jemaah Ahmadiyah di provinsi itu kurang lebih sebanyak 1.800 jiwa. Dari jumlah itu, Kecamatan Mowila di Kabupaten Konawe Selatan, merupakan daerah yang paling banyak bermukim jemaah Ahmadiyah yakni sebanyak 400 jiwa. Sedangkan sisanya tersebar di sejumlah kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara. DK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-3357130631771184910?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/3357130631771184910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/03/pemprov-sultra-tolak-bekukan-ahmadiyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3357130631771184910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3357130631771184910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/03/pemprov-sultra-tolak-bekukan-ahmadiyah.html' title='Pemprov Sultra Tolak Bekukan Ahmadiyah'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-sJm4yYhE7UI/TXYuKbeHY-I/AAAAAAAAAdY/BjEI5By1IOA/s72-c/GUB%2BAHMADIYAH%2B009_0001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-1602718989559909678</id><published>2011-03-06T07:41:00.000-08:00</published><updated>2011-03-06T07:53:11.501-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Gaji Pegawai Diknas Kendari Disikat Rampok</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-ISfepZc7VRg/TXOtup7qjFI/AAAAAAAAAdQ/wbN69HsMi4k/s1600/brankas.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 128px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-ISfepZc7VRg/TXOtup7qjFI/AAAAAAAAAdQ/wbN69HsMi4k/s200/brankas.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5580995380283870290" /&gt;&lt;/a&gt; Kantor Dinas Pendidikan Nasional Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, usai magrib tadi dibobol kawanan rampok. Uang gaji pegawai senilai ratusan juta rupiah yang tersimpan dalam brankas berhasil dibawa kabur. Akibatnya, puluhan pegawai negeri sipil di kantor itu terancam tak bakal terima gaji bulan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawanan rampok yang diduga berjumlah lebih dari dua orang ini masuk ke dalam kantor Dinas Pendidikan Nasional Kendari dengan cara membobol plafon. Sesampainya di dalam, kawanan rampok tersebut langsung masuk ke gudang tempat brankas penyimpanan gaji pegawai kantor tersebut disimpan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah merusak brankas, kawanan rampok lalu membawa kabur uang sebanyak Rp 270 juta rupiah lebih yang merupakan gaji puluhan pegawai kantor tersebut bulan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak kepolisian sendiri menduga, perampokan itu sudah direncanakan secara matang. Pasalnya, kawanan rampok beraksi saat petugas keamanan di kantor Dinas Pendidikan Nasional Kendari sedang menunaikan ibadah sholat magrib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Paling tidak kawanan rampok sudah mengawasi kantor ini selama seminggu,” kata AKP Irwan Andi, Kasat Reskrim Polresta Kendari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut. Polisi juga sedang mendalami dugaan keterlibatan orang dalam pada kasus itu. Pasalnya, seusai masuk dengan cara membobol plafon, kawanan rampok langsung mengetahui bahwa brankas uang disimpan di gudang. DK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-1602718989559909678?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/1602718989559909678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/03/gaji-pegawai-diknas-kendari-disikat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1602718989559909678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1602718989559909678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/03/gaji-pegawai-diknas-kendari-disikat.html' title='Gaji Pegawai Diknas Kendari Disikat Rampok'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ISfepZc7VRg/TXOtup7qjFI/AAAAAAAAAdQ/wbN69HsMi4k/s72-c/brankas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-8385718894594727619</id><published>2011-03-06T07:29:00.000-08:00</published><updated>2011-03-06T07:39:02.629-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Bhuta Kala Meledak, Tiga Warga Terluka</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-fPiM9x5EWQg/TXOqebHWn4I/AAAAAAAAAdI/EfyBfun58JY/s1600/ogoh.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 151px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-fPiM9x5EWQg/TXOqebHWn4I/AAAAAAAAAdI/EfyBfun58JY/s200/ogoh.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5580991802893574018" /&gt;&lt;/a&gt; Puncak perayaan Nyepi di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, berakhir dengan kepanikan. Situasi itu terjadi akibat Ogoh-Ogoh yang mereka bakar tiba-tiba meledak dan melukai tiga orang warga. Salah seorang korban yang masih berusia kanak-kanak bahkan harus kehilangan salah satu jari kakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum peristiwa ledakan itu terjadi, puncak perayaan Nyepi di Kota Baubau yang dipusatkan di Kelurahan Ngkaring Ngkaring, Kecamatan Bungi, berlangsung khidmat. Sejumlah Pendeta agama Hindu terlihat membakar dupa dan berdoa di depan patung ogoh-ogoh yang sejak sore hari tadi diarak ribuan umat hindu di daerah itu hingga sejauh 10 kilometer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai berdoa di depan patung Ogoh-Ogoh yang merupakan simbol perwujudan Bhuta Kala yang melambangkan unsur negatif pada manusia, kemudian dibakar beramai-ramai oleh warga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saat api sudah membesar, Bhuta Kala tersebut tiba tiba meledak hingga beberapa warga yang berada di sekitarnya terpental. Seketika kepanikan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga orang warga mengalami luka yang cukup parah. Salah seorang korban yang masih anak anak mengalami luka serius hingga jari tengah pada kaki kanan korban putus. Ketiga korban langsung di larikan ke Puskesmas terdekat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terus terang suasana sempat panic dan kacau. Kami tidak tau penyebab sehingga ogoh-ogoh itu meledak,” kata Kadek Tirta, saksi mata yang melihat kejadian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini belum diketahui penyebab hingga patung ogoh-ogoh tersebut meledak. Umat hindu yang ada di Kota Baubau sendiri berharap, kejadian itu bukan merupakan pertanda buruk bagi mereka. DK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-8385718894594727619?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/8385718894594727619/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/03/bhuta-kala-meledak-tiga-warga-terluka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8385718894594727619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8385718894594727619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/03/bhuta-kala-meledak-tiga-warga-terluka.html' title='Bhuta Kala Meledak, Tiga Warga Terluka'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-fPiM9x5EWQg/TXOqebHWn4I/AAAAAAAAAdI/EfyBfun58JY/s72-c/ogoh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-5694980337923563786</id><published>2011-02-27T22:36:00.000-08:00</published><updated>2011-02-27T22:49:41.373-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Diduga Serangan Jantung, Asisten I Kolut Meninggal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-oSt5R_0TUAU/TWtFRXYyMtI/AAAAAAAAAdA/TyNIwnaVf2w/s1600/RIP.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 157px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-oSt5R_0TUAU/TWtFRXYyMtI/AAAAAAAAAdA/TyNIwnaVf2w/s200/RIP.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578628728066552530" /&gt;&lt;/a&gt; Diduga terkena penyakit jantung, Asisten I Kabupaten Kolaka Utara, Burhanuddin meninggal, Senin (28/2) pada pukul 01.00 Wita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dugaan kuat beliau meninggal karena serangan jantung," kata dr Syarif, dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) HM Djafar Harun Kolaka Utara, yang menangani almarhum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dr Syarif, dugaannya itu didasarkan atas sejumlah gejala yang dialami almarhum sebelum meninggal. Antara lain, almarhum mengalami nyeri pada bagian dadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Syarif menjelaskan, almarhum tiba di rumah sakit sekitar pukul 01.30 Wita. Almarhum sempat diberikan pertolongan namun terlambat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemerintah kabupaten Kolaka Utara, Tahrim Hodi mengatakan, rencananya jenazah almarhum akan dikebumikan di pekuburan keluarga di Kabupaten Kolaka sore har ini juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum meninggal, Burhanuddin sempat mengikuti acara pembukaan MTQ di Kecamatan Ngapa. Setibanya di rumahnya mendadak mengeluh sakit dan pingsan hingga meninggal.AT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-5694980337923563786?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/5694980337923563786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/diduga-serangan-jantung-asisten-i-kolut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5694980337923563786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5694980337923563786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/diduga-serangan-jantung-asisten-i-kolut.html' title='Diduga Serangan Jantung, Asisten I Kolut Meninggal'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-oSt5R_0TUAU/TWtFRXYyMtI/AAAAAAAAAdA/TyNIwnaVf2w/s72-c/RIP.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-4733014573762020871</id><published>2011-02-27T06:45:00.000-08:00</published><updated>2011-02-27T06:47:53.752-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Duduk Ngopi…Eh Tertembak Peluru Nyasar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-4xMFiRKMSfQ/TWpj8Z2QecI/AAAAAAAAAc4/hh88BPDpN4M/s1600/ABK%2Btertembak.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-4xMFiRKMSfQ/TWpj8Z2QecI/AAAAAAAAAc4/hh88BPDpN4M/s200/ABK%2Btertembak.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578380977833540034" /&gt;&lt;/a&gt; Seorang anak buah kapal di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, mengalami luka tembak di lengan kanannya saat sedang duduk beristirahat di atas geladak kapalnya. Diduga, korban terkena peluru nyasar . Akibat kejadian itu, korban tepaksa dilarikan ke rumah sakit .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;La Ganine, yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal Km Tanjung Kapuas ini hanya bisa merintih kesakitan saat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Palagimata, Kota Baubau, akibat terkena peluru nyasar di lengan kanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian berawal, saat korban sedang duduk santai sambil menikmati segelas kopi di geladak kapal usai melakukan bongkar muat barang di Pelabuhan Murhum Baubau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba terdengar suara letusan. Bersamaan dengan itu, La Ganine menjerit dan jatuh pingsan. Sejumlah rekannya yang datang memeriksa, menemukan korban terkapar di lantai kapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lengan kanan korban  ditemukan luka yang terus menerus mengeluarkan darah. Korban lalu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Hasil pemeriksaan medis, korban diduga terkena peluru nyasar. Namun tim dokter tak menemukan proyektil peluru yang menembus lengan kanan korban. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait peristiwa itu, pihak Kesatuan Polisi Pengamanan Pelabuhan (KPPP) pelabuhan Murhum Baubau, belum bersedia memberikan keterangan saat hendak dikonfirmasi. DK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-4733014573762020871?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/4733014573762020871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/duduk-ngopieh-tertembak-peluru-nyasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4733014573762020871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4733014573762020871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/duduk-ngopieh-tertembak-peluru-nyasar.html' title='Duduk Ngopi…Eh Tertembak Peluru Nyasar'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-4xMFiRKMSfQ/TWpj8Z2QecI/AAAAAAAAAc4/hh88BPDpN4M/s72-c/ABK%2Btertembak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-3762527738082704810</id><published>2011-02-27T04:08:00.000-08:00</published><updated>2011-02-27T04:20:37.976-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Solar Langka, Ratusan Hektar Sawah Tak Bisa Digarap</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-vuix06zqP0k/TWpBgNerhUI/AAAAAAAAAcw/xObeBZdMQyo/s1600/solar%2Bhabis.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-vuix06zqP0k/TWpBgNerhUI/AAAAAAAAAcw/xObeBZdMQyo/s200/solar%2Bhabis.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578343110081742146" /&gt;&lt;/a&gt; Kelangkaan solar di SPBU di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, yang terjadi sejak sebulan terakhir tak hanya membuat para pemilik kendaraan menjerit. Ratusan petani juga ikut menderita. Pasalnya, para petani tak bisa menggarap sawahnya karena mesin traktor pembajak sawah tak bisa dioperasikan karena tak ada solar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya lagi, harga solar di tingkat eceran melonjak drastis hingga kisaran harga Rp 6.000 hingga Rp 8.000 per liternya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang petani di Desa Puumbinisi  Kecamatan Pondidaha, Nuhusi mengatakan, seja sebulan terakhir solar di SPBU Pondidaha cepat habis. "Kalau pasokan solar datang siang hari, malam harinya sudah habis," keluhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan, petani butuh solar untuk mengoperasikan mesin traktor pembajak sawah.  Agar aktifitas pengolahan sawah petani tak tersendat, mereka terpaksa membeli solar di penjual eceran. Kendati harga solar di eceran lebih mahal ketimbang membeli di SPBU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuhusi mengatakan, untuk membajak satu hektar sawah dibutuhkan sebanyak 25 liter solar. "Itu kalau mesin hand traktornya masih irit. Tetapi kalau mesinnya sudah mulai tua, dalam satu hektar butuh 30-40 liter," katanya. DK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-3762527738082704810?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/3762527738082704810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/solar-langka-ratusan-hektar-sawah-tak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3762527738082704810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3762527738082704810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/solar-langka-ratusan-hektar-sawah-tak.html' title='Solar Langka, Ratusan Hektar Sawah Tak Bisa Digarap'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-vuix06zqP0k/TWpBgNerhUI/AAAAAAAAAcw/xObeBZdMQyo/s72-c/solar%2Bhabis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-8698258878169847103</id><published>2011-02-27T00:18:00.000-08:00</published><updated>2011-02-27T00:22:28.137-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Mantan Bupati Bombana Bantah Mau Kabur ke Singapura</title><content type='html'>Mantan Bupati Kabupaten Bombana, Atikurrahman, yang kini menjadi tersangka kasus dugaan korupsi Dana Anggaran Pembangunan Dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp. 7,6 miliar, membantah dirinya berencana melarikan diri ke luar negeri sesaat sebelum ditangkap oleh tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, empat hari lalu.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Vvg30U9fhUE/TWoJW5e4zPI/AAAAAAAAAco/2BF03i0OP2Q/s1600/ATIKU%2BDIBESUK%2B010_0001.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Vvg30U9fhUE/TWoJW5e4zPI/AAAAAAAAAco/2BF03i0OP2Q/s200/ATIKU%2BDIBESUK%2B010_0001.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578281377443925234" /&gt;&lt;/a&gt; Saat ditemui di Rumah Tahanan Punggolaka Kendari, tempatnya ditahan sejak empat hari lalu, Atikurrahman menyatakan bahwa ia berada di Kota Makassar untuk mengobati penyakit jantung yang sudah lama diidapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh tidak. Saya bukan mau kabur ke Singapura. Saya di Makassar untuk berobat,” katanya usai menerima kunjungan Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam, yang dating menjenguknya di sel tahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu, Atikurrahman juga membantah sangkaan tim jaksa penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara yang menduganya terlibat korupsi dana APBD kabupaten Bombana sebesar Rp. 7,6 miliar rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tudingan itu keliru,” katanya pendek. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atikurrahman ditangkap tim jaksa penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara di rumah sakit Stella Maris Makassar empat hari lalu. Penangkapan itu dilakukan karena yang bersangkutan sudah tiga kali tak memenuhi panggilan pemeriksaan oleh kejaksaan. Selain itu sempat beredar kabar bahwa mantan Bupati Bombana periode 2005 - 2009 itu akan melarikan diri ke Singapura dengan alasan berobat. DK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-8698258878169847103?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/8698258878169847103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/mantan-bupati-bombana-bantah-mau-kabur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8698258878169847103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8698258878169847103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/mantan-bupati-bombana-bantah-mau-kabur.html' title='Mantan Bupati Bombana Bantah Mau Kabur ke Singapura'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Vvg30U9fhUE/TWoJW5e4zPI/AAAAAAAAAco/2BF03i0OP2Q/s72-c/ATIKU%2BDIBESUK%2B010_0001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-7785424186542755930</id><published>2011-02-25T21:15:00.000-08:00</published><updated>2011-02-25T21:25:24.775-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Ratusan Lapak Pedagang Rubuh Diterjang Badai</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-jgRBGVx6YRk/TWiOrKd3czI/AAAAAAAAAcg/tM6xIdnHHt4/s1600/angin.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-jgRBGVx6YRk/TWiOrKd3czI/AAAAAAAAAcg/tM6xIdnHHt4/s200/angin.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5577865010693501746" /&gt;&lt;/a&gt; Angin kencang disertai hujan deras yang melanda Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, mengakibatkan ratusan lapak pedagang di Pasar Wameo porak-poranda. Selain merusak lapak pedagang, angin kencang juga merusak sejumlah atap rumah warga. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikitnya, 140 lapak pedagang di Pasar Wameo, Kota Baubau,  roboh dan rata dengan tanah. Ratusan pedagang di pasar ini hanya bisa pasrah, setelah lapak tempat mereka berjualan porak-poranda akibat terjangan angin kencang yang datang tiba-tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pedagang ini terlihat berusaha memperbaiki kembali lapak-lapak dagangan mereka yang hancur. Sebagian lainnya mengevakuasi barang-barang dagangan mereka yang masih bisa dijual kembali ke tempat yang lebih aman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu pedagang mengaku angin kencang disertai hujan lebat tiba-tiba dating. para pedagang tidak sempat lagi menyelamatkan barang dagangannya karena lebih memilih menyelamatkan diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mungkin kalau tidak berpegang ke tiang besi, saya bisa ikut diterbangkan angin pak,” kata’” Wa Ode Maemunah, seorang pedagang. DK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-7785424186542755930?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/7785424186542755930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/ratusan-lapak-pedagang-rubuh-diterjang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7785424186542755930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7785424186542755930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/ratusan-lapak-pedagang-rubuh-diterjang.html' title='Ratusan Lapak Pedagang Rubuh Diterjang Badai'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-jgRBGVx6YRk/TWiOrKd3czI/AAAAAAAAAcg/tM6xIdnHHt4/s72-c/angin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-2292866841552781817</id><published>2011-02-25T21:05:00.000-08:00</published><updated>2011-02-25T21:15:18.379-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Diduga Menipu, Anggota DPRD Kendari Ditangkap Polisi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-pSaTa0vGj90/TWiMTKMGPzI/AAAAAAAAAcY/dq80O2PA_f8/s1600/TANGKAP%2BSUHADI%2B005_0001.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-pSaTa0vGj90/TWiMTKMGPzI/AAAAAAAAAcY/dq80O2PA_f8/s200/TANGKAP%2BSUHADI%2B005_0001.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5577862399278858034" /&gt;&lt;/a&gt; Seorang anggota DPRD Kota Kendari, ditangkap aparat Polda Sulawesi Tenggara, karena diduga terlibat kasus penipuan senilai ratusan juta rupiah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikawal ketat dua orang anggota Reskrim Polda Sulawesi Tenggara Suhadi, anggota DPRD Kota Kendari periode 2009 - 2014 ini masih sempat melempar senyum kepada sejumlah wartawan sesaat setelah mendarat di Bandara Haluoleo Kendari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa diberi kesempatan beristirahat, anggota DPRD Kendari dari Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI) ini langsung dibawa ke Markas Polda Sulawesi Tenggara untuk menjalani pemeriksaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polisi menyatakan, Suhadi terpaksa ditangkap karena anggota dewan yang menurut data sekretariat DPRD Kendari sudah berbulan-bulan tak pernah masuk kantor ini, diduga kuat terlibat kasus penipuan uang sebesar 700 juta rupiah dengan korban bernama Rekson S. Limba, seorang calon bupati di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut AKBP Fakhrurrozi, Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara, kasus penipuan yang membuat Suhadi berstatus tersangka ini berawal pada pertengahan tahun 2010 lalu saat dirinya dimintai bantuan oleh korban Rekson S. Limba, yang berencana maju dalam pilkada di Kabupaten Bombana //&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, korban meminta bantuan tersangka Suhadi membentuk tim sukses yang akan membantu memenangkan dirinya dalam pemilihan kepala daerah. Korban lalu menyerahkan uang sebanyak 700 juta rupiah kepada tersangka sebagai biaya atas permintaannya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tim sukses yang dijanjikan tersangka hingga kini tak terbentuk. Akibatnya korban gagal menjadi calon bupati dan ikut Pilkada di Kabupaten Bombana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa dirugikan, korban lalu meminta tersangka Suhadi mengembalikan uangnya sebanyak 700 juta rupiah. Namun tersangka hanya bisa membayar Rp. 25 juta rupiah saja sambil meminta diberikan waktu untuk mengembalikan seluruhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait tudingan penipuan itu, tersangka Suhadi secara tegas membantahnya. Menurutnya, dirinya tidak melakukan penipuan karena ada upayanya untuk mengembalikan uang korban meski baru Rp 25 juta saja. DK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-2292866841552781817?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/2292866841552781817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/diduga-menipu-anggota-dprd-kendari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2292866841552781817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2292866841552781817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/diduga-menipu-anggota-dprd-kendari.html' title='Diduga Menipu, Anggota DPRD Kendari Ditangkap Polisi'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-pSaTa0vGj90/TWiMTKMGPzI/AAAAAAAAAcY/dq80O2PA_f8/s72-c/TANGKAP%2BSUHADI%2B005_0001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-8646619519820600952</id><published>2011-02-25T20:55:00.000-08:00</published><updated>2011-02-25T21:04:56.006-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Mantan Bupati Bombana Ditahan Akibat Korupsi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-ibNz8prVojc/TWiJo2AH35I/AAAAAAAAAcQ/UVuIP6Bv5kM/s1600/ATIKU%2BDITAHAN%2B006_0001.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-ibNz8prVojc/TWiJo2AH35I/AAAAAAAAAcQ/UVuIP6Bv5kM/s200/ATIKU%2BDITAHAN%2B006_0001.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5577859473282162578" /&gt;&lt;/a&gt;Mantan Bupati Kabupaten Bombana, Atikurahman,  dijebloskan ke rumah tahanan Negara oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara. Mantan Bupati Bombana periode 2005-2010 ini di duga terlibat kasus korupsi dana APBD sebanyak Rp 7,6 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak kejaksaan sendiri sebelumnya terpaksa melakukan panggilan paksa kepada Atikurahman, karna yang bersangkutan sudah tiga kali menolak panggilan pemeriksaan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Atikurahman ditangkap tim Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara di Kota Makassar, Sulawesi Selatan dan langsung diterbangkan di Kendari.  DK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-8646619519820600952?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/8646619519820600952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/mantan-bupati-bombana-ditahan-akibat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8646619519820600952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8646619519820600952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/mantan-bupati-bombana-ditahan-akibat.html' title='Mantan Bupati Bombana Ditahan Akibat Korupsi'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-ibNz8prVojc/TWiJo2AH35I/AAAAAAAAAcQ/UVuIP6Bv5kM/s72-c/ATIKU%2BDITAHAN%2B006_0001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-8348995355281844329</id><published>2011-02-17T21:08:00.000-08:00</published><updated>2011-02-17T21:12:30.056-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Ratusan Warga Desa Diancam dan Diusir Aparat Pemda Muna</title><content type='html'>Gara-gara menyatakan desanya keluar dari wilayah Pemerintahan Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, ratusan warga Desa Tanjung yang berada di perbatasan Kabupaten Muna dan Kabupaten Buton, terpaksa mengungsi ke Pulau Buton. Hal ini dilakukan warga karena mereka diintimidasi, diancam dan diusir oleh aparat pemerintah daerah setempat terhadap warga di desa itu.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-5W4mEk2-Rh0/TV3_Lpa3qaI/AAAAAAAAAb4/sd7JCfmrj_c/s1600/tanjung-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-5W4mEk2-Rh0/TV3_Lpa3qaI/AAAAAAAAAb4/sd7JCfmrj_c/s320/tanjung-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574892489316739490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan berbagai jenis perahu, sebanyak 318 jiwa warga Desa Tanjung tiba di Dermaga Lombe, Pulau Buton, Selain membawa anak dan istrinya, ratusan warga desa ini juga mengungsi sambil membawa berbagai perabot rumahnya seperti kasur dan kompor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengungsi yang sebagian besar berusia lanjut ini terpaksa harus rela bertahan di ruang tunggu Dermaga Lombe yang sebagian lantainya tergenang air. Sebagian warga ada juga yang mendirikan tenda-tenda darurat untuk tempat menginap sementara. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-zyUQAlMbBN0/TV3_UsGihsI/AAAAAAAAAcA/aRQNxseRzpE/s1600/tanjung-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-zyUQAlMbBN0/TV3_UsGihsI/AAAAAAAAAcA/aRQNxseRzpE/s320/tanjung-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574892644655597250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menurut warga, mereka tepaksa mengungsi karena diusir oleh sejumlah aparat pemerintah kecamatan dan desa tempat mereka bermukim selama ini. Warga mengatakan, tindakan kekerasan yang dilakukan aparat pemerintah itu karena warga menyatakan diri keluar dari wilayah pemerintahan Kabupaten Muna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami ini suku Buton pak, bukan suku Muna. Selain itu, puluhan tahun bergabung di Kabupaten Muna tak ada hasil-hasil pembangunan apapun di desa kami,” kata Aima, seorang ibu, warga Desa Tanjung yang ikut mengungsi bersama suami dan empat orang anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulunya, Desa Tanjung merupakan wilayah Kabupaten Buton. Namun saat terjadi pemekaran Kabupaten Muna dari Kabupaten Buton pada tanggal 2 Maret 1960, Pemerintah Kabupaten Muna memasukkan Desa Tanjung menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Muna  sebagai pelengkap administrasi pemekaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya, sebagian besar warga di Desa Tanjung merupakan Suku Buton. Selain itu, selama puluhan tahun bergabung di Kabupaten Muna, desa mereka sama sekali tak tersentuh pembangunan Bahkan menurut warga, bangunan sekolah di desany kondisinya sudah sangat tidak layak untuk disebut sarana pendidikan. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-cU_xNWSY0m0/TV3_floaqpI/AAAAAAAAAcI/W8rXPxc9zW0/s1600/tanjung-4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-cU_xNWSY0m0/TV3_floaqpI/AAAAAAAAAcI/W8rXPxc9zW0/s320/tanjung-4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574892831897201298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hal inilah yang membuat warga di Desa Tanjung hendak keluar dan ingin bergabung kembali menjadi wilayah dari Kabupaten Buton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun keinginan warga ini ditentang aparat pemerintah setempat. Melalui aparat Muspika kecamatan dan kepala desa, warga dipaksa untuk tetap bertahan bergabung di wilayah pemerintahan Kabupaten Muna. Namun warga tetap bersikeras menolak. Akibatnya, sejumlah aparat desa mengintimidasi, mengancam bahkan mengusir warga. DK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-8348995355281844329?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.newsareakendariblogspot.com' title='Ratusan Warga Desa Diancam dan Diusir Aparat Pemda Muna'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/8348995355281844329/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/ratusan-warga-desa-diancam-dan-diusir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8348995355281844329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8348995355281844329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/ratusan-warga-desa-diancam-dan-diusir.html' title='Ratusan Warga Desa Diancam dan Diusir Aparat Pemda Muna'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-5W4mEk2-Rh0/TV3_Lpa3qaI/AAAAAAAAAb4/sd7JCfmrj_c/s72-c/tanjung-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-4335306400329636845</id><published>2011-02-16T21:47:00.000-08:00</published><updated>2011-02-16T21:51:54.967-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Nih....Guru Paling Sexy di Cina</title><content type='html'>Jikalau ada hal di dunia ini yang membuat kita ingin kembali ke masa SD, tentulah itu Zhu Songhua, seorang guru bahasa yang mengajar di kelas 1 SD Jiangsu Nantong yang dijuluki Guru Paling Sexy di Cina.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-GShHrX38Ms8/TVy3Tp2IX_I/AAAAAAAAAbw/vNegSD16b4I/s1600/guru%2Bsexy.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 224px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-GShHrX38Ms8/TVy3Tp2IX_I/AAAAAAAAAbw/vNegSD16b4I/s320/guru%2Bsexy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574531987056123890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menurut laporan Yangtse Evening News, hampir setiap malam, tubuh aduhainya, senyum manis, pakaian seksi yang fashionable serta kecantikan alaminya, dapat dinikmati secara online sehingga membuatnya menjadi sangat terkenal di dunia maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang paling mengejutkan adalah identitasnya sebagai guru bahasa sekolah dasar di SD Negeri Jiangsu Nantong. Akibatnya, ia mendapat gelar “Guru Cewek Paling Sexy di Cina”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama beberapa hari terakhir, ia telah mengalami popularitas besar di internet tapi pada saat yang sama juga mengalami kritik dan skeptisisme. “Saya hanya orang biasa, hanya ingin hidup normal, tidak mencoba untuk mendapatkan publisitas,” kata guru yang luar biasanya pernah memenangkan penghargaan sebagai guru teladan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal September lalu, Zhu Songhua muncul di program “Happy Night” pada stasiun TV Satelit Jiangsu dengan tajuk “Guruku Istimewa”. Kehebohan langsung terjadi ketika ia berada di atas panggung, dengan banyaknya penonton yang memujinya sebagai wanita cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika diminta pendapatnya tentang profesi guru, ia berpendapat bahwa tidak ada siswa yang buruk, hanya guru yang buruk. Mengajar siswa tentang cinta dan tanggung jawab adalah yang paling penting, dan ketika dia bertemu dengan anak nakal, dia tidak memarahinya namun berupaya lebih sabar membimbing dan mengajarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak lulus dari Nantong Normal University, Zhu Songhua telah bekerja sebagai guru bahasa sampai sekarang. Zhu Songhua muncul di internet dengan kecantikan, gayanya yang modis, trendi serta keseksiannya, namun ia sebenarnya seorang guru yang luar biasa di sekolah. Setelah menjadi terkenal, banyak orang tua siswa “tidak memandangnya berbeda, mereka percaya bahwa perempuan ingin menjadi cantik adalah sifat, bahwa seorang wanita cantik menghadiri kelas dapat membuat suasana kelas lebih menyegarkan dan santai, dan apa yang orang tua lebih pedulikan adalah kemampuan mengajar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zhu Songhua telah diundang berkali-kali untuk menjadi model majalah oleh para fotografer profesional. Namun belum meresponnya segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zhu Songhua, 30, belum menikah, tinggi 168cm, berat 50kg dan ukurannya adalah 34, 26, 34. Memang ia sangat cantik dan glamor, dan saya yakin semua anak ingin menghadiri kelasnya. Namun mereka mendengarkan pelajaran atau hanya menatapnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya, ogah naik kelas 2!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-4335306400329636845?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/4335306400329636845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/nihguru-paling-sexy-di-cina.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4335306400329636845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4335306400329636845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/nihguru-paling-sexy-di-cina.html' title='Nih....Guru Paling Sexy di Cina'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-GShHrX38Ms8/TVy3Tp2IX_I/AAAAAAAAAbw/vNegSD16b4I/s72-c/guru%2Bsexy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-8985033208276685552</id><published>2011-02-16T05:40:00.003-08:00</published><updated>2011-02-16T05:41:34.141-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Busyet...Saat Ini Jumlah PNS 4,7 Juta Orang</title><content type='html'>Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat hingga 30 Juni 2010 total Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada baik di pusat maupun daerah mencapai 4.732.472 orang. Jumlah itu sudah termasuk 920.702 tenaga honorer dan Sekretaris Desa (Sekdes) yang berjumlah 53.000 orang. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-u4wyDo5DjkI/TVvT67z3_iI/AAAAAAAAAbo/RfCmgc0gWkI/s1600/pns.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 238px; height: 212px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-u4wyDo5DjkI/TVvT67z3_iI/AAAAAAAAAbo/RfCmgc0gWkI/s320/pns.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574281973242265122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menurut data BKN selama periode 2004-2009 tambahan formasi PNS sangat besar diperuntukkan bagi tenaga honorer yang jumlahnya sekitar 70 persen. Sedangkan untuk mengangkatan PNS jalur umum pemerintah hanya memporsikan jatah 30 persen saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menpan EE Mangindaan  mengakui jika besarnya jumlah tenaga honorer yang diangkat tersebut tidak dapat diharapkan dalam upaya peningkatan pelayanan publik dan peningkatan kinerja birokrasi sesuai dengan tuntutan masyarakat sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jumlah abdi negara yang cukup besar ini, kata Mangindaan, juga berimplikasi pada besarnya belanja pegawai. "Belanja pegawai rata-rata sudah diatas 50 persen," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan lanjutnya, ada daerah yang belanja pegawainya mencapai 76 persen dari total anggaran daerah. Dan hanya sedikit daerah yang belanja pegawainya dibawah 40 persen. Besarnya belanja pegawai ini berdampak pada alokasi belanja publik yang seharusnya diporsikan bagi kepentingan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas hal ini, mantan Gubernur Sulut ini menegaskan, dalam perumusan RPP tentang pengangkatan abdi negara pihaknya akan secara tegas mengatur mengenai pengangkatan PNS. Jika tidak lanjutnya, akan terjadi ledakan dari semakin banyaknya tenaga honorer yang masuk di instansi pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau mereka tidak menuntut menjadi PNS, ngak masalah yang jadi masalah kalo mereka menuntut menjadi PNS, padahal penerimaan honorer untuk bekerja di instansi pemerintahan sudah ditutup," ujarnya. KE&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-8985033208276685552?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/8985033208276685552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/busyetsaat-ini-jumlah-pns-47-juta-orang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8985033208276685552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8985033208276685552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/busyetsaat-ini-jumlah-pns-47-juta-orang.html' title='Busyet...Saat Ini Jumlah PNS 4,7 Juta Orang'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-u4wyDo5DjkI/TVvT67z3_iI/AAAAAAAAAbo/RfCmgc0gWkI/s72-c/pns.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-5915929042319995116</id><published>2011-02-16T05:00:00.000-08:00</published><updated>2011-02-16T05:03:52.646-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Nasib Tragis Pencuri Bebek</title><content type='html'>Ini sungguh tragis. Gara-gara tertangkap basah hendak mencuri bebek, Agus warga pemuda warga Desa Puuroda, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, harus menahan sakit lantaran di perutnya tertancap sebatang tombak. Ironisnya, pihak rumah sakit tak berani melakukan operasi karena tak memiliki fasilitas yang memadai.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-xA6BGOZURdI/TVvK-ONiaXI/AAAAAAAAAbg/1LPXiiNWaSU/s1600/tombak.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-xA6BGOZURdI/TVvK-ONiaXI/AAAAAAAAAbg/1LPXiiNWaSU/s320/tombak.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574272134116698482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saat berada di rumah sakit, Agus tak henti merintih kesakitan akibat sebatang tombak yang biasa digunakan untuk berburu hama babi, masih menancap di bagian perutnya sebelah kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak Rumah Sakit Umum Kolaka sendiri hanya mampu mencabut tongkat tombak, sementara mata tombak masih menancap di perut Agus. Agus akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Konawe untuk perawatan lebih lanjut, karena pihak Rumah Sakit Umum Kolaka tidak memiliki fasilitas memadai untuk melakukan operasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus yang dialami Agus itu berawal saat dirinya tertangkap basah hendak mencuri bebek milik Syamsul, tetangganya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syamsul kemudian mengambil sebatang tombak yang biasa ia gunakan untuk berburu hama babi dari kolong rumahnya. Tak disangka, Agus yang merasa aksinya ketahuan nekat menyerang Syamsul yang secara reflex langsung mengacungkan tombak yang dipegangnya ke arah Agus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat perbuatannya itu, Syamsul harus menjalani pemeriksaan di Kantor polisi di Kabupaten Kolaka. Sementara Agus sendiri hingga kini harus menjalani perawatan di rumah sakit. DK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-5915929042319995116?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/5915929042319995116/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/nasib-tragis-pencuri-bebek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5915929042319995116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5915929042319995116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2011/02/nasib-tragis-pencuri-bebek.html' title='Nasib Tragis Pencuri Bebek'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-xA6BGOZURdI/TVvK-ONiaXI/AAAAAAAAAbg/1LPXiiNWaSU/s72-c/tombak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-4111646813609902947</id><published>2010-11-26T06:21:00.000-08:00</published><updated>2010-11-26T06:29:15.693-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Rosa Luxemburg: Sang Pedang Revolusi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TO_C7dbyUqI/AAAAAAAAAbM/xMjaYzIMYRk/s1600/Rosa%2BLuxemburg.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 248px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TO_C7dbyUqI/AAAAAAAAAbM/xMjaYzIMYRk/s320/Rosa%2BLuxemburg.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5543863993085612706" /&gt;&lt;/a&gt; Banyak sudah tulisan yang memahat nama agung perempuan ini, seorang pemimpin partai revolusioner Jerman [SPD], jurnalis dan penulis tersohor, sekaligus pemikir Marxis terkemuka. Rosa Luxemburg, tak hanya di Jerman, namanya abadi pula dalam perjuangan revolusioner di Polandia dan Rusia. Sebarisan karya-karya besarnya menjadi bagian dari penggerak perubahan sejarah. Seumur hidupnya, dengan sepenuh-penuh jiwanya, ia teguh berjuang demi tegaknya sosialisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berakhir tragis. Setahun setelah revolusi Bolsyevik yang dengan gemilang meledak di Rusia, rezim Hitler menamatkan riwayatnya. Tengah malam pada Januari 1919, setelah menjalani perburuan panjang, beserta Wilhelm Pieck dan Karl Liebknecht, “kawan-kawannya” ia ditangkap tentara Jerman. Dalam perjalanan ke penjara mereka disiksa habis-habisan. Batok kepala Luxemburg dihantam dengan popor senjata, remuk. Belum selesai di situ, kepala perempuan yang sarat pikiran-pikiran radikal ini dihujani berpuluh-puluh peluru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mayatnya lantas dilempar ke sungai. Leo Jogiches, kawan karib sekaligus kekasihnya, terus mencari-cari hingga akhirnya ia sendiri tertangkap dan dibunuh tentara Jerman, sebelum berhasil menemukan mayat Luxemburg. Baru pada bulan Mei, mayat Luxemburg ditemukan mengapung, tersangkut di tiang pancang jembatan, di sebuah sungai di pinggiran kota Berlin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Remuk, dan sudah membusuk. Toh, orang masih mengenali Rosa Luxemburg, masih mengenali sebelah kakinya yang cacat. Surat-surat indah, artikel, polemik yang ditulis pada kawan-kawannya, pada Leo Jochiches yang sering dipanggilnya “Julek”, adalah jejak-jejak berharga yang tertinggal sampai abad ini. Dia dikebumikan pada Juni di Friedrichsfeld berdampingan dengan kekasihnya. Juga bersama dengan jasad para revolusioner lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Keturunan Yahudi Yang Tersisih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahir pada bulan Maret 1871 di Zanosc, sebuah kota kecil di tenggara negara Polandia. Kelahirannya tepat beberapa hari sebelum kaum buruh di Paris mendeklarasikan Komune Paris, bentuk pertama pemerintahan sejati rakyat. Dia bungsu dari lima bersaudara dari keluarga kelas menengah keturunan Yahudi, yang mengenal makna tersingkir dan tertindas sejak belia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia dua tahun keluarga mereka pindah ke ibukota, Warsawa. Di situ pula awal mulanya Luxemburg mengidap penyakit serius. Tulang-tulang tubuhnya tak tumbuh sempurna. Kakinya cacat. Dari tempat tidurnya ia belajar membaca. Sampai akhirnya Luxemburg kecil terlihat menonjol kecerdasannya. Seiring itu pula, jiwa pembebasnya yang terbentuk semenjak belia makin kokoh terbangun. Hasilnya, saat ia tamat sekolah dasar menjadi lulusan terbaik, namun dewan guru menolak memberikan penghargaan tersebut karena dinilai “terlalu suka menentang pihak yang berwenang".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menatap Luxemburg secara fisik, alangkah jauh dari gambaran keperkasaan pahlawan besar. Tubuhnya teramat kurus dan cenderung tidak proporsional, ukuran lengannya terlalu pendek.Tulang panggulnya tak rata, sehingga ia harus berjalan dengan kaki timpang. Toh, ia memiliki pesona tersendiri; binar matanya amat tajam, terpancar energi dan keyakinan luar biasa. Itulah yang mampu menundukkan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuh dengan jiwa pembebas, dengan semangat benci terhadap kezaliman, jelas bukan datang dari langit. Keluarganya lah yang mati-matian berjuang sebagai warga Yahudi yang tersisih, yang ikut membentuk keyakinannya. Ayahnya seorang terpelajar, memiliki pabrik kayu, yang memperkenalkannya dengan literatur politik. Ia mulai belajar tentang demokrasi modern. Sedang, sang ibu mewarisinya dengan kebijakan manusia. Seperti yang ditulisnya pada kawannya, Sophie Leibknect, Luxemburg mengatakan, ibundanya yang menganjurkan dirinya untuk membaca Injil sebagai sumber kebijakan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luxemburg tertarik dengan politik sejak di sekolah menengah, ia bergabung dalam pergerakan revolusioner bawah tanah, dan menjadi anggota salah satu sel Partai Proletariat, yang bersekutu dengan kelompok Narodnik (populis) di Rusia. Dua tahun sesudahnya ia mulai dicari-cari petugas, terancam ditangkap. Untuk menghindar dari pemerintahan otoriter Alexander III, ia lari ke Swiss, pada tahun 1889.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disana ia belajar di Universitas Zurich, di bidang ilmu alam, ekonomi dan hukum. Ia ikut pula dalam perjuangan kelas pekerja, aktif dalam kehidupan politik para imigran dari Polandia dan Rusia. Kota Zurich itu sendiri merupakan kiblat bagi kaum kiri untuk belajar, seperti dua orang Marxis termasyur dari Rusia, Plekhanov dan Akselrod. Rosa sempat belajar Marxisme, ikut perdebatan-perdebatan dan menjadi seorang teoretisi Marxis terkemuka. Di sana ia mematangkan Marxismenya. Ia meyakini dirinya sebagai bagian dari kelas proletar. Dia yakin, hanya sosialisme lah yang dapat memberikan kemerdekaan sejati dan keadilan sosial. Marxisme bukanlah hanya sebuah sistem teoritis untuk mengatasi semua persoalan, lebih daripada itu, dia merupakan metode menguji proses perubahan ekonomi pada masing-masing tahapan dari perkembangan sejarah beserta semua hasil dari kepentingan, gagasan, tujuan dan aktivitas politik masing-masing kelompok dalam masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luxemburg berhasil meraih gelar doktor dalam ilmu politik dengan menulis karya ilmiah tentang perkembangan kapitalisme di Polandia. Sebuah gelar yang dianggap sebagai di luar kelaziman, lantaran pada waktu itu belum pernah ada perempuan yang sampai tingkat doktor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1892, adalah titik awalnya secara total berserah diri dalam politik. Luxemburg mendirikan Partai Sosialis Polandia, namun beberapa waktu kemudian dia berselisih dengan para pimpinan Partai tersebut, yang dianggapnya terlalu berkompromi dengan nasionalisme borjuis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya pada tahun 1893, bersama-sama dengan Leo Jochiches ia mendirikan Partai Sosial Demokrat, yang bersifat lebih revolusioner. Masih sebagai organisasi bawah tanah, Luxemburg pergi ke Paris dan bekerja sebagai editor koran partai Sprawa Robotnicza. Selain sebagai penulis, ia lebih menyukai posisinya sebagai orator, sedangkan Leo lebih berkonsentrasi pada kerja-kerja organisasi. Dia menjadi seorang tokoh penting dalam Partai Sosial-Demokrat Jerman tanpa meninggalkan peranannya sebagai seorang pemimpin gerakan revolusioner Polandia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luxemburg mendapat kewarganegaraan Jerman tahun 1898 setelah menikah dengan Gustav Lubeck, seorang pimpinan sayap kiri SPD. Ia berpartisipasi pada Internasional Kedua dan pada revolusi 1905 di Rusia bergabung dengan partai Sosial Demokrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Petarung Sejati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rosa Luxemburg adalah sang petarung sejati. Seorang visioner yang mempunyai pikiran jauh ke depan. Tak pernah gentar berhadapan dengan para pengkritiknya, berdebat dengan sesama orang revolusioner, dan tidak jarang berbeda pendapat dengan Lenin, karena keadaan di Rusia amat berlainan dengan kondisi di Jerman waktu itu, sehingga kaum Bolsyevik mengembangkan stategi dan taktik yang berbeda pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia selalu melawan unsur-unsur nasionalis dalam gerakan kiri Polandia. Waktu itu sebagian dari wilayah Polanda dikuasai oleh Rusia. Pada dasarnya Lenin setuju bahwa semua nasionalisme harus dilawan. Namun Lenin melihat masalah itu dari sudut pandangan seorang warga Rusia, yaitu seorang warga dari bangsa penindas, dan dia berusaha menyadarkan kaum buruh Rusia yang mesti menjamin hak rakyat Polandia untuk merdeka. Hanya dengan menjamin hak ini kaum buruh Rusia bisa ikut membantu dalam mengatasi nasionalisme di Polandia, karena nasionalisme muncul sebagai akibat dari penindasan yang dilakukan oleh administrasi Rusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luxemburg menganggap sikap Lenin ini sebagai kompromi dengan nasionalisme. Perdebatannya kompleks, karena sebetulnya Luxemburg juga ingin menjamin hak tersebut untuk sejumlah bangsa tertindas lainnya. Pada dasarnya pendekatan Lenin harus dinilai lebih benar karena lebih dialektis. Dia menyimak perjuangan nasional dan perjuangan kelas dari dua sisi: "Kami orang Rusia harus menekankan hak rakyat Polandia untuk merdeka, sedangkan kawan-kawan Polandia harus menekankan hak mereka untuk bersatu dengan kami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luxemburg juga mengecam sepak terjang kaum Bolsyevik setelah mereka mengambil alih kekuasaan. Kritik ini, dalam sebuah naskah yang ditemukan setelah dia meninggal dunia, terkadang disalah artikan. Rosa dengan antusias mendukung revolusi Oktober yang dipimpin oleh Partai Bolsyevik: "Pemberontakan Oktober tidak hanya menyelamatkan Revolusi Rusia dalam kenyataan, tetapi juga menyelamatkan nama baik gerakan sosialis internasional ... masa depan kita di mana-mana diperjuangkan oleh kaum Bolsyevik."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kritiknya yang ketiga menyangkut soal demokrasi. Sebelum Oktober, kaum Bolsyevik menuntut agar majelis konstituante (yang mewakili rakyat dengan cara parlementaris borjuis) mesti dipanggil. Setelah insureksi Oktober, ketika soviet-soviet (dewan-dewan utusan buruh, tentara dan petani) mengambil alih kekuasaan, pihak Bolsyevik tidak lagi mendukung majelis konstituante yang didominasi oleh pihak reformis dan borjuis itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika majelis itu akhirnya berkumpul, malah dibubarkan oleh kaum Bolsyevik. Menurut Luxemburg tindakan ini tidak demokratik Tapi yang harus dimengerti di sini adalah perbedaan antara demokrasi borjuis dan demokrasi buruh (sosialis). Dalam prinsip, soviet-soviet adalah lebih unggul karena berdasarkan kaum buruh yang memilih wakil-wakil mereka di tempat kerja.Dalam kenyataan, soviet-soviet merupakan kekuasaan kelas buruh, sedangkan majelis konstituante dikuasai oleh pihak kontrarevolusi. Jika kaum Bolsyevik mau mempertahankan kekuasaan kelas buruh, mau tidak mau majelis konstituante harus dibubarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas, bahwa salah satu kesalahan terbesar Rosa adalah ketidakbersediaannya untuk membangun sebuah partai tipe Bolsyevik beberapa tahun terlebih dahulu. Namun kita tidak boleh membandingkan Lenin dan Luxemburg begitu saja. Lenin mengembangkan sebuah partai tipe baru karena harus menghadapi kondisi baru di Rusia. Sebelum tahun 1914 dia tidak pernah menuntut agar Rosa keluar dari Partai Sosial Demokrat Jerman. Malah Lenin lebih percaya pada para pimpinan partai itu. Baru ketika perang dunia meledak, dan para pimpinan sosial demokrat mengkianati kelas buruh dengan mendukung perang tersebut, Lenin akhirnya mengakui: "Rosa Luxemburg terbukti benar: sudah jauh-jauh hari dia sadar bahwa Kautsky adalah seorang teoretisi oportunis."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1905, revolusi Rusia yang pertama meledak. Di sini, pemogokan massa menjadi motor revolusi, dan fenomena itu memberikan pengertian baru yang mendalam untuk memahami hubungan erat antara perjuangan ekonomi dan perjuangan politik. Para pimpinan sosial-demokrat seperti Bernstein dan juga Karl Kautsky (yang waktu itu masih mengaku sebagai seorang revolusioner) tidak setuju dengan pemogokan massa, karena mereka menganggap aksi-aksi semacam itu kurang politis. Namun Luxemburg menekankan bahwa di masa revolusi, perjuangan ekonomi berkembang serta meluas menjadi perjuangan politik, dan sebaliknya: “Gerakan semacam ini tidak hanya bergerak ke satu arah, dari sebuah perjuangan ekonomi ke politik, tetapi juga dalam arah sebaliknya. Setiap aksi massa politik yang penting, setelah mencapai puncak, menimbulkan sejumlah pemogokan ekonomi massa. Dan prinsip ini bukan hanya relevan untuk pemogokan massa secara terpisah, tetapi juga untuk revolusi secara keseluruhan. Dengan perluasannya, klarifikasi dan intensifikasi perjuangan politik, perjuangan ekonomi bukan hanya tidak surut, bahkan sebaliknya berkembang luas sekaligus menjadi lebih terorganisir dan lebih intensif. Ada pengaruh timbal-balik antara kedua macam perjuangan itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap serangan dan kemenangan baru dalam perjuangan politik akan berdampak secara dahsyat kepada perjuangan ekonomi, karena dengan meluasnya cakrawala kaum buruh serta motivasi mereka untuk memperbaiki kondisi mereka, pengalaman tersebut juga mempertinggi semangat tempur mereka. Setiap selesai gelombang aksi politik, ada endapan subur, dari situ akan muncul ribuan perjuangan ekonomi, dan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak pemogokan massa adalah "pemberontakan terbuka, yang hanya akan terealisir sebagai titik kulminasi dari serangkaian pemberontakan lokal yang mempersiapkan medan (yang hasilnya selama beberapa waktu mungkin adalah kekalahan sementara, sehingga aksi tersebut mungkin tampaknya ‘gegabah’)." Betapa hebatnya peningkatan kesadaran kelas yang dapat dihasilkan oleh pemogokan-pemogokan massa ini: “Yang paling berharga (karena paling abadi) dalam naik turunnya arus gelombang revolusi, adalah perkembangan jiwa kaum proletar. Keuntungan yang didapat oleh lompatan intelektual yang tinggi kaum proletar akan menjamin kemajuan mereka secara terus menerus dalam perjuangan politik dan ekonomi yang akan datang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangan yang gagal dari sayap kiri dari Partai Sosial Demokrat, "Liga Spartakus", di bawah kepemimpinan Rosa Luxemburg dan Karl Liebknecht, telah menyeretnya ke penjara --Spartakus adalah seorang budak yang memberontak pada zaman Romawi kuno; Liebknecht adalah satu-satunya anggota parlemen Jerman yang melawan Perang Dunia I semenjak awal--, di tahun 1916 sampai 1918.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari balik tembok penjara lah ia justru menemukan kekuatannya. Disini ia berjuang keras melewati masa-masa depresi, ia tak mengeluh mengatakan berjuta penderitaannya. Selain menulis tentang Revolusi Rusia, satu-satunya hal yang membahagiakan adalah bisa menulis surat untuk Leo-nya, yang berselisih 15 tahun, yang kemudian dijatuhi hukuman mati lantaran mengedarkan seruan mogok bagi para para tentara dan buruh pabrik senjata. Sebelum kematiannya, dia telah memutuskan dengan Clara Zetkin dan Mathild Jacob untuk mempublikasikan tulisan-tulisan karya Luxemburg. Hanya pada Leo lah ia nyatakan kepedihan hatinya: “Jika saat ini, nyawaku mendahului pergi, aku tak sanggup lagi berkata-kata sebagai ungkapan perpisahan, dan hanya bisa menerawang dengan tatap kosong keputusasaan. Sejatinya, aku jarang sekali berkehendak untuk bicara. Minggu-minggu berlalu tanpa mendengar suaraku sendiri”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat-suratnya terus mengalir dari penjara. Luxemburg, seseorang yang mempunyai kecintaan yang dalam pada kehidupan, dia juga meluangkan waktu dengan merenungkan “burung-burung, hewan serta puisi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tentang Perjuangan Perempuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati secara khusus jarang menulis tentang gerakan perempuan, terhadap gerakan perempuan sikapnya jelas. Baginya, kebebasan perempuan adalah bagian dari pembebasan dari penindasan kapitalisme. Ia menentang pemisahan terhadap gerakan perempuan dan gerakan politik. Sebagai ketua partai ia lebih menempatkan dirinya sebagai pimpinan revolusioner dari laki-laki dan perempuan. Ia berdiri mutlak diantara pertarungan politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, perempuan dapat mencapai kemerdekaannya secara penuh hanya dengan memenangkan revolusi sosial dan menyingkirkan perbudakan ekonomi mereka pada institusi keluarga, dan dia mencurahkan seluruh energinya untuk dipersembahkan pada revolusi. Luxemburg menolak pandangan tentang peran-peran stereotip perempuan yang biasanya, yang lazimnya ada di organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tak pernah tertarik pada fungsi-fungsi administratif, keuangan, dan kerja-kerja pengorganisiran.Ia lebih suka berpidato dan menulis.Ia memahami pentingnya mengorganisir perempuan untuk menjadi bagian dari perjuangan revolusioner, dia tetap menolak untuk dipaksa dalam beberapa peranan tradisional perempuan ke dalam partai. Luxemburg memandang perempuan sebagai bagian yang terekspoitasi, termasuk di dalamnya kelas pekerja, bangsa-bangsa minoritas dan petani. “Seorang perempuan, harus berani untuk terlibat dalam politik, sebuah wilayah yang hampir seluruhnya dikuasai oleh laki-laki”, demikian ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah surat yang ditulis yang ditulisnya di penjara, dia meminta Sophie Liebknecht untuk meneruskan bacaannya. “Engkau harus terus-menerus mengasah batinmu, dan hal tersebut akan sedikit mudah untukmu jika fikiranmu senantiasa segar dan lentur”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah pidato pada Rally Perempuan Sosial Demokratik Kedua, 12 Mei 1912, Luxemburg menyatakan bahwa:&lt;br /&gt;Hak memilih kaum perempuan adalah sasaran yang tepat. Dia berpendapat bahwa “gerakan massa untuk memperolehnya bukanlah (sekedar) tugas bagi perempuan dan laki-laki dalam masyarakat proletariat. Lemahya hak-hak yang diberikan oleh pemerintah Jerman adalah hanya salah satu rantai belenggu yang menghalang-halangi kehidupan masyarakat. Lemahnya hak-hak pada kaum perempuan menjadi alat yang paling penting dari klas kapitalis yang berkuasa. &lt;br /&gt;Outline By: akarrumput&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-4111646813609902947?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/4111646813609902947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/11/rosa-luxemburg-sang-pedang-revolusi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4111646813609902947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4111646813609902947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/11/rosa-luxemburg-sang-pedang-revolusi.html' title='Rosa Luxemburg: Sang Pedang Revolusi'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TO_C7dbyUqI/AAAAAAAAAbM/xMjaYzIMYRk/s72-c/Rosa%2BLuxemburg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-1585824985303145468</id><published>2010-10-29T23:24:00.000-07:00</published><updated>2010-10-29T23:31:21.294-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Ikhtiar Menjaga Nyawa Wartawan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TMu6pP_lvQI/AAAAAAAAAa8/NbAnq0X_rCg/s1600/tragedi+mei.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 178px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TMu6pP_lvQI/AAAAAAAAAa8/NbAnq0X_rCg/s320/tragedi+mei.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533721784985435394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;By Line: Dandhy Dwi Laksono | 22 Agustus 2010 jam 15:12 ----- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ardiansyah Matrais, wartawan Merauke TV, Papua,  ditemukan tewas di Sungai Maro pada 29 Juli2010, setelah dilaporkan hilang oleh keluarganya. Polisi menemukan indikasi kuat almarhum tewas dibunuh. Belum lagi jelas kasus ini, Sabtu kemarin (21/8) kontributorSUN TV (group MNC) di wilayah Tual Maluku Tengara, Ridwan Salamun, tewas dianiyaya saat sedang menjalankan tugas jurnalistiknya. Salamun tewas saat merekam bentrokan antar-warga kompleks Banda Eli dan warga Dusun Mangun, Desa Fiditan, Tual.  Peristiwa ini terjadi sekitar pukul delapan pagi, waktu setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saksi mata, almarhum diserang oleh salah satu pihak yang bertikai, saat mengambil gambar di tengah-tengah kerumunan massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kehilangan kedua bagi keluarga besar redaksi MNC, setelah Sori Ersa Siregar (RCTI) tewas tertembak TNI di Aceh pada Desember 2003, setelah enam bulan disandera Gerakan Aceh Merdeka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski dua-duanya memakan korban wartawan, tapi meliput konflik horizontal atau konflik komunal sesungguhya memiliki risiko lebih tinggi daripada konflik vertikal antara negara dengan rakyat, atau konflik yang melibatkan pasukan-pasukan reguler.  Pada jenis konflik yang kedua, masing-masing pihak masih menimbang dampak bagi karir, pertanggung-jawaban komando, reputasi dan publikasi, image politik, bahkan sanksi hukum. Tapi untuk konflik jenis kedua, kalkulasi tersebut nyaris nihil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TMu67PFx07I/AAAAAAAAAbE/heKN-jUt4xc/s1600/Sipil.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 168px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TMu67PFx07I/AAAAAAAAAbE/heKN-jUt4xc/s320/Sipil.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533722093980603314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Konflik komunal di Sampit atau Sambas di Kalimantan tak mudah begitu saja diliput wartawan, meski dia mengantongi kartu liputan dari Kodam setempat. Begitu pula dengan konflik berbau agama di Ambon, Maluku. Atau konflik fisik sporadis seperti tawuran antar-kelompok warga yang menimpa almarhum Ridwan Salamun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kebijakan Editorial&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Posisi media yang imparsial dalam setiap konflik, adalah modal utama perlindungan bagi wartawannya di lapangan. Tanpa ini, redaksi media dengan sadar atau tidak, telah menempatkan jurnalisnya dalam risiko kekerasan yang akan dilakukan oleh salah satu pihak: baik dalam konflik vertikal atau komunal. Operasi pemberantasan terorisme, misalnya, dalam beberapa kasus seperti di Poso, Sulawesi Tengah, dianggap sebagai konflik vertikal, daripada sebuah operasi penegakan hukum. Densus 88 telah menjadi "salah satu pihak yang bertikai", dan karenanya ancaman-ancaman tak formal kerap dilontarkan untuk para wartawan dari media yang kebijakan editorialnya menganggap Densus sebagai pemegang tunggal hak atas kebenaran di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan televisi-televisi yang meliput Aceh dengan semangat "jurnalisme NKRI harga mati" semasa pemberlakuan Darurat Militer. Beberapa gerilyawan GAM di wilayah-wilayah tertentu, memendam niat untuk melakukan tindakan atas jurnalis-jurnalis media tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebelum merumuskan ikhtiar-ikhtiar yang lain, syarat utama melindugi wartawan yang meliput konflik di lapangan adalah kebijakan editorial media tempatnya bekerja. Bila media harus bersikap imparsial, konon lagi wartawan yang bertugas di lapangan. Bila secara personal si jurnalis memiliki bias yang gagal dikendalikan dan mewujud dalam sebuah liputan yang secara sadar memihak pihak-pihak tertentu, maka saat itulah risiko mulai muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimanakah bila ini menyangkut liputan-liputan konflik yang spontan atau sporadis seperti tawuran atau demonstrasi yang berakhir rusuh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kamera Wartawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bekali-lah wartawan dengan kamera wartawan, bukan kamera turis atau kamera intel. Sejak teknologi semakin maju, kamera-kamera (baik foto maupun video) menjadi semakin kecil dan semakin murah. Kamera jenis ini cocok untuk liputan-liputan investigasi, tetapi sangat tidak dianjurkan untuk liputan konflik terbuka. Bagaimana pun, kamera adalah identitas yang membedakan wartawan dengan anggota kerumunan. Apalagi, sejak reformasi, makin banyak pihak-pihak di luar jurnalis yang juga berkepentingan mendokumentasikan peristiwa-peristiwa tertentu dengan kamera-kamera ukuran poket atau handycam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para kontributor yang bekerja untuk televisi-televisi besar di Jakarta,biasanya justru bekerja dengan kamera-kamera kecil. Kamera itupun adalah modal kerja mereka sendiri. Hanya beberapa orang dengan masa kerja tertentu saja yangmendapat bantuan kredit kamera dengan cara dicicil, dipotong honor dari setiap berita yang tayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamera-kamera besar dengan harga murah kini banyak beredar di pasaran.Tampilannya kamera profesional, isinya "mesin handycam". Kamera jenis ini sering digunakan untuk meningkatkan prestise tukang shooting video kawinan. Dengan hanya Rp 10 juta, kita sudah bisa tampil outstanding di tengah kerumunan massa dengan memanggul kamera ukuran besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Posisi Jurnalis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Persaingan industri televisi makin ketat.  Terutama sejak ada dua TV berita, semua wartawan seolah ada dalam pacuan untuk menjadi yang tercepat dan prestisius.Kompetisi yang sama sengitnya juga terjadi di antara portal-portal berita online. Mereka bahkan bersaing hingga ke satuan waktu detik, siapa yang lebihdahulu mengunggah berita. Khusus untuk televisi yang agamanya adalah gambar, menjadi yang paling dramatis menyajikan gambar konflik adalah obsesi setiap jurnalis dan terutama tuntutan dari kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konflik fisik terbuka secara angle gambar sebenarnya paling menarik diambil dari jarak jauh di mana kamera bisa merekam kedua belah pihak yang bertikai. Jarak ini selain "enak ditonton" (terutama jika melibatkan bentrokan massal)juga aman bagi jurnalis. Tapi kadang jurnalis atau perusahaan media tak puas dengan itu. Mereka juga butuh suara (atmosfir/natural sound). Suara orang memekik, mengerang, menerjang, kesakitan, bahkan memaki. Tuntutan untuk menghadirkan suara inilah yang membuat jurnalis dengan kamera ala kadarnya harus menjangkau lokasi bentrokan dalam jarak yang sebenarnya sama sekali tidak aman bagi keselamatan dirinya. Apalagi yang terobsesi merekam ekspresi wajah orang-orang yang sedang bertikai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir tidak saya temukan media yang memiliki Standard Operation Procedure (SOP) tentang liputan konflik fisik semacam ini. Semakin nekat wartawannya, semakin dramatis gambar yang dihasilkan. Semakin dramatis gambarnya, semakin senang para produser dan kantor mereka. Inilah jaminan memeroleh rating tinggi dan memenangi persaingan dengan televisi tetangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Identitas Jurnalis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di masa-masa kerap terjadi demonstrasi rusuh awal reformasi, wartawan menggunakan kartu pers ukuran besar yang digantung di lehernya. Media asing malah melengkapi para kontributornya dengan rompi yang bertuliskan PRESS di bagian punggung. Jurnalis memang sebaiknya dibekali dengan dua ukuran kartupers: satu untuk liputan reguler, dan satu untuk liputan konflik. Rompi yang mudah dikenali sebagai wartawan, sepertinya perlu disiapkan dalam tas kamera, bila sewaktu-waktu dibutuhkan. Inilah SOP yang mestinya juga ditegakkan dandiawasi oleh kantor media masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Meliput Berkelompok&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ikhtiar lain untuk mengecilkan risiko liputan konflik terbuka adalah meliput secara berkelompok. Para kontributor di daerah sesungguhnya memiliki ikatan "solidaritas" yang lebih kuat dibanding wartawan bergaji tetap. Mereka kerap berbagi informasi dan mengucilkan rekan-rekannya yang dianggap ingin selalu mencari berita "eksklusif". Untuk liputan konflik terbuka, sebaiknya jurnalis memang meliput secara berkelompok. Selain untuk meneguhkan identitas (karena wartawan yang memegang kamera secara berkelompok tetap lebih mudah dilihat dan dikenali), liputan secara berkelompok juga perlu bila ada hal-hal yang tak diinginkan seperti penyerangan atau cedera. Karena itu, dalam setiap liputan konflik terbuka, baik jurnalis maupun kantor tempat mereka bekerja, tidak perlu terobsesi untuk berlomba-lomba membuat berita eksklusif, mengalahkan pertimbangan keselamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya revolusi, semoga industri tidak memakan anaknya sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-1585824985303145468?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/1585824985303145468/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/10/ikhtiar-menjaga-nyawa-wartawan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1585824985303145468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1585824985303145468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/10/ikhtiar-menjaga-nyawa-wartawan.html' title='Ikhtiar Menjaga Nyawa Wartawan'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TMu6pP_lvQI/AAAAAAAAAa8/NbAnq0X_rCg/s72-c/tragedi+mei.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-577815628746943299</id><published>2010-10-26T17:40:00.000-07:00</published><updated>2010-10-26T17:49:40.798-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Ratusan Nelayan Sandera Kapal Perusahaan Tambang Nikel</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TMd2jn07CBI/AAAAAAAAAas/dnt7AQwuScI/s1600/sandera+kapal-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TMd2jn07CBI/AAAAAAAAAas/dnt7AQwuScI/s320/sandera+kapal-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532521021606397970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;By Line: dedy kurniawan ----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marah karena areal tambak dan kebun rumput lautnya rusak tercemar limbah tambang, ratusan masyarakat nelayan yang tinggal di pesisir pantai Desa Hakatutobu, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, nekat menyandera sebuah kapal tug boat (tongkang) milik PT Wijaya Nikel Nusantara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan perahu motor dan sampan, ratusan nelayan ini mendatangi pusat operasi penambangan nikel PT Wijaya Nikel Nusantara di Tanjung Leppe, Kabupaten Kolaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di tempat itu, ratusan nelayan ini langsung menyandera sebuah kapal tug boat (tongkang) milik perusahaan tambang yang sedang bersiap melakukan pemuatan ore (tanah yang mengandung bijih nikel).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam orasinya, pengunjuk rasa menyatakan, aktifitas penambangan nikel yang dilakukan PT Wijaya Nikel Nusantara telah merugikan warga. Sebab, lumpur merah yang dihasilkan dalam aktifitas penambangan nikel tersebut mencemari areal budidaya ikan keramba, tambak dan kebun rumput laut milik masyarakat nelayan.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TMd21uzPwRI/AAAAAAAAAa0/9Ow-hXCZIWQ/s1600/sandera+kapal-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TMd21uzPwRI/AAAAAAAAAa0/9Ow-hXCZIWQ/s320/sandera+kapal-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532521332716060946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari lebih 100 hektar areal budidaya ikan keramba, tambak dan rumput laut milik warga, hampir seluruhnya rusak dan gagal panen. Akibatnya, warga merugi hingga ratusan juta rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana sempat memanas saat seorang ibu berteriak-teriak histeris mengecam aktifitas penambangan nikel PT Wijaya Nikel Nusantara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mau kalah, pihak PT Wijaya Nikel Nusantara justru menantang warga membuktikan bahwa tercemarnya areal tambak dan kebun rumput laut warga disebabkan penambangan nikel oleh mereka. Usai mengatakan hal itu, perwakilan perusahaan ini nyaris dihajar seorang warga nelayan yang marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan nelayan ini, menuntut pihak perusahaan memberikan ganti rugi dan konpensasi kepada mereka atas kerugian yang timbul akibat penambangan nikel PT.Wijaya Nikel Nusantara yang merusak areal tambak dan kebun rumput laut warga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketegangan mereda saat sejumlah aparat kepolisian datang ke lokasi dan menenangkan para nelayan. Pihak perusahaan yang diwakili Manajer Operasi, Johar,  berjanji akan mengganti kerugian nelayan akibat aktivitas pertambangan mereka&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-577815628746943299?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/577815628746943299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/10/ratusan-nelayan-sandera-kapal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/577815628746943299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/577815628746943299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/10/ratusan-nelayan-sandera-kapal.html' title='Ratusan Nelayan Sandera Kapal Perusahaan Tambang Nikel'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TMd2jn07CBI/AAAAAAAAAas/dnt7AQwuScI/s72-c/sandera+kapal-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-2544042309942461210</id><published>2010-10-25T03:35:00.001-07:00</published><updated>2010-10-25T03:37:29.974-07:00</updated><title type='text'>Bayi Perokok Asal Kota Baubau</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TMVdsTNqaJI/AAAAAAAAAak/sloiW_Ldqkk/s1600/BAYI+MEROKOK+02+002_0001.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TMVdsTNqaJI/AAAAAAAAAak/sloiW_Ldqkk/s320/BAYI+MEROKOK+02+002_0001.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5531930732947728530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;By Line: dedy kurniawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah penemuan bayi perokok asal Kota Malang (Jawa Timur) dan Musi, Banyuasin, Sumatera Selatan, kasus serupa muncul di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Seorang bayi yang baru berumur 2 tahun 5 bulan, setiap harinya mampu menghabiskan sebungkus rokok. Ironisnya, kebiasaan merokok itu sudah dimulai sejak si bayi baru berumur satu tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepintas, tak ada yang aneh pada diri Faturrahman. Namun anda akan kaget saat melihat di tangan kiri bayi berumur 2 tahun 5 bulan yang beralamat di Kelurahan Palatiga, Kecamatan Sorawolio, Kota Baubau ini. Di antara jari-jari mungilnya, terselip sebatang rokok merek tertentu yang sesekali ia hisap layaknya orang dewasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tak seperti bayi perokok lainnya, Faturrahman baru sampai pada tahap menikmati rasa manis yang muncul saat ia menggigit filter rokok. Hanya saja, bayi ini selalu minta agar rokok yang dipegangnya harus dalam keadaan menyala. Tak tanggung-tanggung, dalam sehari Faturrahman mampu menghabiskan sebungkus rokok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ayah bayi tersebut, kebiasaan merokok itu dimulai sejak si bayi masih berumur satu tahun. Saat itu, Faturrahman diajak ayahnya ke toko untuk membeli sesuatu. Seperti anak-anak kecil lainnya, sesampai di toko, Faturrahman merengek minta dibelikan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya kemudian membelikan sejumlah makanan kecil dan mainan. Namun tangis dan rengekan Fatur tak berhenti. Tangannya selalu menunjuk ke arah lemari etalase tempat pemilik toko warung menaruh bungkusan-bungkusan rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangisan Fatur baru reda ketika ayahnya memberikan sebatang rokok. Kejadian seperti ini terus terulang, sehingga jika tak diberikan rokok, Fatur akan mengamuk dan menangis terus. Padahal, kata ayahnya, ia bersama keluarganya sudah berusaha mengubah kebiasaan negatif anaknya tersebut. Namun hingga kini belum berhasil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua orang tua Faturrahman mengaku bingung mencari cara menghentikan kebiasaan merokok anaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, upaya yang mereka lakukan hanya mengurangi permintaan sang anak. Bila biasanya Fatur menghabiskan sebungkus rokok dalam sehari, orangtuanya saat ini  hanya memberikan tiga hingga lima batang sehari. Orang tua Fatur juga terpaksa setiap hari harus menyediakan banyak makanan kecil di rumahnya. Sebab, bila makanan kecil tak ada, Fatur akan kembali merengek meminta rokok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua orangtua Fatur berharap, ada pihak yang bisa membantu menyembuhkan kebiasaaan buruk anaknya tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-2544042309942461210?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/2544042309942461210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/10/bayi-perokok-asal-kota-baubau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2544042309942461210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2544042309942461210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/10/bayi-perokok-asal-kota-baubau.html' title='Bayi Perokok Asal Kota Baubau'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TMVdsTNqaJI/AAAAAAAAAak/sloiW_Ldqkk/s72-c/BAYI+MEROKOK+02+002_0001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-9131363100604561316</id><published>2010-07-11T22:16:00.000-07:00</published><updated>2010-07-11T22:25:57.436-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Ahh, Nikmaat Bangeett</title><content type='html'>By Line: dedy kurniawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TDqlokCHbzI/AAAAAAAAAaU/YYhTJEJUqXA/s1600/casillas.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 272px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TDqlokCHbzI/AAAAAAAAAaU/YYhTJEJUqXA/s320/casillas.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492884811817643826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iniesta shoot...andd...Goolllllllll...", seorang lelaki paruh baya tiba-tiba melompat dari kursi plastik yang didudukinya. Hanya mengenakan kain sarung dan kaos oblong, lelaki tersebut berlari kecil mengelilingi arena tempat nonton bareng yang berada persis di depan pasar Anduonohu, Kendari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gol...gol...gol..." seru lelaki tersebut sambil mengangkat kedua belah tangannya diiringi sorak sorai ratusan orang lainnya yang ikut acara nonton bareng final piala dunia tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenit kemudian, lelaki bernama Hambali itu kembali duduk di tempatnya semula. Wajahnya kembali terlihat tegang saat para pemain kesebelasan Belanda berulang kali menyerang lini pertahanan kesebelasan Spanyol di menit-menit akhir paruh kedua babak tambahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Howard Webb, wasit asal Inggris yang memimpin laga final itu meniup peluit panjang, Hambali kemudian menegakkan punggungnya lalu menyandarkannya di sandaran kursi. Sambil menyulut sebatang rokok kretek kegemarannya, pemilik toko Duta Gorden yang terletak persis di depan pasar Anduonohu itu menyeringai puas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya puas sekarang, akhirnya Spanyol juara dunia," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hambali, momen kemenangan La Furia Roja di laga final World Cup 2010 ini seolah memberinya sensasi lebih. Ayah tiga anak ini berkisah, ia sebenarnya pendukung berat Brazil dan Argentina. Hambali bahkan berharap, dua jawara asal Amerika Selatan itu bertemu di final.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ia sangat kecewa saat Brazil disikat Oranje 2-1 dan Messi cs digilas Der Panzer 3-0 tanpa balas di babak perempat final. "Di dua pertandingan itu saya kalah tujuh juta pak," katanya setengah berbisik sambil tersenyum kepada istrinya yang tiba-tiba muncul sambil membawa beberapa gelas kopi dan sepiring pisang goreng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantaran dua ayam jagonya tumbang di babak perempat final, Hambali lalu mengalihkan dukungannya kepada Puyol dan kawan-kawan. Bukan tanpa alasan Hambali memilih mendukung tim matador. "Saya jengkel sama Jerman dan Belanda. Saya mau melihat mereka kalah," katanya sengit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gayung bersambut, harapan Hambali tak sia-sia. Di babak semi final, tandukan Puyol memaksa Schwantieger cs meneteskan air mata penyesalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat final digelar, harapan Hambali makin membuncah. Ia bahkan sampai rela merogoh kocek sendiri membeli sejumlah peralatan dan menggelar acara nonton bareng di halaman toko yang juga merangkap sebagai tempat tinggalnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada teman yang ajak saya taruhan. Dia pegang Belanda. Dia mau ganda setengah saya kalau mau pegang Spanyol. Saya tidak tawar, saya lawan dia," kata Hambali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat babak pertama dan kedua berlangsung, Hambali mengaku tegang. Maklum saja, selain akan mendapat ejekan selama beberapa hari, ia pun harus siap-siap mendapat omelan istrinya yang hingga kini tak tahu kalau suaminya menggunakan modal jualan untuk taruhan bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung saja Andre Iniesta, gelandang serang tim Matador asal Barcelona ini menjadi dewa penyelamat Hambali. Di menit 116, tendangan kerasnya dari sudut kiri gawang tak mampu diblok Kiper Belanda, Maarten Stekelenburg. Kedudukan 1-0 buat Spanyol ini bertahan hingga pertandingan selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi terus terang usai gol tadi saya tegang sekali. Ngeri, pemain Belanda berkali-kali mengancam gawang Spanyol menjelang pertandingan selesai," ujar Hambali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat wasit meniup peluit panjang, ketegangan Hambali mencair. Seringai kemenangan berkali-kali ia pamerkan kepada beberapa temannya yang ia tahu merupakan pendukung kesebelasan Belanda. Menurut Hambali, sensasi lebih yang ia rasakan atas kemenangan Spanyol di final yakni selain dendamnya kepada Jerman dan Belanda yang telah mengalahkan kesebelasan idolanya yakni Argentina dan Brazil seolah terbayar lunas, kantong Hambali juga  akan bertambah tebal. Duit sebanyak Rp 15 juta rupiah, besok siang akan ia terima dari temannya yang kalah taruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil memainkan korek zippo di tangan kirinya, Hambali mengisap rokok kreteknya dalam-dalam. Matanya menerawang. Mungkin ia membayangkan dirinya mengangkat tropy piala dunia seperti Iker Casillas....Ahhh...Nikmaattt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bravo La Furia Roja&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-9131363100604561316?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/9131363100604561316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/07/ahh-nikmaat-bangeett.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/9131363100604561316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/9131363100604561316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/07/ahh-nikmaat-bangeett.html' title='Ahh, Nikmaat Bangeett'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TDqlokCHbzI/AAAAAAAAAaU/YYhTJEJUqXA/s72-c/casillas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-7707160658323063981</id><published>2010-07-11T06:49:00.000-07:00</published><updated>2010-07-31T09:03:02.447-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Webb, Wasit Final Piala Dunia yang Tak Sanggup Mengatur Anak Sendiri</title><content type='html'>Oleh Raju Febrian&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TDnMYbtZc9I/AAAAAAAAAaE/C9IkWQAjTEk/s1600/webb.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 237px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TDnMYbtZc9I/AAAAAAAAAaE/C9IkWQAjTEk/s400/webb.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492645940682126290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tampangnya sangar. Dengan tubuh yang tinggi besar, tegap, dan kepala plontosnya, Howard Webb memang punya penampilan garang. Tapi siapa nyana jika wasit asal Ingris yang terpilih sebagai pengadil di final Piala Dunia 2010 ini ternyata kelabakan jika mengurus anaknya sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tak tahu bagaimana dia melakukannya tugasnya di lapangan. Dia tak bisa mengatur anaknya sendiri. Saya tak tahu bagaimana dia menangani pemain di lapangan," kata istri Webb, Kay, pada GMTV. Pasangan ini memiliki tiga anak -- Holly (8 tahun), Jack (6 tahun), dan Lucy (3 tahun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria berusia 39 tahun dari Rotherham, bagian utara Inggris, sudah masuk dalam daftar wasit di FIFA sejak 2005. Mantan polisi dikenal sebagai salah satu wasit terbaik di Eropa dan pernah bertugas sebagai wasit pada final Liga Champions antara Inter Milan dan Bayern Munich di Madrid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Piala Dunia, ia menjadi wasit pertandingan antara Spanyol yang dikalahkan Swiss dengan skor 1-0 dan menjadi wasit pada pertandingan antara Slovakia yang menang atas Italia dengan skor 3-2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran Webb setidaknya membuat Inggris akhirnya punya juga wakil di final Piala Dunia. Memang bukan tim nasional mereka karena The Three Lions sudah tersingkir di babak 16 besar oleh Jerman. Nah yang tinggal sekarang adalah "The Three Lines", tulis tabloid Inggris The Suns.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Webb akan menjadi wasit Inggris pertama yang akan memimpin partai final Piala Dunia setelah mentornya, Jack Taylor pada 1974. Pada pertandingan di Munich itu, Taylor memberikan penalti bagi Belanda di awal pertandingan meski Jerman Barat akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 2-1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngatur anak sama pemain beda kali ya bos?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-7707160658323063981?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://id.sports.yahoo.com/football/world-cup/blog/demambola/post/Webb-Wasit-Final-Piala-Dunia-yang-Tak-Sanggup-M?urn=fbintl,255076' title='Webb, Wasit Final Piala Dunia yang Tak Sanggup Mengatur Anak Sendiri'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/7707160658323063981/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/07/webb-wasit-final-piala-dunia-yang-tak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7707160658323063981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7707160658323063981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/07/webb-wasit-final-piala-dunia-yang-tak.html' title='Webb, Wasit Final Piala Dunia yang Tak Sanggup Mengatur Anak Sendiri'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TDnMYbtZc9I/AAAAAAAAAaE/C9IkWQAjTEk/s72-c/webb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-1636970446258925347</id><published>2010-07-10T21:22:00.000-07:00</published><updated>2010-07-10T21:30:35.797-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Awas, Oli Palsu Beredar di Kota Baubau</title><content type='html'>By Line: dedy kurniawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TDlIEbWb_jI/AAAAAAAAAZs/PLW_FkqmiPE/s1600/oli+palsu-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TDlIEbWb_jI/AAAAAAAAAZs/PLW_FkqmiPE/s200/oli+palsu-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492500461453573682" /&gt;&lt;/a&gt;Aparat Polresta Baubau, Sulawesi Tenggara, menggerebek sebuah gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan oli palsu. Dalam penggerebekan itu, polisi berhasil menemukan puluhan kardus berisi ratusan botol oli yang telah dipalsukan. Anehnya, dalam penggerebekan itu polisi tidak menangkap atau menahan pemilik gudang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di gudang yang terletak di Jalan Murhum, polisi menemukan puluhan kardus berisi ratusan botol oli berbagai merek. Saat diperiksa, diantara tumpukan kardus tersebut terdapat 21 kardus berisi ratusan botol oli merek castrol yang diduga telah dipalsukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil pemeriksaan di lapangan, sepintas tak ada perbedaan dengan oli merek Castrol yang asli. Namun saat diteliti, di bagian dalam tutup botol oli tak terdapat label berlogo Castrol. Selain itu, tutup botol dalam keadaan tidak tersegel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat isi botol dikeluarkan terlihat bahwa oli yang diduga telah dipalsukan tersebut berwarna lebih jernih dan agak encer dibandingkan oli merek Castrol asli yang berwarna agak gelap dan lebih kental. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TDlIV0ec2WI/AAAAAAAAAZ0/-_BmOAx9Zts/s1600/oli+palsu-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TDlIV0ec2WI/AAAAAAAAAZ0/-_BmOAx9Zts/s200/oli+palsu-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492500760255846754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saat diinterogasi, pemilik gudang, Mondry Williams, berkelit bahwa dirinya tidak mengetahui soal oli-oli palsu tersebut. Menurut dia, pihaknya hanya memesan dan menerima kiriman oli-oli tersebut dari seorang distributor di Makassar, Sulawesi Selatan. Saat hendak dikonfirmasi wartawan, Mondry Williams menolak diwawancarai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kebutuhan penyidikan, polisi kemudian menyita puluhan kardus berisi oli yang diduga dipalsukan tersebut. Anehnya, polisi tidak melakukan tindakan apapun kepada pemilik gudang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah bengkel di Kota Baubau yang didatangi polisi, ketahuan menyimpan dan telah menjual oli merek Castrol yang diduga telah dipalsukan tersebut. Saat ditanyai, para pemilik bengkel rata-rata mengaku tidak tahu kalau oli yang mereka jual diduga kuat telah dipalsukan.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TDlIjqdWu3I/AAAAAAAAAZ8/WfXU-8cDxLg/s1600/oli+palsu-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TDlIjqdWu3I/AAAAAAAAAZ8/WfXU-8cDxLg/s200/oli+palsu-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492500998085065586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Saya hanya terima barang dan menjual pak. Kami disini tidak pernah memeriksa kondisi barang,” kata Rosmini saat diinterogasi polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski jawaban pemilik bengkel terkesan janggal, namun polisi juga tidak melakukan penahanan. Polisi hanya menyita oli yang belum sempat terjual dan menginterogasi sebentar para pemilik bengkel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak kepolisian juga menolak memberikan keterangan terkat tidak ditahannya pemilik gudang penyimpan oli yang diduga dipalsukan. Alasannya, selain belum cukup bukti, hal tersebut juga masih dalam tahap penyelidikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-1636970446258925347?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/1636970446258925347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/07/awas-oli-palsu-beredar-di-kota-baubau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1636970446258925347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1636970446258925347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/07/awas-oli-palsu-beredar-di-kota-baubau.html' title='Awas, Oli Palsu Beredar di Kota Baubau'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TDlIEbWb_jI/AAAAAAAAAZs/PLW_FkqmiPE/s72-c/oli+palsu-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-7711002389475860441</id><published>2010-06-29T06:24:00.000-07:00</published><updated>2010-06-29T06:26:34.853-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>UFO Muncul di Kendari</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TCn0e4tovoI/AAAAAAAAAZE/AAIg9OR3ajo/s1600/ufo2323.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TCn0e4tovoI/AAAAAAAAAZE/AAIg9OR3ajo/s200/ufo2323.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488186432384712322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, digegerkan fenomena kehadiran UFO atau Unindentified Fliying Object.  gambar kehadiran pesawat berbentuk piring terbang itu secara tak sengaja diambil tiga orang siswa SMP. Sejumlah warga bahkan mengaku sempat menyaksikan kehadiran pesawat itu secara sepintas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga orang siswa SMP Negeri 9 Kendari yakni Wahlidar Adiputra, Arkam Putra Riawan dan Muhammad Harun, sama sekali tak menduga,  keisengannya menggunakan kamera ponsel membuat geger masyarakat dan dunia ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari ketertarikan ketiga siswa tersebut saat melihat matahari yang tiba-tiba dikelilingi bulatan-bulatan kecil bercahaya . Salah seorang siswa yakni Wahlidar Adiputra kemudian menggunakan kamera ponselnya untuk mengabadikan fenomena alam tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak disangka, saat sedang merekam tiba-tiba muncul bayangan hitam persis di tengah-tengah matahari. Saat mencoba memperbesar gambar menggunakan fasilitas zooming, bayangan hitam tersebut berbentuk mirip seperti pesawat UFO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam gambar yang direkam oleh ketiga siswa tersebut, titik hitam yang berada di tengah-tengah matahari itu nampak mengeluarkan cahaya berwarna-warni yang terus mengelilinginya. Saat diperbesar terlihat jelas titik hitam tersebut berbentuk seperti piring terbang atau yang dikenal sebagai pesawat UFO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran fenomena UFO tersebut, menjadi bahan pembicaraan masyarakat di Kota Kendari dan sekitarnya. Meski demikian, hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak berwenang terkait fenomena tersebut. IZA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-7711002389475860441?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/7711002389475860441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/06/ufo-muncul-di-kendari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7711002389475860441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7711002389475860441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/06/ufo-muncul-di-kendari.html' title='UFO Muncul di Kendari'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TCn0e4tovoI/AAAAAAAAAZE/AAIg9OR3ajo/s72-c/ufo2323.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-2625013624192672937</id><published>2010-06-29T06:01:00.000-07:00</published><updated>2010-06-29T06:11:48.697-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Belasan Warga Keracunan Kerang Laut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TCnw40EAgmI/AAAAAAAAAY8/SauR888L154/s1600/kerang%2Brebus.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TCnw40EAgmI/AAAAAAAAAY8/SauR888L154/s200/kerang%2Brebus.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488182479766454882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau untung malah bunting. Pepatah itu agaknya tepat ditujukan pada belasan warga Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, yang mengalami keracunan setelah mengkonsumsi makanan sejenis kerang laut. Lantaran tergiur dengan harga murah, mereka nekat membeli sejenis kerang dari seorang pedagang di pasar Wameo Baubau. Namun hanya sejam setelah mengkonsumsi kerang tersebut, belasan warga ini malah mengalami gejala seperti keracunan. Selain muntah-muntah, mereka juga mengalami kram di bagian kaki, tangan dan wajahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belasan warga ini kini dirawat di Puskesmas Wajo, Kota Baubau. Sebagian besar para korban keracunan ini masih berusia anak-anak. Tak heran, suasana panik makin terasa di wajah orang tua pasien lantaran melihat anaknya menangis sambil terus meringis kesakitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari informasi yang diperoleh, jumlah korban keracunan sebanyak 19 orang. Delapan diantaranya adalah orang dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak Puskesmas setempat menyatakan belum bisa memastikan penyebab belasan pasien tersebut mengalami gejala seperti orang keracunan, sebab hal tersebut harus diperiksa terlebih dahulu di laboratorium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak kepolisian sendiri saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut. Saat ini, polisi sedang memeriksa sampel muntah para pasien tersebut. IZA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-2625013624192672937?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/2625013624192672937/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/06/belasan-warga-keracunan-kerang-laut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2625013624192672937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2625013624192672937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/06/belasan-warga-keracunan-kerang-laut.html' title='Belasan Warga Keracunan Kerang Laut'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TCnw40EAgmI/AAAAAAAAAY8/SauR888L154/s72-c/kerang%2Brebus.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-9168113856593122067</id><published>2010-06-01T18:54:00.000-07:00</published><updated>2010-06-01T19:01:53.347-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Ketakutan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TAW6kffhgvI/AAAAAAAAAY0/yOA84nLE4Qg/s1600/Foto+Soe+Tjhen.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 181px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TAW6kffhgvI/AAAAAAAAAY0/yOA84nLE4Qg/s320/Foto+Soe+Tjhen.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5477989657857852146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;By Line --- Soe Tjen Marching, PhD dari Monash University, Australia dan Pendiri Majalah dan LSM non-profit Bhineka ----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"AKU lahir bersama ketakutan," tulis Thomas Hobbes. "Ketakutan adalah saudara kembarku." Saat itu 5 April 1588, armada Spanyol yang perkasa telah dikirim untuk menghantam Inggris. Ibu Hobbes yang mendengar berita ini begitu ketakutan dan hal inilah yang membuatnya melahirkan bayi Thomas secara prematur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin bukan kebetulan, bayi inilah yang kemudian memprakarsai Leviathan, mahluk berkuasa yang mengontrol keliaran dan kebrutalan masyarakat. Karena menurut Hobbes, ketakutan akan menciptakan perdamaian dan keteraturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beratus, bahkan mungkin beribu filsuf lain, telah mengritik teori ini. Ketakutan yang disebut Hobbes sebagai kembarannya bukanlah ketakutan yang sama dengan yang diwujudkan dalam Leviathan. Dan lebih-lebih lagi, masyarakat itu begitu kompleks dan bisa punya reaksi amat berbeda. Namun, bukan berarti Hobbes tidak ada benarnya. Ketakutan memang dapat menjadi pemicu tindakan dan keputusan yang amat menentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak pula keliru, jika ketakutan terkadang bisa melindungi - ketakutan akan virus HIV/AIDS telah menyebabkan penelitian dan penemuan-penemuan yang luar biasa tentang virus ini. Ketakutan dengan kadar tertentu dapat memicu rasa ingin tahu. Sehingga ketakutan tersebut dianalisa dan diselidiki sehingga sebisa mungkin membawa kepada pokok permasalahannya. Dan inilah yang bisa menjadi pencegahan efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, tidak semua orang bisa mengatasi ketakutan mereka dengan cara ini. Ketakutan, bagi mereka ini tidak mengatasi tapi memperbesar masalah. Ketakutan yang mereka punyai tidak dianalisa, namun malah dipompa, dikembangkan, dan diperbesar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kampanye dan pemilhan umum (pemilu), seringkali rakyat memilih pemimpin bukan karena kemampuan sang pemimpin tersebut, tapi lebih karena ketakutan apa yang akan terjadi pada nasib mereka bila ia tak terpilih. Karena itu pula, kebanyakan calon pemimpin mempermainkan ketakutan rakyat, mengingatkan dan bahkan menciptakannya untuk kemudian menawarkan obat penawarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pemicu adrenalin, ia dinikmati bersama-sama. Disantap dalam gosip: Lihatlah tetangga kita, yang tidak serupa, yang mencurigakan, yang dapat membahayakan, yang sepatutnya dihukum. Ketakutan yang berkembang dan kemudian dapat dimanipulasi dan dijadikan alasan untuk menindas pada akhirnya. Ketakutan warga Jerman akan dominasi orang Yahudi membuat Hitler dan Nazi merekayasanya menjadi kekejaman tersendiri. Dan kemudian, identitas mereka akhirnya tergantung kepada ketakutan itu. Apa jadinya Nazi tanpa Yahudi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah ini yang terjadi dalam Orde Baru? Ketakutan atas komunis yang membabi buta telah mematikan rasa keinginan tahu. Sehingga rakyat seringkali tidak tahu menahu apa arti komunis itu sendiri, tapi serta merta mengkerut dan menghujat tanpa tahu apa yang sebenarnya dihujat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa sadar mereka yang dilanda ketakutan ini telah menjadi kaki tangan penguasa. Ketakutan dengan kadar yang tinggi tanpa disertai kekritisan dapat menjadi propaganda politik yang efisien dan murah. Dan ketakutan inilah yang seringkali dipelihara oleh penguasa, untuk dijadikan kenikmatan bersama sehingga tanpa ketakutan itu akan ada kehilangan yang luar biasa. Dan bukan, bukan penyebab masalah itu yang kemudian dianalisa atau dicari, tapi bagaimana memelihara ketakutan tersebut dan memuaskannya dengan mencari mangsa yang empuk. Pada jaman puritan di Eropa, berapa kisah dan dongeng tentang nenek sihir yang dinikmati dan dikunyah oleh beribu orang, dengan korban perempuan-perempuan yang tak bersalah? Namun, hukuman dan penderitaan bagi para perempuan itu adalah kenikmatan, pertunjukan gratisan yang selalu dipenuhi oleh rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya, tidak seluruh masyarakat bisa dimanipulasi sedemikian rupa. Kekerasan dan teror yang ditebarkan oleh Front Pembela Islam (FPI) dan Forum Umat Islam (FUI) ternyata tidak sampai membuat mayoritas masyarakat termakan oleh preman yang mengatasnamakan agama tersebut. Mayoritas masyarakat justru mengecam mereka-mereka ini. Tapi tidak berarti ketakutan yang tidak masuk akal itu hilang. Justru masyarakat yang telah sadar akan kebejatan FPI ini, masih saja memilih untuk bungkam dan bersembunyi dalam ketakutan. Tanpa sadar, mereka telah menjadi agen FPI itu sendiri, karena telah ikut menggagalkan dan menyurutkan semangat para manusia yang mencoba melawan kelompok peneror ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, para pahlawan Kemerdekaan Indonesia bukannya tidak mendapat tantangan dari masyarakatnya. Soekarno muda sendiri harus menghadapi perlawanan, tidak saja dari pihak penjajah, tapi justru dari rakyat yang dibelanya. Berapa lamanya para calon proklamator Indonesia harus mengadakan pertemuan rahasia, dalam ruang tamu kecil, tidak saja untuk melindungi diri dari intaian penjajah namun juga dari rakyat yang ketakutan. Rakyat yang tidak bersedia melawan penjajah karena ketakutan itu, siap untuk menghambat perjuangan bahkan mengkhianati mereka. Rakyat yang kemudian turut menikmati Kemerdekaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketakutan yang tidak dibendung kadarnya, yang dibiarkan merajalela, akan menjadi salah sasaran. Ia tidak lain dan tidak bukan hanyalah imajinasi. Penyebab dan penangkalnya sudah tak lagi terpikirkan. Ia memang tidak terlihat menggelikan tapi jauh lebih berbahaya daripada keputusan seorang anak yang menggantungkan bawang putih di depan rumah dengan alasan: “Untuk mengusir drakula”. (indoprogres.blogspot.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-9168113856593122067?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://indoprogress.blogspot.com' title='Ketakutan'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/9168113856593122067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/06/ketakutan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/9168113856593122067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/9168113856593122067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/06/ketakutan.html' title='Ketakutan'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/TAW6kffhgvI/AAAAAAAAAY0/yOA84nLE4Qg/s72-c/Foto+Soe+Tjhen.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-6705739601721613224</id><published>2010-05-06T18:33:00.000-07:00</published><updated>2010-05-06T18:43:05.599-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Feature'/><title type='text'>Bila Burung Si Buyung Harus Dibuntung</title><content type='html'>By Line: dedy kurniawan ---- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/S-NuiIVLWfI/AAAAAAAAAYE/tzjcjNF6nBE/s1600/sunat.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 107px; height: 143px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/S-NuiIVLWfI/AAAAAAAAAYE/tzjcjNF6nBE/s320/sunat.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468335905188829682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Bukan karena kerjaan brutal…&lt;br /&gt;Ujungnya daging harus dipenggal….&lt;br /&gt;Heeeiiiii….Sunatan Massal…aha…aha…”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potongan lagu milik Virgiawan Listanto alias Iwan Fals ini begitu terngiang-ngiang saat kita menapaki halaman Gedung Serba Guna Kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, akhir Februari lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana ramai sudah terlihat dari luar gedung. Puluhan anak berumur antara 10 hingga 12 tahun terlihat duduk di teras gedung ditemani orang tuanya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelisah dan cemas terlihat jelas di wajah bocah-bocah yang mengenakan kain sarung ini. Beberapa diantaranya bahkan memeluk lengan ibunya sambil memperlihatkan wajah yang hampir menangis. Ada apa gerangan ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup, puluhan bocah ini ternyata peserta acara sunatan massal dan sedang menunggu giliran untuk “dipenggal”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam gedung, kesibukan sangat jelas terlihat. Sejumlah dokter dan para medis mondar-mandir dari satu ranjang ke ranjang lainnya. Sesekali terdengar jeritan kecil dari para bocah yang burungnya sedang dibuntungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara sunatan massal tersebut merupakan rangkaian kegiatan bakti sosial Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bombana dan PT Panca Logam Makmur. Selain sunatan massal, dalam kegiatan bakti sosial itu juga digelar pemeriksaan kesehatan umum dan pengobatan gigi. Seluruh kegiatan itu dilakukan tanpa dipungut biaya alias gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Panitia Kegiatan, dr Febrianto Powatu mengatakan, bhakti sosial tersebut merupakan salah satu bentuk sumbangan IDI Kabupaten Bombana dan PT Panca Logam Makmur kepada masyarakat yang bermukim di daerah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memang kami yang punya ide tapi kalau tidak dibantu PT Panca Logam Makmur selaku sponsor tunggal mungkin hajatan ini sulit terlaksana,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan bakti sosial itu sendiri mendapat respon luar biasa dari masyarakat. Untuk kegiatan sunatan massal misalnya. Dari target 55 anak yang akan disunat, menjelang acara berlangsung jumlahnya membludak menjadi 82 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta sunatan massal itu sendiri dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu khususnya yang berada di Kecamatan Rumbia dan Kecamatan Rumbia Tengah. Namun dari total 82 orang itu, 15 anak diantaranya adalah warga Desa Umbubangka yang berada di sekitar pusat operasi PT Panca Logam Makmur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kegiatan bakti sosial itu, pihak IDI Bombana menerjunkan 33 dokter dibantu 15 orang paramedis. Mengenakan baju seragam hijau kuning bertuliskan Panca Logam Makmur, para dokter nampak cekatan melayani para pasien. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Irmawati, ibu rumah tangga yang anaknya ikut menjadi peserta sunatan massal mengaku senang dengan adanya kegiatan bakti sosial tersebut. Selain tak mengeluarkan biaya, ia dan anaknya juga mendapat pelayanan kesehatan yang cukup baik dari tim dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manager Humas dan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Panca Logam Makmur, Maman Resman, mengatakan, bakti sosial tersebut merupakan salah satu program sosial dan kesehatan masyarakat yang digagas perusahaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki asal Bumi Pasundan ini menuturkan, program CSR PT. Panca Logam Makmur ada tiga. Pertama, pengembangan infrastruktur yang selama ini sudah berjalan, Kedua, Community Development (Comdev) dan ketiga, penyelamatan lingkungan. Bakti sosial bidang kesehatan yang digelar tersebut merupakan kegiatan dalam program Comdev. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat,: kata Maman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Maman, khusus bidang kesehatan, ada sejumlah kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan pihaknya. Dalam waktu dekat, akan diluncurkan sebuah program pelayanan kesehatan gratis di sejumlah Puskesmas. Kegiatan ini mirip program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) pemerintah pusat dan diperuntukkan bagi warga miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua kegiatan tersebut, kata Maman, dilakukan untuk menciptakan sinergi antara IDI sebagai mitra pemerintah dalam membangun sektor kesehatan di Bombana dan PT Panca Logam Makmur sebagai perusahaan yang memiliki visi-misi yang sama dalam rangka menciptakan masyarakat yang sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, adanya berbagai program tersebut akan semakin menumbuhkan kepercayaan masyarakat bahwa kehadiran PT Panca Logam Makmur di daerah itu memberi manfaat bagi mereka. Paling tidak, burung Si Buyung bisa dibuntungi tanpa perlu membayar sepeser pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Heeeiiii, Sunatan massal, aha…aha…Ditonton orang…berjubal-jubal…Ada yang terjepit sepatu dan sandal…”.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-6705739601721613224?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/6705739601721613224/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/05/bila-burung-si-buyung-harus-dibuntung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6705739601721613224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6705739601721613224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/05/bila-burung-si-buyung-harus-dibuntung.html' title='Bila Burung Si Buyung Harus Dibuntung'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/S-NuiIVLWfI/AAAAAAAAAYE/tzjcjNF6nBE/s72-c/sunat.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-323163957925351885</id><published>2010-05-06T18:30:00.000-07:00</published><updated>2010-05-06T18:32:28.137-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Omfalokel, Penyakit Bawaan atau Keturunan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/S-Ntlc4V3gI/AAAAAAAAAX8/SX6O9qlRA5s/s1600/omfa.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 93px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/S-Ntlc4V3gI/AAAAAAAAAX8/SX6O9qlRA5s/s320/omfa.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468334862733008386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kisah Suci, bayi berusia 15 bulan yang sejak lahir di perutnya terdapat benjolan yang kian hari makin membesar, sungguh memilukan. Apalagi ditambah dengan cerita soal  ketidakmampuan ekonomi kedua orang tuanya untuk membiayai pengobatan Suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jelas sebenarnya apa nama atau penyebab penyakit yang dialami bocah perempuan yang sedang lucu-lucunya itu. Banyak cerita sumir terkait hal tersebut. Ada yang mengatakan, derita yang dialami Suci adalah penyakit keturunan. Namun hal itu terbantahkan. Sebab,mulai orang tua hingga kakek nenek Suci tak satu pun yang pernah mengalami hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga cerita yang sulit diterima akal sehat yang menyebut bahwa penyakit yang dialami Suci adalah buatan dukun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titik terang mulai muncul saat Syukur dan Lian, orang tua Suci, membawa anaknya berobat ke RSUD Sulawesi Tenggara. Meski menyatakan tak mengetahui jenis penyakitnya, namun tim dokter yang memeriksa memastikan bahwa penyakit yang dialami Suci bukanlah buatan dukun tetapi hal yang jamak di dunia kedokteran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya lagi, pihak RSUD Sulawesi Tenggara angkat tangan alias tak sanggup mengobati Suci. Selain tak memiliki dokter yang khusus menangani jenis penyakit  Suci, fasilitas yang dimiliki rumah sakit terbesar di Sulawesi Tenggara juga tidak lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan yang sedikit lebih jelas dipaparkan dr. Febriyanto Powatu yang sehari-hari bertugas di klinik milik PT Panca Logam Makmur. Menurut dr. Febriyanto, dari hasil diagnosa awal, pihaknya menduga penyakit yang dialami Suci masuk kategori hernia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas rekomendasi dari pihak RSUD Sulawesi Tenggara, PT Panca Logam Makmur selaku donator kemudian membawa Suci dan kedua orang tuanya menjalani pengobatan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil diagnosa dr. Ahmadwirawan Sp.B Sp BA, spesialis bedah anak yang sehari-hari bertugas di Rumah Sakit Akademis Jaury Yusuf Putra Makassar, akhirnya jelaslah penyakit yang diderita Suci. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dr Ahmadwirawan, penyakit aneh yang diderita Suci adalah omfalokel yang merupakan kelainan bawaan sejak lahir dan bukan penyakit keturunan apalagi buatan dukun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penjelasan dr Ahmadwirawan, Omfalokel adalah penonjolan dari usus atau isi perut lainnya melalui akar pusar yang hanya dilapisi oleh peritoneum (selaput perut) dan tidak dilapisi oleh kulit. Dia mengatakan, usus terlihat dari luar melalui selaput peritoneum yang tipis dan transparan (tembus pandang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pembentukan dinding perut Suci tidak sempurna. Jadi ada sebagian isi rongga perut yang keluar tapi masih diliputi selaput. Ini namanya Omfalokel," kata dr Ahmadwirawan di ruang prakteknya di jalan Andi Mappaoddang Makassar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diduga, penyebab hingga Suci mengalami Omfalokel adalah kurangnya asupan gizi dan nutrisi saat masih sedang dalam kandungan ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara medis, yang menutupi rongga perut Suci tersebut berlapis-lapis, mulai dari dinding perut, fenitorium,otot, lemak, dan selaput perut. Namun, belum bisa dipastikan organ tubuh apa yang keluar menonjol tersebut. "Bisa saja lambung, hati, jantung atau mungkin usus,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi Suci sendiri, berdasarkan hasil diagnosa dr. Ahmadwirawan, sejauh ini tidak mencemaskan. Menurutnya, selama tidak ada sumbatan dalam benjolan tersebut dan tidak ada kebocoran pada awal kelahiran, tak akan membahayakan Suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, dr Ahmad menyimpulkan kondisi Suci belum siap untuk menjalani operasi karena berat badanya belum ideal." Kita tunda hingga dua bulan ke depan," ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama rentang waktu tersebut, pemenuhan gizi Suci harus diperhatikan untuk mencapai berat badan ideal. Bila nantinya sudah dinyatakan siap untuk naik meja operasi, Suci akan ditangani minimal empat orang dokter spesialis.Selain dokter spesialis bedah anak, tiga dokter spesialis lainnya yakni anaestesi, gizi dan dokter anak juga akan ikut dilibatkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-323163957925351885?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/323163957925351885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/05/omfalokel-penyakit-bawaan-atau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/323163957925351885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/323163957925351885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/05/omfalokel-penyakit-bawaan-atau.html' title='Omfalokel, Penyakit Bawaan atau Keturunan'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/S-Ntlc4V3gI/AAAAAAAAAX8/SX6O9qlRA5s/s72-c/omfa.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-2379185506339202096</id><published>2010-05-06T18:27:00.000-07:00</published><updated>2010-05-06T18:29:32.945-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Feature'/><title type='text'>Selarik Doa Buat Suci</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/S-Ns6AO4mqI/AAAAAAAAAX0/LuULQTbS9FM/s1600/omfalokel.jpeg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 120px; height: 109px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/S-Ns6AO4mqI/AAAAAAAAAX0/LuULQTbS9FM/s320/omfalokel.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468334116308556450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dengus nafas Suci terdengar teratur. Sesekali, gumaman lirih keluar dari bibirnya yang mungil. Beralaskan tikar plastik dan selembar kain sarung yang terlihat agak kusam, bocah berumur 13 bulan itu nampak lelap dalam tidurnya. Tak ada yang aneh dari sosok Suci. Namun jika melihat ke arah perutnya, kita akan terhenyak dan iba. Sebuah benjolan sebesar kepalan tangan orang dewasa terlihat menggantung.&lt;br /&gt;Lian, ibu Suci, nampak setia menemani buah hatinya. Tangannya sesekali bergerak mengipas mengusir nyamuk nakal. ”Sedih sekali melihat kondisinya pak,” ujar Lian sambil menghapus butiran air mata di pipinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lian bertutur, kondisi tersebut sudah dialami Suci sejak lahir 13 bulan lalu. Suci dilahirkan di Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna atau tepatnya di rumah kakeknya, orang tua Lian. Saat dilahirkan, ada kelainan di tubuh Suci. Ususnya terburai keluar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suci lalu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulawesi Tenggara. Namun kondisi ekonomi orang tuanya yang tidak memungkinkan, bayi malang itu akhirnya dibawa pulang. Ironisnya, kedua orang tua Suci tak punya rumah di Kendari. Lian hanya seorang ibu rumah tangga, sedang suaminya, Syukur, berprofesi sebagai pekerja serabutan. Mereka akhirnya ditampung di rumah kontrakan kerabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua bulan kemudian, perut Suci mengalami infeksi dan muncul benjolan. Perawatan seadanya diberikan kepada Suci. Belakangan, benjolan itu makin membesar. Saat ini, benjolan itu sudah sebesar kepalan tangan orang dewasa. ”Kami hanya bisa berdoa pak. Kami tidak mampu membawa Suci berobat ke dokter,” ujar Lian makin terisak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Derita Suci dan orang tuanya lalu menyebar dari mulut ke mulut hingga ke telinga para pewarta di Kendari yang kemudian ramai memberitakannya. Sehari, dua hari, hingga sepekan berselang belum ada respon atas pemberitaan tentang derita Suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar gembira yang ditunggu akhirnya muncul hampir dua pekan kemudian. PT Panca Logam Makmur (PLM) menyatakan bersedia menanggung seluruh biaya pengobatan Suci hingga sembuh. Bersama Manager CSR, Maman Resman dan sejumlah stafnya, Direktur Informasi dan Komunikasi Publik, Lukman Aziz Kurniawan, mewakili pimpinan PT PLM bertandang ke rumah Suci di jalan Haeba Atas, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menyerahkan sejumlah bantuan langsung, Lukman juga menyatakan bahwa perusahaan tempatnya bekerja bersedia menanggung biaya pengobatan Suci. ”Mau dirawat di Makassar atau di Jakarta terserah bapak dan ibu, yang jelas kami siap menanggung seluruh biayanya,” kata Lukman kepada Lian dan Syukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wujud keseriusan niat dari PT PLM, Lukman meminta stafnya mendatangkan mobil ambulance dan memboyong Suci ke RSUD Sulawesi Tenggara. Hasil diagnosa tim dokter RSUD Sulawesi Tenggara, Suci menderita penyakit Hernia Umbikalis (bagian perut yang tidak tertutup sempurna). Namun sayang, RSUD Sulawesi Tenggara ternyata tak memiliki fasilitas untuk menangani penyakit seperti yang dialami Suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas saran tim dokter RSUD Sulawesi Tenggara, Suci akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Akademis Jaury Yusuf Putra di Kota Makassar. Di rumah sakit yang didirikan oleh almarhum Jenderal Muhammad Yoesoef itu, tim dokter yang diketuai dr. Ahmad Wirawan, Sp.B, Sp.BA, mendiagnosis Suci mengidap Omfalokel (usus keluar), sebuah penyakit bawaan dengan sebagian rongga perut tidak tertutup saat lahir. Satu-satunya jalan untuk mengobatinya hanya melalui operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Memang sangat tipis perbedaannya dengan hernia umbilikalis" jelas dr Ahmad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Suci tak serta merta bisa langsung diobati saat itu juga. Tim dokter tidak mau gegabah. Pasalnya, dari hasil pemeriksaan fisik, tubuh Suci tak berada dalam kecukupan nutrisi yang ideal. Di usia 13 bulan, berat badannya hanya mencapai 9 kilogram. Operasi baru bisa dilakukan jika berat tubuhnya telah dianggap ideal oleh tim dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suci pun akhirnya dibawa pulang kembali ke Kendari. PT PLM mentargetkan, waktu tiga bulan berat badan dan kandungan nutrisi di tubuh Suci akan berada dalam kondisi ideal. Tak hanya itu, PT PLM juga menyiapkan dokter untuk memantau kondisi Suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramainya pemberitaan soal Suci, membuat sejumlah anggota DPRD Sulawesi Tenggara ikut bersimpati. Beberapa diantaranya bahkan menyatakan menanggung seluruh biaya perbaikan gizi dan nutrisi Suci hingga siap naik ke meja operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas segala bantuan ini, asa Suci untuk sembuh makin menguat. Tidurnya pun makin nyenyak. Melihat bocah mungil itu terlelap, hati terasa sesak. Selarik doa terlantun dari kami, “Cepat Sembuh Ya Nak. Kami Semua Sayang Kamu”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-2379185506339202096?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/2379185506339202096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/05/selarik-doa-buat-suci.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2379185506339202096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2379185506339202096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/05/selarik-doa-buat-suci.html' title='Selarik Doa Buat Suci'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/S-Ns6AO4mqI/AAAAAAAAAX0/LuULQTbS9FM/s72-c/omfalokel.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-2294376000603885424</id><published>2010-01-08T18:58:00.000-08:00</published><updated>2010-01-08T19:04:56.151-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Tak Punya Guru, Ratusan Siswa SD Terlantar</title><content type='html'>By Line : dedy kurniawan ---- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/S0fyFJR-50I/AAAAAAAAAXs/bEqqHO5EKfU/s1600-h/sd-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/S0fyFJR-50I/AAAAAAAAAXs/bEqqHO5EKfU/s200/sd-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5424570446395664194" /&gt;&lt;/a&gt;Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Palatiga di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, terpaksa harus belajar sendiri di ruang kelasnya atau bermain-main di halaman sekolah. Bukan karena gurunya malas mengajar, tetapi sekolah tempat ratusan siswa tersebut belajar memang tak memiliki guru. Inilah salah satu potret ironi dunia pendidikan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total jumlah siswa di SD Negeri 2 Palatiga ini sebanyak 260 orang. Sejak dibangun lima bulan yang lalu, proses belajar mengajar di sekolah ini terhambat karena ketiadaan guru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung, dari ratusan siswa di sekolah ini, masih banyak diantaranya yang tetap semangat belajar. Agar tak tertinggal pelajaran, para siswa ini belajar sendiri atau berkelompok dengan teman-temannya di dalam ruang kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun lantaran tak ada guru yang mengawasi, banyak juga siswa yang lebih memilih bermain baik di dalam kelas atau di halaman sekolah. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/S0fxzggRbEI/AAAAAAAAAXk/T76lrsBtOAQ/s1600-h/sd-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/S0fxzggRbEI/AAAAAAAAAXk/T76lrsBtOAQ/s200/sd-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5424570143391968322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pihak pengelola sekolah sendiri menyatakan, karena tak memiliki guru tetap mereka terpaksa meminjam tenaga pengajar dari sekolah lain. Ironisnya, karena status pinjam, tak banyak guru yang mau mengajar di SD Negeri 2 Palatiga dengan alasan mereka sibuk di sekolahnya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesekali ada juga guru yang mau meluangkan waktunya mengajar di SD Negeri 2 Palatiga. Namun rata-rata status mereka hanya honorer dan bukan guru tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kepala sekolah yang sudah berstatus pegawai tetap, di SD Negeri 2 Palatiga ini hanya memiliki dua orang staf yang semuanya berstatus pegawai honorer.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-2294376000603885424?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.newsareakendari.blogspot.com' title='Tak Punya Guru, Ratusan Siswa SD Terlantar'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/2294376000603885424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/01/tak-punya-guru-ratusan-siswa-sd.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2294376000603885424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2294376000603885424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2010/01/tak-punya-guru-ratusan-siswa-sd.html' title='Tak Punya Guru, Ratusan Siswa SD Terlantar'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/S0fyFJR-50I/AAAAAAAAAXs/bEqqHO5EKfU/s72-c/sd-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-5714578462497729805</id><published>2009-11-10T00:14:00.000-08:00</published><updated>2009-11-10T00:20:33.192-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Cinta di Tengah Gejolak Revolusi 1965</title><content type='html'>Tahun 1965, sebuah masa yang dikenal sebagai "Vivere Pericoloso—Hidup Penuh Bahaya", yang membelokkan arah hidup bangsa Indonesia. Pemerintahan Sukarno membawa Indonesia ke tengah ketidakpastian. Dalam kondisi ekonomi Indonesia yang lemah, Presiden menghabiskan uang untuk membangun monumen-monumen megah, seraya menyulut api kebencian terhadap Barat dan mengobarkan semangat konfrontasi dengan negara tetangga: Ganyang Malaysia! Inggris kita linggis, Amerika kita setrika!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, di Jakarta yang penuh gejolak, tempat intrik politik bergolak dan bahaya senantiasa terendus—seperti bau rokok kretek—terjebak Guy Hamilton, seorang wartawan Barat, Billy Kwan, juru kamera bertubuh kate keturunan Cina-Australia, dan Jill Bryant, perempuan Inggris yang sama-sama mereka cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sebuah drama penuh liku tentang revolusi, cinta segi tiga, kesetiaan, dan pengkhianatan. Selain itu, novel ini membeberkan berbagai peristiwa politik sepanjang tahun penuh pergolakan sampai hari-hari terakhir kekuasaan Presiden Sukarno setelah digulingkan oleh kudeta militer Jenderal Soeharto menyusul Gerakan 30 September.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lewat 40 tahun, ingatan tentang rangkaian tragedi 1965—ketika ratusan ribu rakyat sipil yang dituduh komunis dibantai menyusul pembunuhan para jenderal di Jakarta—mulai luntur bagi banyak orang. Koch, novelis dan wartawan kawakan Australia, menghidupkan kembali peristiwa itu dengan detail mencekam dalam novel yang dilarang beredar di Indonesia oleh rezim Ode Baru sejak 1978 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedemikian menariknya novel ini sehingga diangkat ke layar perak pada 1982 dengan dibintangi para aktor terkemuka Hollywood: Mel Gibson, Sigourney Weaver, dan Linda Hunt. Seperti novelnya, filmnya pun dilarang diputar di Indonesia walaupun mendapat sambutan hangat di seluruh dunia. Tak pelak, novel ini sungguh layak dibaca oleh khalayak luas untuk lebih memahami sejarah kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DATA BUKU&lt;br /&gt;Judul buku: THE YEAR OF LIVING DANGEROUSLY, Cinta di Tengah Gejolak Revolusi 1965&lt;br /&gt;Penulis: Christopher Koch&lt;br /&gt;Penerbit: Serambi&lt;br /&gt;Tebal: 496 halaman&lt;br /&gt;Cetakan: I, September 2009&lt;br /&gt;Harga: Rp 49.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUJIAN:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Novel terbaik tentang Indonesia."—www. amazon.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karya fiksi yang disajikan dengan matang dan bernas, dipersiapkan dengan baik dan dituliskan dengan indah."—Larry McMurtry, penulis pemenang Pulitzer Prize dan Academy Award&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penting dibaca generasi masa kini …"—The Jakarta Post&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Novel yang indah."—The Sidney Morning Herald&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cerdas, menyentuh, meyakinkan …" —Anthony Burgess, penulis novel kontroversial A Clockwork Orange&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-5714578462497729805?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/5714578462497729805/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/11/cinta-di-tengah-gejolak-revolusi-1965.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5714578462497729805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5714578462497729805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/11/cinta-di-tengah-gejolak-revolusi-1965.html' title='Cinta di Tengah Gejolak Revolusi 1965'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-8773222478864779004</id><published>2009-11-03T22:59:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T23:03:29.440-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Bila Air Tak Lagi Mengalir Sampai Jauh</title><content type='html'>Byline: dedy kurniawan --- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SvEmqRT2Z0I/AAAAAAAAAXI/vmS2DyX3EZI/s1600-h/SANTRI+ANGKAT+AIR-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SvEmqRT2Z0I/AAAAAAAAAXI/vmS2DyX3EZI/s200/SANTRI+ANGKAT+AIR-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400139935836956482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dengus nafas Ahmadi Razak terdengar berkejaran. Dengan wajah bersimbah peluh, bocah berumur 13 tahun itu terlihat berupaya mengejar sembilan rekannya yang berjalan beriring di depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesekali langkah Ahmadi terlihat sempoyongan, namun santri Pondok Pesantren Hidayatullah di Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana ini tak mau menyerah. Sambil memanggul jerigen ukuran 20 liter berisi air bersih, Ahmadi makin mempercepat langkahnya melewati jalan tanah yang sedikit menanjak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir sejam kemudian, Ahmadi dan rekan-rekannya tiba di halaman Ponpes Hidayatullah tempatnya menimba ilmu. Jerigen-jerigen berisi air bersih itu kemudian diletakkan di pojok salah satu ruangan yang difungsikan sebagai dapur sekaligus ruang makan bagi santri laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurat kelelahan terpancar jelas dari wajah Ahmadi. Sambil mengipas-ngipaskan kopiah yang tadi dikenakannya, Ahmadi bercerita bahwa kegiatan mengambil air bersih tersebut sudah dilakoninya sejak sebulan terakhir.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SvEm6xJ9F3I/AAAAAAAAAXQ/HDDT1p6WqAk/s1600-h/SANTRI+ANGKAT+AIR-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SvEm6xJ9F3I/AAAAAAAAAXQ/HDDT1p6WqAk/s200/SANTRI+ANGKAT+AIR-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400140219263293298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Cape om, tapi kami senang melakukannya," kata Ahmadi yang matanya kemudian berbinar saat disodori segelas air minum kemasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengasuh Ponpes Hidayatullah, Kholid mengatakan, musim panas yang terjadi hampir setahun terakhir membuat ia dan para santrinya yang seluruhnya berjumlah 60 orang, terpaksa harus berjalan sejauh satu kilometer untuk mendapatkan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dulu kami punya sumur tapi sejak dua bulan lalu airnya sudah mengering. Masalahnya lagi, jaringan air PDAM Bombana tak bisa mengalir ke sini karena letak Ponpes yang kebetulan berada di daerah berbukit. Terpaksa setiap hari kami harus jalan kaki menuruni bukit untuk mencari air," kata Kholid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pria paruh baya ini, pihaknya sebenarnya sudah dua kali mencoba membuat sumur bor. Namun gagal karena peralatan yang digunakan tak mampu menembus batuan cadas yang terpendam di sekitar bukit tersebut.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SvEnEwSsvDI/AAAAAAAAAXY/kg4O-0I8yl8/s1600-h/SANTRI+ANGKAT+AIR-4.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SvEnEwSsvDI/AAAAAAAAAXY/kg4O-0I8yl8/s200/SANTRI+ANGKAT+AIR-4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400140390830226482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Permintaan bantuan kepada pemerintah setempat juga sudah berulang kali dilayangkan Kholid, namun hingga kini belum juga terealisir kecuali janji yang berulang kali didengarnya langsung dari pejabat pemerintah yang ditemuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secercah harapan muncul saat PT Panca Logam Makmur, salah satu investor tambang emas di Kabupaten Bombana, menawarkan jasa untuk membangun sumur bor di Ponpes tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajer Humas PT Panca Logam Makmur, Maman Resman mengatakan, selain bentuk dari kepedulian sosial, niatan untuk membangun sumur bor di Ponpes Hidayatullah tersebut merupakan bagian dari program Company Social Responsibility (CSR) perusahaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Paling tidak kami berharap pembangunan sumur bor ini bisa membantu kelancaran pendidikan di Ponpes Hidayatullah ini," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak Panca Logam Makmur sendiri, kata Maman, sudah menurunkan tim tekniknya untuk menentukan lokasi pembuatan sumur bor di sekitar Ponpes Hidayatullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kholid sendiri berharap, janji PT Panca Logam Makmur tersebut bisa segera diwujudkan, sehingga syair "....air mengalir sampai jauh..." dari lagu Bengawan Solo milik Gesang bisa didendangkan di Ponpes ini dan Ahmadi pun tak lagi turun naik bukit memanggul jerigen.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-8773222478864779004?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/8773222478864779004/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/11/bila-air-tak-lagi-mengalir-sampai-jauh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8773222478864779004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8773222478864779004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/11/bila-air-tak-lagi-mengalir-sampai-jauh.html' title='Bila Air Tak Lagi Mengalir Sampai Jauh'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SvEmqRT2Z0I/AAAAAAAAAXI/vmS2DyX3EZI/s72-c/SANTRI+ANGKAT+AIR-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-8903385264280436572</id><published>2009-11-03T22:54:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T22:58:53.482-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Ratusan Hektar Sawah di Bombana Kekeringan</title><content type='html'>Byline : dedy kurniawan --- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SvElqYaf5-I/AAAAAAAAAW4/H8HpjjHn84s/s1600-h/SAWAH+KERING-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SvElqYaf5-I/AAAAAAAAAW4/H8HpjjHn84s/s200/SAWAH+KERING-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400138838232262626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Musim panas yang terjadi sejak tujuh bulan terakhir membuat ratusan hektar sawah di Kabupaten Bombana mengalami kekeringan. Tidak tanggung-tanggung, total luas areal persawahan yang kekeringan dan tak bisa ditanami mencapai 992 hektar. Kondisi tersebut diperparah dengan tak berfungsinya sistem irigasi yang dibangun pemerintah daerah setempat. Celakanya lagi, sembilan unit mesin pompa yang dipasang Dinas Pertanian Bombana di sejumlah areal persawahan, tak sanggup menarik air untuk mengairi sawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasan, seorang petani di Kecamatan Rarowatu Utara menceritakan, sejatinya kekeringan tersebut sudah terjadi sejak setahun yang lalu. Namun, dampaknya mulai dirasakan para petani tujuh bulan terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tahun lalu meski musim panas terjadi tapi kami masih bisa menanam dan memanen jagung, ubi serta tanaman jangka pendek lainnya. Tapi sejak tujuh bulah terakhir hingga sekarang, jangankan padi, jagung dan ubi saja tidak bisa tumbuh," kata Hasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hasan, tak jauh dari areal persawahannya, terdapat dua unit mesin pompa air yang dipasang Dinas Pertanian Bombana. Hanya saja sejak dipasang dua bulan lalu, hingga kini kedua unit mesin pompa tersebut tak sanggup menarik dan mengalirkan air ke persawahan petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petani lainnya, Muhammad Syarif, menceritakan, ia dibantu dua orang anaknya sudah berupaya menggali sumur. Namun meski sudah menggali hingga kedalaman 10 meter, air yang dicari tak juga berhasil ditemukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau sumur yang saya gali mengeluarkan air paling tidak sawah saya masih bisa ditanami tanaman jangka pendek," ujar Syarif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik Hasan maun Syarif mengatakan, dulunya air yang mengairi areal persawahannya begitu melimpah. Namun sejak maraknya aktifitas penambangan emas ilegal setahun terakhir, sungai Langkea yang merupakan sumber utama pengairan sawah mereka mengering.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SvEl7Ih8ZZI/AAAAAAAAAXA/7LJecMy5oUs/s1600-h/SAWAH+KERING-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SvEl7Ih8ZZI/AAAAAAAAAXA/7LJecMy5oUs/s320/SAWAH+KERING-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400139126026298770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Sirajuddin mengatakan, mengeringnya sungai dan saluan irigasi yang mengairi sawah penduduk akibat parahnya kerusakan yang terjadi di sejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS) akibat aktifitas penambangan emas ilegal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Para penambang ilegal menambang emas dengan cara merusak DAS. Akibatnya, sungai rusak dan airnya tak lagi mengalir ke persawahan penduduk," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinas Pertanian sendiri, kata Sirajuddin, sudah berupaya membantu petani. Namun, sembilan unit mesin pompa yang mereka pasang tak berhasil menarik dan mengalirkan air ke areal persawahan penduduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain 992 hektar sawah penduduk yang sudah dinyatakan puso akibat kekeringan, kurang lebih 4 ribu hektar sawah yang berada di sekitar kawasan Lantari Jaya dan Poleang juga terancam mengalami kekeringan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-8903385264280436572?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/8903385264280436572/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/11/ratusan-hektar-sawah-di-bombana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8903385264280436572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8903385264280436572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/11/ratusan-hektar-sawah-di-bombana.html' title='Ratusan Hektar Sawah di Bombana Kekeringan'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SvElqYaf5-I/AAAAAAAAAW4/H8HpjjHn84s/s72-c/SAWAH+KERING-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-8999895432197224207</id><published>2009-10-23T21:05:00.000-07:00</published><updated>2009-10-23T21:12:45.578-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Brutal, Polisi Tangkap dan Pukuli Pengunjuk Rasa</title><content type='html'>By Line: dedy kurniawan ---- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SuJ-eEcYAdI/AAAAAAAAAWo/2xGdb3HdY00/s1600-h/brutal+polisi-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SuJ-eEcYAdI/AAAAAAAAAWo/2xGdb3HdY00/s200/brutal+polisi-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396014358597206482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Unjuk rasa memprotes keharusan menyalakan lampu sepeda motor pada siang hari sesuai Undang-Undang Lalu Lintas yang baru berakhir brutal. Puluhan aparat kepolisian di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menangkap dan memukuli sejumlah pengunjuk rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentrokan tersebut berawal saat ratusan pengunjuk rasa yang sebagian besar adalah tukang ojek mendatangi kantor DPRD Kota Baubau. Dalam orasinya mereka memprotes aturan dari kepolisian yang mengharuskan pengendara sepeda motor menyalakan lampu pada siang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan pengunjuk rasa bertemu anggota dewan ternyata dihalangi aparat kepolisian. Massa yang jengkel kemudian melempari polisi dengan gelas plastik minuman kemasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan ini ternyata memicu kemarahan polisi. Seorang pengunjuk rasa yang sedang berorasi diseret, ditangkap dan dipukuli oleh aparat kepolisian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang pengunjuk rasa yang mencoba melindungi rekannya dari aksi anarkis polisi ikut dihajar dan diseret masuk ke dalam kantor DPRD Baubau. Bahkan seorang pengunjuk rasa dikeroyok oleh sejumlah polisi. Bukan hanya dipukul, pengunjuk rasa tersebut juga diinjak-injak oleh polisi.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SuJ-n1PBdfI/AAAAAAAAAWw/9_CbHoZPzzY/s1600-h/brutal+polisi-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SuJ-n1PBdfI/AAAAAAAAAWw/9_CbHoZPzzY/s200/brutal+polisi-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396014526313362930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tindakan anarkis polisi ini langsung mengundang kemarahan pengunjuk rasa. Mereka kemudian melempari aparat kepolisian dengan benda-benda keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kemarahan pengunjuk rasa. aparat kepolisian kemudian mundur masuk ke halaman kantor DPRD Baubau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khawatir massa akan semakin anarkis, polisi kemudian melepaskan tiga orang pengunjuk rasa yang sebelumnya mereka tangkap. Melihat rekannya dibebaskan, pengunjuk rasa kemudian membubarkan diri. Selain wajah ketiga pengunjuk rasa tersebut babak belur, salah seorang pengunjuk rasa terluka di bagian telinganya akibat aksi pengeroyokan yang dilakukan polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait tindakan anarkis yang dilakukan aparat Polres Kota Baubau, pengunjuk rasa yang dibantu Lembaga Bantuan Hukum Kota Baubau akan melaporkan kasus tersebut ke divisi Propam Polda Sulawesi Tenggara.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-8999895432197224207?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/8999895432197224207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/10/brutal-polisi-tangkap-dan-pukuli.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8999895432197224207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8999895432197224207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/10/brutal-polisi-tangkap-dan-pukuli.html' title='Brutal, Polisi Tangkap dan Pukuli Pengunjuk Rasa'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SuJ-eEcYAdI/AAAAAAAAAWo/2xGdb3HdY00/s72-c/brutal+polisi-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-1958376309072021530</id><published>2009-10-12T08:31:00.000-07:00</published><updated>2009-10-12T08:36:28.164-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Ratusan Pedagang vs Satpol PP Bentrok</title><content type='html'>By Line: dedy kurniawan ---- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/StNMaKgSxnI/AAAAAAAAAWY/gAGdk-x_McY/s1600-h/ARIF+BENTROK.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/StNMaKgSxnI/AAAAAAAAAWY/gAGdk-x_McY/s200/ARIF+BENTROK.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5391737191272728178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ratusan pedagang dan Satuan Polisi Pamong Praja siang tadi terlibat bentrok di depan Pasar Sentral Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Bentrokan dipicu tindakan Pemerintah Kota Kendari, yang hendak menggusur para pedagang dan mengubah pasar tersebut menjadi mall dan kawasan pertokoan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana tegang sudah terlihat saat ratusan polisi pamong praja tiba di depan Pasar Sentral Kendari. Melihat kedatangan aparat, ratusan pedagang yang sejak pagi sudah berjaga-jaga langsung berdiri menghadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pedagang menyatakan akan melakukan perlawanan jika aksi penggusuran tetap dipaksakan. Sempat terjadi debat antara pedagang dan polisi pamong praja. Bentrokan akhirnya pecah saat kedua belah pihak tak ada yang mau mengalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barisan polisi pamong praja yang mencoba mendekati bangunan pasar dihujani batu oleh para pedagang. Tak hanya itu, sejumlah pedagang yang sudah terlanjur emosi nekat menyerang aparat menggunakan balok kayu. Bahkan ada salah seorang pedagang yang sempat menghunus sebilah senjata tajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aparat polisi pamong praja tak mau kalah. Mereka juga balas melemparkan batu ke arah massa pedagang. Salah seorang pedagang yang naas malah sempat ditangkap dan diseret oleh polisi pamong praja.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/StNMziwEk-I/AAAAAAAAAWg/Qp4C6wrMsWI/s1600-h/SERET+PASAR.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/StNMziwEk-I/AAAAAAAAAWg/Qp4C6wrMsWI/s200/SERET+PASAR.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5391737627278087138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Namun mendapat perlawanan keras dari massa pedagang, aparat polisi pamong praja akhirnya mundur. Ratusan pedagang sempat berusaha mengejar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana mulai sedikit tenang saat aparat Polresta Kendari tiba di lokasi kejadian dan langsung membuat barikade yang memisahkan antara massa pedagang dan polisi pamong praja. Kapolresta Kendari, AKBP Erfan Prasetyo meminta kedua belah pihak untuk menahan diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentrokan tersebut dipicu rencana Pemerintah Kota Kendari yang berniat merehabilitasi dan mengubah bangunan pasar menjadi semacam pusat perbelanjaan atau mall.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah muncul karena lahan yang disediakan untuk merelokasi para pedagang berstatus tanah sengketa dan kasusnya masih sedang disidangkan di Mahkamah Agung. Pemilik tanah yang sudah tiga kali dimenangkan pengadilan hingga tingkat kasasi, menolak lahannya dijadikan pasar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan semakin rumit karena Pemerintah Kota Kendari dianggap menyerobot lahan milik warga tersebut untuk dijadikan tempat penampungan para pedagang yang akan digusur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pedagang khawatir, jika mereka digusur dan menempati lokasi baru yang merupakan tanah sengketa tersebut, mereka akan terlibat konflik dengan warga pemilik tanah. Hal inilah yang menjadi alasan penolakan pedagang untuk digusur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celakanya lagi, Pemerintah Kota Kendari dianggap tak memperdulikan aspirasi pedagang dan pemilik lahan. Terbukti sudah beberapa kali para pedagang dan pemilik lahan termasuk pihak legislatif mengundang Pemerintah Kota Kendari untuk berdialog namun pihak Wali Kota Kendari tak pernah hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam peristiwa bentrokan itu, dua orang pedagang dan dua petugas polisi pamong praja mengalami luka akibat terkena lemparan batu. Selain itu, seorang kameramen salah satu tv swasta nasional juga mengalami luka parah terkena lemparan batu di kepalanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-1958376309072021530?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/1958376309072021530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/10/ratusan-pedagang-vs-satpol-pp-bentrok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1958376309072021530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1958376309072021530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/10/ratusan-pedagang-vs-satpol-pp-bentrok.html' title='Ratusan Pedagang vs Satpol PP Bentrok'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/StNMaKgSxnI/AAAAAAAAAWY/gAGdk-x_McY/s72-c/ARIF+BENTROK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-7484258628635665968</id><published>2009-10-09T23:37:00.000-07:00</published><updated>2009-10-09T23:42:12.668-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Dua Warga Bangladesh Dideportase</title><content type='html'>By Line: dedy kurniawan --- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/StAskgyGQQI/AAAAAAAAAWQ/mNtCOjDlGfE/s1600-h/BANGLADES+3+002_0001.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/StAskgyGQQI/AAAAAAAAAWQ/mNtCOjDlGfE/s320/BANGLADES+3+002_0001.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390857759749456130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pasca penggerebekan dua gembong teroris oleh polisi di Tangerang kemarin, aparat kepolisian di daerah makin memperketat pengawasan terhadap orang-orang asing di Indonesia. Siang tadi, dua dari tujuh warga Bangladesh di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara diminta oleh aparat kepolisian setempat segera meninggalkan daerah itu karena ketahuan tak memiliki dokumen keimigrasian yang lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara bergiliran, ketujuh warga Bangladesh yang seluruhnya sudah empat hari menginap di Masjid Agung Kolaka itu menjalani pemeriksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat polisi memeriksa Md.Helal Mahmud Chondury dan Mohammad Rafiqu Uddin, ketahuan bahwa kedua warga Bangladesh itu tak memiliki dokumen keimigrasian yang lengkap. Hasil identifikasi menyebutkan, visa kunjungan kedua warga negara Bangladesh itu sudah tak berlaku lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai pemeriksaan yang berlangsung tertutup, kedua warga Bangladesh itu kemudian difoto dan diambil sidik jarinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dikonfirmasi sesaat sebelum meninggalkan Mapolres Kolaka, kedua warga Bangladesh itu hanya mengatakan bahwa keberadaan mereka di Kabupaten Kolaka hanya untuk kegiatan berdakwah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-7484258628635665968?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/7484258628635665968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/10/dua-warga-bangladesh-dideportase.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7484258628635665968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7484258628635665968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/10/dua-warga-bangladesh-dideportase.html' title='Dua Warga Bangladesh Dideportase'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/StAskgyGQQI/AAAAAAAAAWQ/mNtCOjDlGfE/s72-c/BANGLADES+3+002_0001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-2542892527358613963</id><published>2009-08-26T01:08:00.001-07:00</published><updated>2009-08-26T01:13:01.056-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Anggota DPR Kendari Ogah Tandatangan Anti Korupsi</title><content type='html'>By Line : dedy kurniawan ---- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 15 dari 30 anggota DPR Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, yang baru dilantik kemarin, secara tegas menolak menandatangani kontrak politik berisi pernyataan siap melawan praktek korupsi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh-aneh alasan yang mereka kemukakan. Ada yang minta waktu mempelajari kontrak politik yang tebalnya hanya selembar kertas, ada juga yang mengaku harus koordinasi dan merapatkan dengan partainya. Tapi ada juga yang menolak tanda tangan karena merasa yakin tak bakal korupsi selama jadi anggota dewan.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SpTtz5xMbFI/AAAAAAAAAWA/x_6WCXtcrnQ/s1600-h/ANGGOTA+DEWAN+KACAU.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 54px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SpTtz5xMbFI/AAAAAAAAAWA/x_6WCXtcrnQ/s200/ANGGOTA+DEWAN+KACAU.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374181731296111698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nah, alasan terakhir ini dikemukakan oleh Hamida Sudu, seorang anggota dewan dari Partai Hanura. Hamida juga secara tegas menolak poin dalam kontrak politik yang menyatakan seorang anggota dewan yang tersangkut kasus korupsi harus melepas jabatannya sebagai wakil rakyat.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SpTuBSPjqOI/AAAAAAAAAWI/B7-crVuGngg/s1600-h/DEWAN+KACAU.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SpTuBSPjqOI/AAAAAAAAAWI/B7-crVuGngg/s200/DEWAN+KACAU.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374181961204213986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Hamida Sudu, Anggota DPR Kendari dari Partai HANURA yang tolak tanda tangan anti korupsi)----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 30 anggota DPR Kota Kendari yang dilantik, komposisinya terdiri atas Partai Amanat Nasional mendapat 5 kursi, Partai Demokrat (4), Golkar (4), PKS (4), HANURA (4), PDIP (3), PBB (2), PPP (1), Gerindra (1), PBR (1) dan PPDI (1).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-2542892527358613963?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/2542892527358613963/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/08/anggota-dpr-kendari-ogah-tandatangan.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2542892527358613963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2542892527358613963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/08/anggota-dpr-kendari-ogah-tandatangan.html' title='Anggota DPR Kendari Ogah Tandatangan Anti Korupsi'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SpTtz5xMbFI/AAAAAAAAAWA/x_6WCXtcrnQ/s72-c/ANGGOTA+DEWAN+KACAU.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-1452631478025867038</id><published>2009-08-22T23:50:00.000-07:00</published><updated>2009-08-22T23:58:27.151-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Marah Ditilang, Anak Wali Kota Tantang Polisi</title><content type='html'>By Line: dedy kurniawan ---- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SpDoMaXzhyI/AAAAAAAAAV4/wMjAmnYw1w4/s1600-h/anak+walkot+sial.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SpDoMaXzhyI/AAAAAAAAAV4/wMjAmnYw1w4/s200/anak+walkot+sial.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373049655388243746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Marah karena  ditilang, anak Wali Kota Kendari nyaris berkelahi dengan seorang oknum polisi lalu lintas. Gara-garanya, mobil yang dikendarai anak Wali Kota Kendari menggunakan plat nomor bodong. Peristiwa tersebut akhirnya menjadi tontotan gratis ratusan warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andre, putra Wali Kota Kendari, Asrun, langsung murka. Sebagai anak orang nomor satu di Kendari, ia tak terima ditilang dan plat nomor mobil yang dikendarainya disita polisi. Andre menunjukkan sikap menantang. Tak hanya itu, Andre bahkan juga mengejek oknum polisi yang menilangnya dan menuduhnya gila urusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terima diejek seperti itu, Bripka Akbar, oknum polisi yang menilang balik membalas ejekan Andre. Namun ia kemudian ditenangkan oleh seorang rekannya sesama polisi dan sejumlah warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tak demikian halnya dengan Andre. Saat melihat sejumlah wartawan mewawancarai Bripka Akbar, anak Wali Kota Kendari ini datang mendekat dan kembali melontarkan ejekannya kepada polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya, peristiwa memprihatinkan ini terjadi pada sore hari tepat di depan sebuah pasar. Tak ayal, kejadian tersebut menjadi tontonan gratis ratusan warga yang berada di sekitar pasar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Suasana panas mulai mereda setelah dua orang kerabat Andre datang dan membawa anak Wali Kota Kendari ini pergi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian ini bermula saat Bripka Akbar melihat mobil yang dikendarai Andre menerobos traffic light saat sedang lampu merah. Ketika dikejar, mobil tersebut ternyata juga menggunakan plat nomor bodong. Saat diminta berhenti, Andre justru menolak dan terus melaju. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama rekannya, Bripka Akbar lalu mengejar mobil tersebut dan berhasil menghentikannya persis di depan pasar. Saat diperiksa, mobil yang aslinya berplat nomor DT 1 AS tersebut, menggunakan dua plat nomor bodong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain plat nomor bodong, polisi juga menyita mobil yang merupakan kendaraan dinas Wali Kota Kendari tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-1452631478025867038?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/1452631478025867038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/08/marah-ditilang-anak-wali-kota-tantang.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1452631478025867038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1452631478025867038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/08/marah-ditilang-anak-wali-kota-tantang.html' title='Marah Ditilang, Anak Wali Kota Tantang Polisi'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SpDoMaXzhyI/AAAAAAAAAV4/wMjAmnYw1w4/s72-c/anak+walkot+sial.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-2616366727805211020</id><published>2009-08-06T08:53:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T08:58:12.929-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Tujuh Warga Malaysia Ditangkap</title><content type='html'>By Line : dedy kurniawan ----- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Snr9c2TW2SI/AAAAAAAAAVg/5w3IyiVFdls/s1600-h/malaysia.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Snr9c2TW2SI/AAAAAAAAAVg/5w3IyiVFdls/s200/malaysia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366880578020235554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tujuh orang warga Malaysia ditangkap aparat kepolisian di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Dari hasil pemeriksaan, ke tujuh orang tersebut mengaku sedang melakukan misi dakwah. Namun saat digeledah, polisi menemukan sejumlah nomor telepon yang dua diantaranya atas nama Hambali dan Doktor Azhari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ditangkap, ke tujuh warga Malaysia yang seluruhnya mengenakan jubah dan sorban itu sedang melakukan aktifitas keagamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat setelah ditangkap ke tujuh warga malaysia langsung menjalani pemeriksaan secara marathon di ruang pemeriksaan Polres Konawe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pemeriksaan itu sendiri sedikit terhambat karena ke tujuh warga Malaysia itu tak seluruhnya mengerti dengan pertanyaan yang diajukan penyidik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sementara, ke tujuh warga malaysia itu dituduh melanggar undang-undang keimigrasian. Namun saat polisi menggeledah isi tas milik ke tujuh warga Malaysia itu, ditemukan sejumlah nomor telepon yang dua diantaranya diduga milik Hambali dan Doktor Azhari, dua tokoh teroris pelaku bom bali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-2616366727805211020?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/2616366727805211020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/08/tujuh-warga-malaysia-ditangkap.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2616366727805211020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2616366727805211020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/08/tujuh-warga-malaysia-ditangkap.html' title='Tujuh Warga Malaysia Ditangkap'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Snr9c2TW2SI/AAAAAAAAAVg/5w3IyiVFdls/s72-c/malaysia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-6243671459840976782</id><published>2009-08-03T01:59:00.000-07:00</published><updated>2009-08-03T02:05:47.132-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Ratusan Hektar Sawah Diserang Keong Emas</title><content type='html'>By Line: dedy kurniawan ------- &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SnaoGsNltdI/AAAAAAAAAU4/Fq0WkKoHzGo/s1600-h/keong-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SnaoGsNltdI/AAAAAAAAAU4/Fq0WkKoHzGo/s200/keong-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365660838959363538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan hektar sawah di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, rusak parah akibat diserang hama keong emas. Serangan keong emas itu muncul menyusul datangnya musim hujan dalam tiga pekan terakhir. Akibatnya, ratusan petani setempat merugi ratusan juta rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman padinya yang tak lama lagi panen rusak akibat diserang hama keong emas. Parahnya lagi, hama keong emas itu juga menyerang tanaman padi yang masih berusia muda. Untuk mengurangi kerugian, para petani terpaksa melakukan panen dini di sawahnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SnaoGm5KL3I/AAAAAAAAAUw/TPOTiHdPXxY/s1600-h/keong-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SnaoGm5KL3I/AAAAAAAAAUw/TPOTiHdPXxY/s200/keong-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365660837531496306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para petani mengatakan, hama keong emas sebenarnya sudah lebih empat tahun tak muncul di daerah itu. Belakangan, sejak musim hujan mengguyur wilayah itu dalam tiga pekan terakhir, hama keong emas kembali muncul dan merusak sawah petani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah daerah setempat diharapkan bisa segera turun tangan agar kerugian yang dialami para petani tidak semakin besar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-6243671459840976782?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/6243671459840976782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/08/ratusan-hektar-sawah-diserang-keong.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6243671459840976782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6243671459840976782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/08/ratusan-hektar-sawah-diserang-keong.html' title='Ratusan Hektar Sawah Diserang Keong Emas'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SnaoGsNltdI/AAAAAAAAAU4/Fq0WkKoHzGo/s72-c/keong-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-8118281119721871113</id><published>2009-07-28T02:06:00.002-07:00</published><updated>2009-07-28T02:29:43.026-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><title type='text'>Nasib Malang Penambang Emas Bombana</title><content type='html'>By Line : dedy kurniawan -----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sm7EvJzjSwI/AAAAAAAAAUo/UzpRtMb1RK8/s1600-h/dulang-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sm7EvJzjSwI/AAAAAAAAAUo/UzpRtMb1RK8/s320/dulang-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363440520609876738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ibarat pepatah sudah jatuh tertimpa tangga pula, seperti itulah nasib yang kini dialami ratusan penambang emas di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa tidak, jauh-jauh mereka datang dari luar Sulawesi Tenggara menggunakan pesawat atau kapal laut namun sesampainya di Bombana justru mereka dikejar-kejar tim penertiban bentukan Pemerintah Daerah setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celakanya lagi, para penambang emas yang hampir seluruhnya dipastikan tak mengantongi ijin resmi dari pemerintah itu, sudah membayar hingga jutaan rupiah kepada sejumlah orang yang secara ajaib tiba-tiba mengaku memiliki lahan hingga ratusan hektar di kawasan tambang emas seperti di Tahi Ite dan Wumbubangka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucunya, orang-orang yang mengaku pemilik lahan ini belakangan terungkap juga berstatus sebagai pendatang di daerah itu. Namun para penambang mengaku tak berdaya, sebab rata-rata orang-orang yang mengaku pemilik lahan itu memiliki sejumlah tukang pukul yang kerap menenteng golok atau parang kemana-mana.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sm7EuwPizvI/AAAAAAAAAUg/1ciLlUkm8_k/s1600-h/dulang-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sm7EuwPizvI/AAAAAAAAAUg/1ciLlUkm8_k/s320/dulang-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363440513747963634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya, tanah yang diklaim itu berada di kawasan konsesi milik perusahaan pertambangan yang telah mengantongi ijin resmi dari pemerintah berupa Kuasa Pertambangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran, selain merugi jutaan rupiah, banyak diantara penambang ini setiap hari resah karena dikejar-kejar tim penertiban tambang yang menganggap mereka adalah penambang liar. Jika tertangkap, tak hanya alat menambangnya disita. Tenda atau pondok tempat para penambang tinggal juga dibakar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-8118281119721871113?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/8118281119721871113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/07/nasib-malang-penambang-emas-bombana.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8118281119721871113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8118281119721871113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/07/nasib-malang-penambang-emas-bombana.html' title='Nasib Malang Penambang Emas Bombana'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sm7EvJzjSwI/AAAAAAAAAUo/UzpRtMb1RK8/s72-c/dulang-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-5839345590989410642</id><published>2009-07-15T23:22:00.000-07:00</published><updated>2009-07-15T23:26:07.554-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Artis Krisna Mukti Bebas dari Rutan Kendari</title><content type='html'>By Line : Dedy kurniawan ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sl7HmUTC-gI/AAAAAAAAAUY/weDzxZmLi4s/s1600-h/krisna-01.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sl7HmUTC-gI/AAAAAAAAAUY/weDzxZmLi4s/s320/krisna-01.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358940067715021314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendekam di sel Rumah Tahanan Kendari selama dua minggu, artis sinetron dan bintang iklan Krisna Mukti akhirnya bisa kembali menghirup udara bebas. Sore menjelang petang tadi, Krisna Mukti keluar dan meninggalkan Rutan Kendari &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didampingi kekasihnya, Christie Chasslam dan dua orang pengacaranya, Krisna Mukti meninggalkan Rutan Kendari sekitar pukul 15.30 wita. Sebelum naik ke mobil yang sudah menunggunya di halaman Rutan, kepada wartawan Krisna hanya mengatakan bahwa dirinya sangat gembira bisa bebas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya belum bisa berkomentar banyak. Yang jelas saya senang sekali bisa bebas,” kata Krisna di Kendari, Rabu (15/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Arman Mol, Jaksa Penuntut Umum kasus Krisna Mukti yang juga berada di Rutan, pembebasan bintang iklan sabun cuci itu dilakukan atas perintah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kendari yang menyidangkan kasus tersebut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Ini perintah majelis hakim, saya sebagai jaksa harus melaksanakannya,” kata Arman sambil berjalan masuk ke ruang administrasi Rutan Kendari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada sejumlah wartawan yang menemuinya di salah satu restoran di Kendari, Krisna Mukti mengakui dirinya sempat stres selama menghuni Rutan. “Untungnya saya ini actor jadi bisa kayak bunglon dan cepat menyesuaikan diri. Tapi terus terang sebagai manusia hari-hari pertama berada di sel tahanan saya sempat stress,” kata Krisna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait persidangan kasusnya, Krisna berharap bisa cepat selesai sehingga aktifitasnya sebagai artis bisa kembali normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Pengacara Krisna Mukti, Amir Faisal mengatakan, pembebasan terhadap kliennya itu merupakan perintah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kendari. Pihak majelis hakim mengganggap, Krisna Mukti mau bersikap kooperatif dan telah berjanji akan mematuhi berbagai syarat terkait pembebasannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Majelis hakim menganggap klien saya bisa dipercaya tidak melarikan diri atau mempersulit proses persidangan sehingga bisa ditangguhkan dari penahanan di Rutan,” kata Amir Faisal sambil memperlihatkan keputusan Pengadilan Negeri Kendari yang menangguhkan penahanan Krisna Mukti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, selama dua pekan, Krisna Mukti ditahan di Rutan Kendari, Sulawesi Tenggara karena diduga terlibat persengkongkolan dalam kasus penggelapan dana milik PT Lumbung Buana Selular cabang Kendari sebesar Rp. 365 juta yang dilakukan oleh Yoyon Rasmono Suryo yang siding perdananya sudah digelar tanggal 14 Juli 2009. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Yoyon sendiri sejak tahun lalu sudah divonis dan ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kendari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-5839345590989410642?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.tvone.co.id/arsip/view/18232/2009/07/16/krisna_mukti_menghirup_udara_bebas' title='Artis Krisna Mukti Bebas dari Rutan Kendari'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/5839345590989410642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/07/artis-krisna-mukti-bebas-dari-rutan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5839345590989410642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5839345590989410642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/07/artis-krisna-mukti-bebas-dari-rutan.html' title='Artis Krisna Mukti Bebas dari Rutan Kendari'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sl7HmUTC-gI/AAAAAAAAAUY/weDzxZmLi4s/s72-c/krisna-01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-5176676342133007611</id><published>2009-07-12T22:32:00.000-07:00</published><updated>2009-07-12T22:40:14.037-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Jejak Sejarah Pertambangan Sultra</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlrIVwug95I/AAAAAAAAAUA/aik3lyBQtyo/s1600-h/tambang+nikel-1.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 115px; height: 115px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlrIVwug95I/AAAAAAAAAUA/aik3lyBQtyo/s320/tambang+nikel-1.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357814982893434770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan Bombana. Ini membuktikan Sulawesi Tenggara memiliki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, tambang emas di Kabupaten Bombana, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan pemegang kuasa pertambangan (KP) untuk melakukan eksplorasi. &lt;br /&gt;. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jejak Sejarah Pertambangan Sultra&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, sejarah pertambangan nikel di Kabupaten Kolaka (sebagai mana diulas Harian Kompas) bermula pada tahun 1909 EC Abendanon, seorang ahli geolog asal Belanda, menemukan bijih nikel di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Eksplorasi bijih nikel sendiri baru dilaksanakan pada tahun 1934 oleh Oost Borneo Maatschappij (OBM) dan Bone Tole Maatschappij.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pengapalan pertama 150.000 ton hasil tambang itu dilakukan OBM empat tahun kemudian ke negara Jepang. Nikel dimanfaatkan sebagai penyalut karena tahan karat dan keras. Percampuran antara nikel dengan tembaga misalnya, digunakan untuk membuat sendok dan garpu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkembangan sejarah, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 1960 dan Undang-Undang (UU) Pertambangan Nomor 37 Tahun 1960, Pemerintah RI mengambilalih penambangan tersebut dan berdirilah PT Pertambangan Nikel Indonesia (PNI). Penambangan logam putih berlambang kimia Ni ini, kemudian terbukti memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional. Saat Sultra berupaya menjadi daerah otonom yang lepas dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), sumber daya alam Kabupaten Kolaka itu diyakini mampu menjadi sumber ekonomi untuk mengelola rumah tangga sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wilayah di jazirah tenggara Pulau Sulawesi itu kemudian ditetapkan menjadi provinsi baru, melalui UU No 13/1964. Dalam logo provinsi yang berhari jadi tanggal 27 April ini terdapat warna coklat sebagai lambang tanah yang mengandung nikel di Kabupaten Kolaka. Waktu terus bergulir. PT Per-tambangan Nikel Indonesia di-merger dengan enam perusahaan negara lainnya seperti PN Logam Mulia pada 5 Juli 1968 dan berubah menjadi PT Aneka Tambang. Areal kuasa pertambangan di Pomalaa ini-yang mencatatkan sahamnya di pasar modal pada tahun 1997-luasnya 8.314 hektar. Selain bijih nikel, perusahaan ini juga memproduksi feronikel atau feni yang merupakan paduan logam antara nikel dan besi (fero). &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlrIb9RCa0I/AAAAAAAAAUI/COFiDpk2sHM/s1600-h/tambang+nikel-3.jpeg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 106px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlrIb9RCa0I/AAAAAAAAAUI/COFiDpk2sHM/s320/tambang+nikel-3.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357815089338673986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2008 dihasilkan feronikel sekitar 10.000 ton nikel dan sekitar tiga juta wmt (wet metric ton) bijih nikel. Bijih nikel dipasarkan ke Je-pang dan Australia. Sedangkan feronikel dalam bentuk batangan logam atau ingot dijual ke negara Jerman, Inggris, Belgia, dan Jepang. Harga jualnya ber-dasarkan pada harga logam internasional yang mengacu pada London Metals Exchange (LME). Feronikel hasil penambangan perusahaan yang ber-kantor pusat di Jakarta ini, tahun lalu dihargai 3,73 dollar Amerika Serikat (AS) per pon. Sedangkan untuk bijih nikel tergantung pada tinggi rendah kadarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layaknya produk tambang yang memiliki nilai jual tinggi seperti minyak bumi dan emas, negara lalu mengklaim nikel sebagai miliknya. Tidak mengherankan bila hasil penjualan ke-kayaan daerah berlambang burung raksasa ini lebih menggembungkan pundi-pundi uang pemerintah pusat dibandingkan kas daerahnya sendiri. Usaha pertambangan dan penggalian berada di peringkat keempat dari sembilan lapangan usaha yang ada. Kontribusinya pada tahun 2000 sekitar Rp 163 milyar atau 8,66 persen dari seluruh kegiatan ekonomi senilai Rp 1,9 trilyun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun begitu, harus diakui, kehadiran badan usaha berusia 33 tahun ini menimbulkan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Dari kegiatan perusahaan ini di Pomalaa, setiap bulan kas daerah menerima pajak pemanfaatan air bawah tanah dan per-mukaan rata-rata Rp 30 juta. Jumlah kas juga bertambah dari perolehan pajak penerangan jalan sebesar Rp 100 juta per bulan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun memiliki bijih nikel berkualitas ekspor, bahan tambang ini tidak lantas menjadi usaha terbesar Kolaka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanian merupakan lapangan usaha terbesar masyarakat kabupaten di bagian barat Provinsi Sulawesi Tenggara ini. Sektor ini mampu menyerap 76.734 orang tenaga kerja. Total kegiatan ekonomi yang dihasilkan tahun 2000 besarnya Rp 765,2 milyar. Dari jumlah itu, separuhnya diperoleh dari kegiatan usaha di bidang perkebunan. Lahan perkebunan kabupaten yang terdiri dari pegunungan dan bukit yang memanjang dari utara ke selatan, terbanyak di-gunakan untuk areal tanaman kakao. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya harga jual kakao atau kokoa-sebutan lain untuk tanaman cokelat-tidak stabil. Setelah sempat mencapai harga Rp 28.000 per kilogram pada tahun 1998, harga kakao jatuh. Harga per kilogram tahun 1999 turun enam ribu rupiah. Setahun kemudian menjadi dua belas ribu rupiah per kilogram dan tahun 2001 hanya Rp 8.000. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlrIpmFktvI/AAAAAAAAAUQ/B5dJqZ67k_o/s1600-h/kakao-2.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 83px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlrIpmFktvI/AAAAAAAAAUQ/B5dJqZ67k_o/s320/kakao-2.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357815323634743026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penurunan ini ditengarai karena berkurangnya permintaan akan komoditas kakao, atau dikarenakan ulah para pedagang yang kebanyakan datang dari Makassar dan Surabaya untuk memperbanyak keuntungan. Mereka membeli langsung hasil kebun itu dari para petani.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-5176676342133007611?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/5176676342133007611/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/07/jejak-sejarah-pertambangan-sultra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5176676342133007611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5176676342133007611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/07/jejak-sejarah-pertambangan-sultra.html' title='Jejak Sejarah Pertambangan Sultra'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlrIVwug95I/AAAAAAAAAUA/aik3lyBQtyo/s72-c/tambang+nikel-1.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-4736699201262454478</id><published>2009-07-07T21:40:00.000-07:00</published><updated>2009-07-07T21:42:18.179-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Selamat Memilih Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlQjgaDE7tI/AAAAAAAAAT4/u2MxLwl2Asg/s1600-h/contreng+lagi.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 129px; height: 116px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlQjgaDE7tI/AAAAAAAAAT4/u2MxLwl2Asg/s320/contreng+lagi.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355944896505376466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, Rabu (8/7), Indonesia menggelar Pemilu Presiden yang diikuti tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, masing-masing Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto, Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dan Jusuf Kalla-Wiranto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilu presiden secara langsung pada 2009, merupakan pemilihan presiden langsung kedua yang digelar Indonesia, pasca reformasi pada 1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga pasangan kandidat akan memberikan suaranya bagi kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam lima tahun mendatang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di sekitar kediamannya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilu presiden 2009 diikuti 171.068.667 pemilih yang terdiri atas 169.558.775 orang tersebar di 33 provinsi di Indonesia dan 1.509.892 yang tersebar di 17 perwakilan RI di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan Pemilu Presiden 2009 digelar di tengah kisruh jumlah pemilih yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang hingga detik terakhir menjelang pemilihan pada 8 Juli 2009, masih terus dibenahi untuk mengakomodasi suara calon pemilih yang terabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait itu, Mahkamah Konstitusi mensahkan penggunaan Kartu Tanda Penduduk yang disertai kartu keluarga dan paspor bagi rakyat yang tidak tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap, untuk tetap menggunakan hak politiknya pada Pilpres 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilu Presiden 2009 digelar serentak mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Memilih Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-4736699201262454478?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/4736699201262454478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/07/selamat-memilih-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4736699201262454478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4736699201262454478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/07/selamat-memilih-indonesia.html' title='Selamat Memilih Indonesia'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlQjgaDE7tI/AAAAAAAAAT4/u2MxLwl2Asg/s72-c/contreng+lagi.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-7495293014208199955</id><published>2009-07-07T21:33:00.000-07:00</published><updated>2009-07-07T21:40:09.559-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Carut Marut Tambang Emas Bombana</title><content type='html'>By Line : dedy kurniawan ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlQiirb20_I/AAAAAAAAATw/EJoQFcf8bds/s1600-h/kerusakan+tambang+4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlQiirb20_I/AAAAAAAAATw/EJoQFcf8bds/s320/kerusakan+tambang+4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355943836020823026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pffuuff….Lelaki muda itu menghembuskan nafasnya panjang-panjang. Tak lama berselang, tangannya juga menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan langkah gontai, lelaki tersebut berbalik dan berjalan ke sebuah pondok tak jauh dari bangunan basecamp, lalu duduk di bale-bale yang menjadi alasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukman Aziz, Corporate Secretary PT. Panca Logam Makmur, perusahaan pemegang hak Kuasa Penambangan Emas di Kabupaten Bombana, nampak gundah. Pekerjaan menormalisasikan daerah aliran sungai (DAS) di sekitar kawasan lahan konsesi perusahaannya seluas 1.200 meter ternyata tak semudah yang ia perkirakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Awalnya kami menargetkan normalisasi DAS ini bisa diselesaikan paling lambat dua hingga tiga bulan. Faktanya, kami sudah melewati target,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain luasnya kawasan yang telah rusak akibat penambangan liar (illegal mining) yang mencapai lebih dari 60 persen dari total luas lahan konsesi milik PT Panca Logam Makmur, sejumlah penambang liar juga masih melakukan aktifitas mencari emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran, areal yang sudah dinormalisasi tak sampai seminggu kemudian sudah diporak-porandakan lagi oleh para penambang liar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini berakibat pada banyaknya sawah milik para petani di Kecamatan Rarowatu Utara yang rusak karena tidak terairi. Pasalnya, sungai Ububangka yang menjadi sumber utama pengairan sawah dan kebun mereka sudah rusak akibat aktifitas penambangan liar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mau bagaimana lagi pak. Bertani atau berkebun sama saja. Tidak ada sumber air yang bisa kami gunakan. Satu-satunya jalan supaya dapur kami tetap berasap dan anak-anak kami bisa terus bersekolah, ya, menjadi penambang liar seperti ini pak. Walau kami tahu ini dilarang pemerintah,” kata Abdul Madjid, seorang petani yang mengaku sejak dua bulan terakhir terpaksa banting stir menjadi penambang emas liar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan para penambang liar ini juga diakui Slamet Rigay, Ketua Tim Penertiban Tambang Emas Pemerintah Kabupaten Bombana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Slamet, pihaknya sudah berkali-kali melakukan penertiban mulai dengan cara yang halus seperti himbauan an sosialisasi bahkan hingga melakukan tindakan keras seperti pengusiran dan menyita alat-alat menambang yang digunakan para penambang liar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Namun hari ini kami usir, dua hari kemudian mereka masuk dan menambang lagi,” katanya kesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Slamet mengakui, meski telah dibantu aparat kepolisian dan TNI, upaya untuk menertibkan kawasan tambang di Kabupaten Bombana bukan perkara mudah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luasnya kawasan tambang emas yang harus diawasi ditambah lagi minimnya jumlah personil, merupakan kendala utama sulitnya melakukan penertiban. Belum lagi kalau bicara soal anggaran untuk membiayai operasi penertiban tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya, tak mudah untuk menggunakan dana yang tersimpan di kas daerah Pemerintah Kabupaten Bombana. Selain harus melalui prosedur birokrasi yang berbelit, juga harus dibekali persetujuan dari para wakil rakyat di parlemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendala yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Bombana ini rupanya dimanfaatkan betul oleh para penambang liar. Minimnya jumlah aparat yang menjaga pintu-pintu masuk ke lokasi tambang emas diakali oleh para penambang liar dengan memanfaatkan jalan-jalan tikus yang jumlahnya ribuan dan tersebar mulai dari Tahi Ite, Ububangka hingga SP 8.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Para penambang liar ini juga pintar pak. Mereka sengaja menambang di lokasi-lokasi yang sulit untuk kami jangkau,” kata seorang petugas polisi yang minta namanya tak ditulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Slamet Rigay tak menampik banyaknya isu yang menyebut keterlibatan sejumlah pejabat yang menjadi “backing” dari para penambang liar ini. Hanya saja, untuk membuktikannya sangat susah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Isu itu sudah lama kami dengar tapi hanya sebatas isu saja. Pembuktiannya sangat susah,” kata Slamet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar burung soal keterlibatan oknum pejabat yang menjadi backing dari aktifitas penambangan liar ini semakin mengemuka saat Tim Penertiban Tambang Emas Bombana yang terdiri atas Pemerintah Kabupaten Bombana, polisi dan TNI, memergoki dan menangkap sejumlah penambang liar di kawasan Ububangka sekitar awal bulan Juni lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tangan para penambang liar ini, disita sebanyak 11 mesin penyedot lumpur yang digunakan untuk menambang emas. Saat diinterogasi, para penambang ini mencatut nama sejumlah pejabat mulai dari level Pemerintah Kabupaten Bombana hingga nama pejabat di lingkungan Polda Sulawesi Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setali tiga uang, baik pihak PT Panca Logam Makmur hingga Pemerintah Kabupaten Bombana agaknya satu kata terkait catut-mencatut nama pejabat yang dilakukan para penambang liar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Menurut saya, cara-cara yang dilakukan para penambang liar dengan mencatut nama pejabat hanyalah sekedar taktik untuk menakut-nakuti tim penertiban agar tidak menangkap dan menyita mesin-mesin serta berbagai peralatan menambang mereka. Tapi nyatanya mereka tetap ditangkap dan mesin-mesinnya tetap disita,” kata Lukman yang mengaku salut dengan berbagai upaya Pemerintah Kabupaten Bombana, kepolisian serta TNI untuk menertibkan kawasan tambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan ribuan penambang liar ini di Kabupaten Bombana, seolah mengingatkan kita pada era tahun 1900-an saat eksodus ribuan bangsa Eropa ke Benua Amerika untuk mencari emas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya pengelolaannya yang tak jelas dan membabi-buta, perburuan emas pasca ditemukannya Benua Amerika oleh Colombus kala itu, banyak mengorbankan nyawa warga suku Indian selaku penduduk asli Benua Amerika.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-7495293014208199955?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/7495293014208199955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/07/carut-marut-tambang-emas-bombana.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7495293014208199955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7495293014208199955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/07/carut-marut-tambang-emas-bombana.html' title='Carut Marut Tambang Emas Bombana'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlQiirb20_I/AAAAAAAAATw/EJoQFcf8bds/s72-c/kerusakan+tambang+4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-4633023764679769270</id><published>2009-07-07T04:00:00.000-07:00</published><updated>2009-07-07T04:03:27.550-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Pramugari Telanjang di Air New Zealand</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlMraI1PQMI/AAAAAAAAATo/BNNO0xd1rU4/s1600-h/2834886907-pramugari-telanjang-di-air-new-zealand.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlMraI1PQMI/AAAAAAAAATo/BNNO0xd1rU4/s200/2834886907-pramugari-telanjang-di-air-new-zealand.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355672109921026242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebelum pesawat lepas landas, para penumpang biasanya disuguhi pertunjukan yang penting namun membosankan: peragaan prosedur keselamatan dari awak kabin.&lt;br /&gt;ADVERTISEMENT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, maskapai Air New Zealand dari Selandia Baru kini menemukan cara unik untuk membuat prosedur keselamatan menjadi peragaan yang menarik untuk ditonton: semua pemerannya tidak memakai baju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar tontonan lewat layar video itu tidak menjadi film porno, tubuh pemeran dicat menyerupai seragam pramugari, pramugara dan pilot Air New Zealand. Dengan demikian, tayangan itu membuat para penumpang penasaran yang otomatis membuat mereka menyimak prosedur mengenakan sabuk pengaman dan memakai masker saat tekanan udara di dalam kabin pesawat berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tayangan yang diperangkan pemeran yang cantik, sintal dan ganteng itu ternyata mendapat sambutan besar. Pada Jumat pekan lalu, 3 Juli 2009, jumlah pengunjung video prosedur keselamatan penumpang ala Air New Zealand itu sudah diklik 1,2 juta pengunjung di laman Youtube. Padahal video itu baru empat hari ditayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tayangan video berjudul "The Bare Essentials of Safety" itu tiga awak kabin dan seorang pilot memperagakan sejumlah prosedur keselamatan di pesawat dengan hanya mengenakan sepatu. Tubuh mereka rupanya sudah dicat sedemikian rupa sehingga menyerupai seragam. Bahkan, tubuh seorang pemeran pramugari dicat seolah-olah dia mengenakan selendang di bagian leher.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tayangan video berdurasi 3 menit 28 detik itu dibuat secara apik sehingga tidak memperlihat bagian vital para pemeran yang bisa menimbulkan kesan cabul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menurut sulit untuk membuat orang tersenyum dan video ini memberi peluang untuk menarik perhatian banyak orang," kata pimpinan pemasaran Air New Zealand, Steve Bayliss.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya, para pemeran ternyata bukan aktor atau model profesional, melainkan staf Air New Zealand. (AP)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-4633023764679769270?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/4633023764679769270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/07/pramugari-telanjang-di-air-new-zealand.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4633023764679769270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4633023764679769270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/07/pramugari-telanjang-di-air-new-zealand.html' title='Pramugari Telanjang di Air New Zealand'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlMraI1PQMI/AAAAAAAAATo/BNNO0xd1rU4/s72-c/2834886907-pramugari-telanjang-di-air-new-zealand.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-3060004334470713791</id><published>2009-07-06T20:46:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T20:49:31.474-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Pacar Krisna Mukti Datang Membesuk</title><content type='html'>By Line : dedy kurniawan --- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlLFlDX9FwI/AAAAAAAAATg/2Nk3Yveu844/s1600-h/PACAR+KRISNA.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlLFlDX9FwI/AAAAAAAAATg/2Nk3Yveu844/s200/PACAR+KRISNA.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355560147248551682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bintang iklan dan artis sinetron Krisna Mukti dalam waktu akan segera menjalani persidangan,  menyusul berkasnya yang telah dilimpahkan pihak kejaksaan ke pengadilan. Sementara itu, sore tadi, Krisna Mukti mendapat kunjungan tamu istimewa. Christie Chasslam, pacar Krisna Mukti, datang ke Rumah Tahanan Kendari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait pelimpahan kasusnya pengadilan, Pengacara Krisna Mukti, Adnan Assegaf, mengakui hal tersebut. Menurut dia, informasi soal berkas kliennya yang telah dilimpahkan ke pengadilan, baru ia ketahui saat dirinya hendak memasukkan permohonan pengalihan tahanan ke kejaksaan siang tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, pacar Krisna Mukti, Christie Chasslam yang tiba di Rumah Tahanan Kendari bersama tiga orang kerabatnya, mengaku sangat senang bisa bertemu dan melihat langsung keadaan Krisna Mukti selama menghuni salah sel di blok D Rutan Kendari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum meninggalkan Rutan, kepada para wartawan, Christie hanya berharap supaya kasus yang menimpa kekasihnya itu bisa secepatnya selesai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-3060004334470713791?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/3060004334470713791/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/07/pacar-krisna-mukti-datang-membesuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3060004334470713791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3060004334470713791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/07/pacar-krisna-mukti-datang-membesuk.html' title='Pacar Krisna Mukti Datang Membesuk'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SlLFlDX9FwI/AAAAAAAAATg/2Nk3Yveu844/s72-c/PACAR+KRISNA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-491389052865173385</id><published>2009-06-30T21:25:00.000-07:00</published><updated>2009-06-30T21:31:13.727-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Gelapkan Duit, Krisna Mukti Dibui</title><content type='html'>By Line: dedy kurniawan ---- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkrlqFLpG1I/AAAAAAAAATA/UX5klwqFZRI/s1600-h/krisna-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkrlqFLpG1I/AAAAAAAAATA/UX5klwqFZRI/s200/krisna-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353343618191530834" /&gt;&lt;/a&gt;Pembawa acara sekaligus Pesinetron, Krisna Mukti akhirnya harus menikmati pengapnya sel tahanan. Krisna Mukti ditahan jaksa penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara karena diduga kuat terlibat kasus penggelapan uang sebesar 365 juta rupiah. Krisna ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih sembilan jam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pemeriksaan terhadap Krisna Mukti sendiri berlangsung sejak pukul 08.00 wita di ruang Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara. Setelah sembilan jam diperiksa, sekitar pukul 16.30 wita, Krisna Mukti dengan pengawalan polisi, langsung dibawa jaksa penyidik ke Rumah Tahanan Punggolaka Kendari.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Skrl3SkPzXI/AAAAAAAAATI/BEh8_gMCwlI/s1600-h/krisna-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Skrl3SkPzXI/AAAAAAAAATI/BEh8_gMCwlI/s200/krisna-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353343845122690418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di Rutan Punggolaka, Krisna yang menolak menjawab pertanyaan wartawan bergegas masuk ke ruang administrasi untuk menjalani registrasi sebagai penghuni baru di rumah tahanan kelas 2 tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait penahanan tersebut, Pengacara Krisna Mukti, Adnan Assegaf mengaku sangat keberatan dan kecewa dengan sikap kejaksaan. Menurutnya, kliennya telah dijebak oleh jaksa penyidik.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkrmGB3qyII/AAAAAAAAATQ/WdXlMeHOjVg/s1600-h/krisna-4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkrmGB3qyII/AAAAAAAAATQ/WdXlMeHOjVg/s200/krisna-4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353344098338785410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaksa penyidik menyatakan, Krisna Mukti ditahan karena dari hasil pemeriksaan, bintang iklan sabun Sunlight tersebut diduga kuat terlibat dalam kasus penggelapan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisna Mukti menjadi tersangka kasus penggelapan uang. Namanya ikut disebut dalam kasus penggelapan uang yang dilakukan seorang pria bernama Yoyon, yang sejak lima bulan lalu telah divonis dan mendekam di sel Lembaga Pemasyarakatan Kendari.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkrmSlT8yyI/AAAAAAAAATY/ZTkCfzVrAFk/s1600-h/krisna-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkrmSlT8yyI/AAAAAAAAATY/ZTkCfzVrAFk/s200/krisna-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353344314011077410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian bermula saat Yoyon berkenalan dengan Krisna dan kemudian terlibat kerja sama dalam sebuah acara, yaitu Krisna sebagai pembawa acara dan tampil bernyanyi di acara Yoyon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan, Krisna dituduh menerima aliran dana yang digelapkan Yoyon. Hasil penyidikan polisi, aliran dana ini masuk ke dalam rekening pribadi Krisna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-491389052865173385?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/491389052865173385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/gelapkan-duit-krisna-mukti-dibui.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/491389052865173385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/491389052865173385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/gelapkan-duit-krisna-mukti-dibui.html' title='Gelapkan Duit, Krisna Mukti Dibui'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkrlqFLpG1I/AAAAAAAAATA/UX5klwqFZRI/s72-c/krisna-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-4547154816863008301</id><published>2009-06-29T22:20:00.000-07:00</published><updated>2009-06-29T22:24:47.733-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>2010, Listrik Indonesia Tak Pakai Diesel</title><content type='html'>By Line: dedy kurniawan --- &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Skmg8HatebI/AAAAAAAAASw/bTcXJ47M4U8/s1600-h/kalla+baru-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Skmg8HatebI/AAAAAAAAASw/bTcXJ47M4U8/s200/kalla+baru-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352986586750220722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, mulai tahun depan system kelistrikan di &lt;br /&gt;Indonesia akan beralih menggunakan batubara, tenaga matahari dan geothermal sebagai tenaga utama pembangkit listrik. Hal tersebut dinyatakan Kalla dalam kunjungan kerjanya di Kendari, Sulawesi Tenggara, siang tadi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menurut Wakil Presiden, pengalihan tersebut merupakan jawaban atas krisis tenaga listrik yang dialami indonesia dalam sepuluh tahun terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Presiden mengatakan, penggunaan mesin diesel yang selama ini menjadi andalan utama sebagai penyuplai tenaga listrik telah menyedot anggaran pemerintah yang sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang tahun 2008, kata Kalla, subsidi yang diberikan Pemerintah Indonesia dari dana Anggaran Pembangunan dan Belanja Nasional (APBN) untuk membiayai sektor kelistrikan di Indonesia mencapai kurang lebih 90 triliun rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkmhdMZwpaI/AAAAAAAAAS4/ineeXgNRLmg/s1600-h/kalla+baru-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkmhdMZwpaI/AAAAAAAAAS4/ineeXgNRLmg/s200/kalla+baru-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352987155024094626" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam penjelasannya tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga sempat mengkritik kinerja sejumlah pihak di kabinet persatuan yang dianggapnya lambat mengambil keputusan terkait penanganan krisis listrik di Indonesia. Hanya saja, Kalla tak menyebut siapa pihak yang ia maksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain soal kelistrikan, Jusuf Kalla juga sempat menjelaskan berbagai kebijakan Pemerintah Indonesia terkait pengelolaan rotan dan sektor pertambangan, termasuk optimalisasi penggunaan aspal Buton sebagai bahan baku utama pembangunan jalan di Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-4547154816863008301?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/4547154816863008301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/2010-listrik-indonesia-tak-pakai-diesel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4547154816863008301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4547154816863008301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/2010-listrik-indonesia-tak-pakai-diesel.html' title='2010, Listrik Indonesia Tak Pakai Diesel'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Skmg8HatebI/AAAAAAAAASw/bTcXJ47M4U8/s72-c/kalla+baru-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-2893624488525030791</id><published>2009-06-27T22:46:00.000-07:00</published><updated>2009-06-27T22:53:52.950-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Belajar Dari Ahmadinejad…</title><content type='html'>By Line: Jusuf Kalla ---- &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkcE0L6orMI/AAAAAAAAASg/NwyOhjFcS8I/s1600-h/ahmadinejad.htm"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 143px; height: 90px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkcE0L6orMI/AAAAAAAAASg/NwyOhjFcS8I/s200/ahmadinejad.htm" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352251976751557826" /&gt;&lt;/a&gt;Mahmod Ahmadinejad adalah seorang pemimpin yang tidak hanya dicintai oleh rakyat Iran, namun oleh seluruh dunia. Beliau adalah jawaban dari kebuntuan negara Timur Tengah dalam menghadapi kecongkakan Israel. Saya ingat betul, bagaimana ketika Ahmadinejad berkjunjung ke Indonesia pada tahun 2006 silam, ribuan rakyat Indonesia mengeluk elukan dia. Seolah olah dia adalah Presiden Indonesia itu sendiri. Ini bukan cemburu terhadap Mahmod Ahmadinejad, tapi saya banyak belajar dari dia, tentang kesederhanaan dan keikhlasan dalam memimpin.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkcFK1PtkdI/AAAAAAAAASo/-soZxCLogEQ/s1600-h/Kalla.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 82px; height: 116px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkcFK1PtkdI/AAAAAAAAASo/-soZxCLogEQ/s200/Kalla.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352252365802934738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa hal saya dan Ahmadinejad punya banyak kesamaan, kami sama-sama pejabat Rendah karena baik saya dengan dia bertubuh pendek namun lincah dalam bergerak. Sama-sama pejabat karir, kalau dia memulai karirnya dari pasukan garda Revolusi, menjadi dosen, menjadi walikota kemudian menjadi Presiden. Maka saya memulai karir saya dari Manager, Direktur Utama, Komisaris perusahaan Kalla Group, Menteri, Menko, Wakil Presiden dan Insya Allah Presiden. Kami sama-sama juga tidak suka hal-hak yang bersifat protokuler yang kadang memisahkan pemimpin dari rakyatnya. Dan mungkin yang jarang anda ketahui bahwa kami sama sama pejabat negara yang juga menjadi blogger. Bedanya dia jarang update blognya saya jarang balas komentar, tapi saya rasa anda semua maklum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini untuk kedua kalinya Ahmadinejad terpilih kembali menjadi Presiden Iran untuk kedua kalinya. Ini adalah bukti bahwa rakyat Iran membutuhkan type kepemimpinan yang bertekad untuk membuat bangsanya menjadi mandiri, tidak bergantung dengan bangsa lain, dan menjadikan dia bangsa yang bermartabat. Berani berkata tidak terhadap segala intervensi asing. Untuk itulah kita harus banyak belajar dari Ahmadinejad, seorang pemimpin yang sederhana, berkarakter kuat dan tidak perlu citra. Berani mengambil keputusan yang tidak populis demi kepentingan bangsanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-2893624488525030791?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.jkwiranto.com' title='Belajar Dari Ahmadinejad…'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/2893624488525030791/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/belajar-dari-ahmadinejad.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2893624488525030791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2893624488525030791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/belajar-dari-ahmadinejad.html' title='Belajar Dari Ahmadinejad…'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkcE0L6orMI/AAAAAAAAASg/NwyOhjFcS8I/s72-c/ahmadinejad.htm' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-7355364345042342923</id><published>2009-06-27T22:32:00.000-07:00</published><updated>2009-06-27T22:34:03.855-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Surat Suara Pilpres Rusak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkcAumc6FqI/AAAAAAAAASY/dNZhdogCMic/s1600-h/surat+suara+rusak-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkcAumc6FqI/AAAAAAAAASY/dNZhdogCMic/s200/surat+suara+rusak-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352247482748901026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Puluhan lembar surat suara untuk pemilu presiden di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, ditemukan dalam keadaan rusak. Kondisi ini membuktikan pengadaan logistik surat suara pada pemilu presiden tak jauh berbeda saat pemilu legislatif digelar bulan April lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uniknya lagi, rata-rata kerusakan pada puluhan lembar surat suara tersebut berada persis di bawah atau di atas foto pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Mega – Prabowo.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-7355364345042342923?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/7355364345042342923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/surat-suara-pilpres-rusak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7355364345042342923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7355364345042342923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/surat-suara-pilpres-rusak.html' title='Surat Suara Pilpres Rusak'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SkcAumc6FqI/AAAAAAAAASY/dNZhdogCMic/s72-c/surat+suara+rusak-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-6230194925465109819</id><published>2009-06-27T02:10:00.000-07:00</published><updated>2009-06-27T02:16:04.109-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Geger Video Porno Pelajar Kolaka</title><content type='html'>Dalam dua hari terakhir, warga di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara,  dibuat geger dengan tersebarnya sebuah rekaman video amatir dua pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah dan tengah berbuat mesum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar mesum dua pelajar ini diduga direkam menggunakan kamera ponsel. Dalam rekaman berdurasi sekitar 6 menit itu nampak dua orang pelajar berlainan jenis tengah berhubungan intim layaknya pasangan suami istri di sebuah kamar.&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-58d17b5a92e9131d" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v21.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3D58d17b5a92e9131d%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D424437CDEFA67C6EE4BDA3A944AFBD66499335B0.27AB8E6552E5E7F6D2E9DB4B0604CEAB736F071B%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D58d17b5a92e9131d%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DCuen_w69ryWVN_1VRka_p2UG8w4&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v21.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3D58d17b5a92e9131d%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D424437CDEFA67C6EE4BDA3A944AFBD66499335B0.27AB8E6552E5E7F6D2E9DB4B0604CEAB736F071B%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D58d17b5a92e9131d%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DCuen_w69ryWVN_1VRka_p2UG8w4&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-6230194925465109819?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=58d17b5a92e9131d&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/6230194925465109819/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/geger-video-porno-pelajar-kolaka.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6230194925465109819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6230194925465109819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/geger-video-porno-pelajar-kolaka.html' title='Geger Video Porno Pelajar Kolaka'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-3773629732979747138</id><published>2009-06-15T19:32:00.000-07:00</published><updated>2009-06-15T19:37:01.731-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Ya Ampun, Dangdut Erotis Depan Masjid</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjcFOapXQJI/AAAAAAAAASQ/OLly6MyGGoY/s1600-h/dangdut+erotis.htm"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 112px; height: 87px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjcFOapXQJI/AAAAAAAAASQ/OLly6MyGGoY/s200/dangdut+erotis.htm" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347748827754872978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Acara dangdut yang diisi penampilan seronok penyanyi berlangsung depan sebuah masjid di Serang, Banten, nyaris dibubarkan namun karena pembubaran tidak mempunyai dasar hukum maka polisi hanya memberikan imbauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa dasar hukumnya acara itu dibubarkan?" kata Kepala Satuan Intelijen (Kasat Intel) Polres Serang, Edi Gultom disela acara pentas dangdut di Desa Lebak Gempol Kecamatan Cipocok,Kota Serang Minggu (13/6) dini hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polisi mengaku tidak membubarkan acara dangdutan yang menampilkan biduan berpenampilan seronok di pesta pernikahan anak seorang Ketua RW di Desa Lebak Gempol karena tidak ada peraturan daerah yang melarang pentas dangdut depan Masjid. "Kami bertindak selalu berpedoman pada hukum yang berlaku.  Kalau kami dibubarkan dan pemilik hajat protes lalu menuntut kami, kami harus jawab apa?" tanyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasat Intel Polres Serang mengungkapkan, penyelenggara hajat sudah mengantongi izin mengadakan pentas dangdut dari aparat kepolisian Polsek Cipocok, dan meski di depan masjid tidak ada satupun warga berkeberatan dengan acara itu. "Kalau Pemerintah Kota Serang sudah punya perdanya, kami akan menertibkan, jangan undang-undang lah, perda aja dulu," kata Edi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pantauan ANTARA, pentas dangdut itu tepat diselenggarakan depan Mesjid Desa Lebak Gempol, sebelum aparat kepolisian menegur penyanyi agar sopan berpenampilan, termasuk dalam berpakaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para biduan dangdut tersebut mengganti pakaiannya dengan yang lebih sopan dengan memakai celana panjang dan tarian mereka pun tidak sensual lagi. "Maaf para penonton, saya goyangannya sedikit saja, tadi tidak boleh bergoyang panas panas," kata seorang biduan dari atas panggung kepada para penonton yang umumnya anak-anak dan remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun setelah polisi dan Satpol PP meninggalkan pesta itu, para biduan itu memakai lagi pakaian yang memamerkan auratnya, sementara anak-anak yang semula menjauhi panggung kembali merapat ke panggung berukuran 6X8 meter itu. (KOMPAS.COM)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-3773629732979747138?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kompas.com' title='Ya Ampun, Dangdut Erotis Depan Masjid'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/3773629732979747138/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/ya-ampun-dangdut-erotis-depan-masjid.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3773629732979747138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3773629732979747138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/ya-ampun-dangdut-erotis-depan-masjid.html' title='Ya Ampun, Dangdut Erotis Depan Masjid'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjcFOapXQJI/AAAAAAAAASQ/OLly6MyGGoY/s72-c/dangdut+erotis.htm' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-6784637312948257126</id><published>2009-06-15T07:44:00.001-07:00</published><updated>2009-06-15T07:50:16.386-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Manohara Hadiri Kampanye JK-Wiranto</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjZflbLmdtI/AAAAAAAAASI/L-ht1106hok/s1600-h/manohara.htm"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 116px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjZflbLmdtI/AAAAAAAAASI/L-ht1106hok/s200/manohara.htm" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347566704105256658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kampanye dialogis calon presiden Jusuf Kalla di Cilincing kemarin sangat istimewa. Kampanye yang digelar di bengkel alat-alat berat itu tidak hanya dihadiri ratusan pemulung, guru, dan tukang ojek, namun jugga dihadiri model Manohara Odelia Pinot dan ibunya, Deasy Fajarina.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manohara hadir ketika Jusuf Kalla dan Mufidah tengah melakukan syuting program JK Pemimpin Rakyat yang akan ditayangkan di salah satu televisi swasta. Mano yang mengenakan baju lengan panjang abu-abu dan kacamata hitam datang bersama puluhan anggota Laskar Merah Putih yang berbaju hitam-hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran mantan istri pangeran Kelantan itu mengejutkan peserta kampanye. Puluhan orang segera merubung Mano dan berebut minta jabat tangan. Karena situasi semakin memanas, petugas langsung mengungsikan Manohara dan ibunya ke dalam kontainer yang dijadikan kantor perusaan distribusi alat-alat berat tersebut. Manohara dan Deasy hanya sempat bersalaman sekilas dengan Jusuf Kalla dan Mufidah sebelum keduanya masuk ke bus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juru Bicara Tim Kampanye JK-Wiranto, Indra Jaya Piliang menuturkan, Manohara datang sebagai anggota masyarakat yang mendukung JK-Wiranto. Kedatangan Manohara juga bukan kali pertama, karena Manohara juga pernah menonton film Ketika Cinta Bertasbih bersama tim kampanye JK-Wiranto. ’’Sayang, waktu itu Manohara tidak bertemu Pak Jusuf Kalla dan Bu Mufidah,’’ tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai figur yang disorot berbagai media massa akhir-akhir ini, Indra menilai, dukungan Manohara berdampak positif terhadap pasangan JK-Wiranto. Manohara diperlakukan sama seperti ratusan artis yang mendukung pasangan JK-Wiranto. ’’Kami belum berfikir untuk menjadikan Manohara sebagai salah satu ikon kampanye,’’ tuturnya.(Kendari Pos - Senin, 15 Juni 2009)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-6784637312948257126?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/6784637312948257126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/manohara-hadiri-kampanye-jk-wiranto.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6784637312948257126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6784637312948257126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/manohara-hadiri-kampanye-jk-wiranto.html' title='Manohara Hadiri Kampanye JK-Wiranto'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjZflbLmdtI/AAAAAAAAASI/L-ht1106hok/s72-c/manohara.htm' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-4320561346241764107</id><published>2009-06-14T08:15:00.000-07:00</published><updated>2009-06-14T08:26:50.038-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Bajo yang Resah pada Masa Depan...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjUWfgfuA6I/AAAAAAAAASA/mlw0CVwszzo/s1600-h/ANAK+LAUT-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjUWfgfuA6I/AAAAAAAAASA/mlw0CVwszzo/s200/ANAK+LAUT-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347204863127061410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sampan-sampan kecil seakan tidak berhenti berlalu lalang melintasi kanal-kanal dengan lebar sekitar 1,5 meter yang mengitari permukiman warga suku Bajo di daerah Wanci, Pulau Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Anak-anak serta perempuan dan lelaki dewasa lincah mengayuh sampan langsing sambil membawa beragam barang, mulai dari galon air, karang, hingga pasir putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunan rumah panggung di atas air yang ditopang batu karang menjadi pemandangan khas permukiman warga suku Bajo di Kampung Mola, Wangi-Wangi. Komunitas yang dikenal sebagai pengembara laut itu menjadi bagian dari penghuni Kepulauan Tukang Besi—sebelum berubah nama menjadi Wakatobi, singkatan dari gabungan nama empat pulau utama di sana: Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko—yang mengandalkan hidup dari laut. Mereka tersebar di beberapa tempat seperti di Pulau Wangi- Wangi dan Kaledupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga Bajo yang tidak bisa terpisahkan dari laut itu menjadi komunitas yang unik, yang mencoba untuk terus bertahan dalam perkembangan zaman, termasuk menyesuaikan diri dengan kehidupan yang tak lagi sepenuhnya bisa mengandalkan laut..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Resah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keresahan sempat terungkap dari warga Bajo di kampung itu. Soal pemanfaatan laut yang tidak lagi sebebas dulu, misalnya, menjadi ancaman bagi mata pencaharian warga yang umumnya menjadi nelayan secara turun- temurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikeluarkannya zonasi Taman Nasional Wakatobi pada pertengahan tahun 2007 adalah pangkal kekhawatiran akan masa depan penghidupan warga Bajo. Balai Taman Nasional Wakatobi bersama Pemerintah Kabupaten Wakatobi serta Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam menetapkan peta zonasi untuk membatasi daerah yang bisa dimanfaatkan dan yang tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peta zonasi Taman Nasional Wakatobi itu membagi perairan Wakatobi menjadi enam zona, yakni zona inti, perlindungan bahari, pariwisata, pemanfaatan lokal, pemanfaatan umum, dan zona daratan/khusus. Nelayan hanya boleh menangkap ikan di zona pemanfaatan lokal dan zona pemanfaatan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nelayan Bajo pun semakin tersudut dengan adanya upaya penguasaan laut oleh segelintir orang-orang yang mampu ”bermain mata” dengan aparat. Para nelayan lokal hanya bisa memanfaatkan zona pemanfaatan lokal. Adapun nelayan daerah lain, asalkan mengantongi izin, bisa mencari ikan di zona pemanfaatan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udin Konseng, salah satu anggota pengade lima atau dewan adat, merasakan betul adanya sistem zonasi itu membuat nelayan Bajo menjadi terbatas untuk bisa mencari hasil tangkapan dari laut. Tak ayal lagi, pendapatan pun menjadi berkurang. Warga Bajo yang memang mengandalkan hidup dari laut pun menjadi resah, mengingat inilah keahlian utama yang diwariskan kepada mereka, terutama bagi kaum lelaki suku Bajo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun perempuan Bajo juga turut berperan membantu para suami untuk menghidupi keluarga. Mereka mencari batu karang dan pasir putih, mengangkutnya dengan sampan untuk dijual kepada warga yang hendak membangun rumah. Namun, kini perlahan-lahan mata pencaharian itu pun terancam karena larangan yang semakin tegas untuk tidak mengeksplorasi laut secara berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Riset dan Kajian Strategis Institut Pertanian Bogor Arif Satria mengemukakan, pemerintah perlu mengkaji ulang pengelolaan taman nasional laut yang belum melibatkan nelayan dan masyarakat pesisir. Pasalnya, pengelolaan taman nasional laut saat ini masih kaku dan menciptakan zonasi yang menutup ruang gerak nelayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanfaatannya untuk wisata bahari juga memutus wilayah tangkap nelayan dan mengesampingkan peran masyarakat pesisir. Padahal, pemanfaatan kawasan konservasi wajib memberikan nilai ekonomis bagi nelayan dan masyarakat pesisir di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pemanfaatan kawasan konservasi laut dan wisata masih kerap meminggirkan mata pencarian nelayan. Diperlukan pengelolaan yang dapat mempertahankan hak-hak nelayan dan masyarakat,” ujar Arif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Budaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan masyarakat Bajo tak ubahnya seperti kehidupan kaum nelayan pada umumnya. Wajah kemiskinan terpancar di perkampungan mereka. Pendidikan belum menjadi prioritas utama suku ini. Banyak anak usia sekolah yang tidak menyelesaikan pendidikan di tingkat dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, bukan berarti tidak ada orang-orang berpotensi dari suku Bajo. Nyatanya, ada saja warga suku asli Bajo yang berkiprah di pemerintahan. Tentu saja keberhasilan itu terbuka bagi mereka yang serius menimba ilmu selama di bangku sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kemajuan komunitas suku Bajo juga menjadi perhatian pemerintah,” kata Hugua, Bupati Wakatobi. Keberadaan suku Bajo, kata Hugua, juga bisa memperkaya potensi wisata bahari Wakatobi. Keunikan perkampungan Bajo dan budaya masyarakat diyakini bisa semakin menambah daya tarik wisata di daerah ini. ”Tentu, masyarakat Bajo harus mendapat manfaatnya,” tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Udin, keberadaan orang-orang suku Bajo yang menetap di Kampung Mola terjadi sekitar tahun 1950. Mereka pindah dari komunitas awal di Pulau Kaledupa. Pangkal persoalannya karena ada warga suku Bajo yang sempat dituduh terlibat gerakan DI/TII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ada ulama kami yang tewas, padahal kami tidak tahu apa-apa. Maka, kami pindah ke sini,” cerita Udin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik dari arsitektur kampung suku Bajo adalah mereka harus menyediakan jalur-jalur perahu sebagai alat transportasi utama. Di lokasi permukiman suku Bajo, warga akan hilir mudik berperahu di sekitar perkampungan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal budaya, ada keresahan terancamnya tradisi yang sebenarnya sudah melekat lama dalam komunitas itu. Tembang yang menceritakan asal usul dan kehidupan warga Bajo di laut yang disebut Iki Ko kini tak terdengar lagi di kampung itu. ”Nyanyian itu sudah jarang dilantunkan dari orangtua kepada anak- anaknya. Hanya ada beberapa orang yang menyanyikannya saat upacara adat,” kata Udin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Iki Ko, masyarakat Bajo di Mola juga mengenal apa yang mereka sebut tradisi duata dan tuli kaka. Ritual duata dan tuli kaka adalah ritual pengobatan tradisional. Biasanya, ada dua sanro (dukun) yang menyelenggarakan ritual itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat laut yang kini mulai ”didaratkan” itu menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan komunitasnya. Mereka perlu dibantu tanpa harus mencerabut dari akar budayanya yang memang tak bisa lepas dari laut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Outline: ESTER LINCE NAPITUPULU&lt;br /&gt;Sumber: http://cetak. kompas.com/ read/xml/ 2009/06/05/ 03551894/ bajo.yang. resah.pada. masa.depan. ..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-4320561346241764107?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/4320561346241764107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/bajo-yang-resah-pada-masa-depan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4320561346241764107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4320561346241764107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/bajo-yang-resah-pada-masa-depan.html' title='Bajo yang Resah pada Masa Depan...'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjUWfgfuA6I/AAAAAAAAASA/mlw0CVwszzo/s72-c/ANAK+LAUT-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-7000233426469756696</id><published>2009-06-13T23:21:00.000-07:00</published><updated>2009-06-13T23:33:15.856-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Kampanye SBY di Kendari</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjSZWA_1tdI/AAAAAAAAARw/Alr6BHz9Emo/s1600-h/SBY_3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjSZWA_1tdI/AAAAAAAAARw/Alr6BHz9Emo/s200/SBY_3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347067261099554258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;By Line : dedy kurniawan ----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon presiden dari Partai Demokrat, Soesilo Bambang Yudhoyono saat berkampanye di Kendari, Sulawesi Tenggara, mengajak masyarakat di daerah itu untuk kembali memilih dirinya pada pemilu presiden tanggal 9 Juli mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY menyatakan, jika ribuan masyarakat Sulawesi Tenggara yang hadir dalam kampanyenya yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Kendari memilih dirinya kembali, pembangunan yang sudah hampir lima tahun ia lakukan akan bisa dilanjutkan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjSZWYOm5pI/AAAAAAAAAR4/leeYscKgTG4/s1600-h/SBY-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjSZWYOm5pI/AAAAAAAAAR4/leeYscKgTG4/s200/SBY-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347067267335513746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selain mengajak masyarakat memilih dirinya, dalam kampanye tersebut SBY lebih banyak bicara soal keberhasilan-keberhasilan selama dirinya menjadi presiden hingga saat ini. Meski demikian, ia juga mengakui masih banyak kekurangan dan hal-hal yang belum sempat dilakukan selama ia memerintah hampir lima tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jelas apakah bermaksud menyindir dua calon kompetitornya, SBY menyatakan bangga dengan masyarakat Sulawesi Tenggara yang mau memilih calon presiden yang mampu memberikan bukti bukan hanya janji.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-7000233426469756696?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/7000233426469756696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/kampanye-sby-di-kendari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7000233426469756696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7000233426469756696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/kampanye-sby-di-kendari.html' title='Kampanye SBY di Kendari'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjSZWA_1tdI/AAAAAAAAARw/Alr6BHz9Emo/s72-c/SBY_3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-7384554123547503708</id><published>2009-06-11T00:55:00.000-07:00</published><updated>2009-06-11T01:00:33.306-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>2010, Sultra Jadi Pusat Pertambangan Nasional</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjC5KX0fasI/AAAAAAAAARo/H3FqbYlpr3E/s1600-h/Antam.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 104px; height: 70px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjC5KX0fasI/AAAAAAAAARo/H3FqbYlpr3E/s200/Antam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345976345532787394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;H Nur Alam SE, Gubernur Sulawesi Tenggara mengatakan, tahun 2010, Sulawesi Tenggara akan dijadikan pusat industri pertambangan nasional. Menurutnya, dari segi sumberdaya alam, Sultra bisa mewujudkan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita punya tambang emas dengan kisaran kandungan 1 juta ton. Aspal Buton 670 ribu juta ton, kalkulasinya 500 tahun kedepan tidak akan habis, lalu Nikel dengan kandungan miliyaran juta ton. Belum lagi tambang mineral lainnya. Dengan kondisi ini, kita bisa wujudkan Sultra untuk bisa menjadi pusat industri tambang nasional," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini kata Nur Alam, Pemprov Sultra sedang merancang bagaimana mewujudkan program ini. Menuju kesana, banyak rambu-rambu yang dilalui. Salah satunya katanya, menurunkan status kawasan hutan lindung menjadi hutan produksi dengan luasan sekitar 400 ribu hektar lebih yang tersebar di 10 kabupaten/kota se-Sultra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penurunan status kawasan hutan lindung menjadi hutan produksi sedang dalam proses. Jika ini bisa terwujud, maka Sultra akan segera menjadi pusat industri tambang. Dengan catatan tidak akan mengabaikan lingkungan," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bambang Suroso, anggota DPD-RI asal Bengkulu, juga ketua tim kerja Pemberdayaan Aspal Buton, ketika melakukan tatap muka dengan Gubernur Sulawesi Tenggara belum lama ini, memuji potensi tambang Sultra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan katanya, jika potensi tambang ini dikelola dengan baik, tidak hanya bisa mensejahterakan masyarakat Sultra yang jumlah penduduknya hanya 1,2 juta lebih, tetapi bisa membayar hutang Indonesia diluar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sultra, adalah provinsi yang luar biasa. Potensi alamnya sangat hebat. Jika dikelola baik, hutang Indonesia akan terbayar habis," puji Bambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia meminta gubernur Sultra, dalam mengelola sumber daya alam, selalu memikirkan kepentingan rakyat. Jangan seperti zaman dulu katanya, mengelola hasil alam tetapi lari keluar negeri. "Saya berharap gubernur tidak salah langkah dalam mengelola tambang," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretaris Komisi B DPRD Sultra Yaudu Salam Ajo mengingatkan pemprov Sultra tentang persoalan ini. Ia mengatakan, salut dengan program ini. Hanya saja katanya tidak juga mengabaikan potensi lain, seperti Pertanian, Perkanan dan Perkebunana, yang justru lebih ramah lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita berharap, dengan semakin gencarkan gubernur mengumumkan Sultra akan dijadikan pusat isndustri pertambangan nasional, potensi lain diabaikan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mengingatkan gubernur, jika memang ini terwujud, maka yang harus dilakukan adalah mempersiapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Pemprov Sultra, agar jelas, dimana industri-industri tambang akan dibangun. Ini juga penting katanya, agar tidak tumpang tindih dengan RTRW nasional.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-7384554123547503708?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.newsareakendari.blogspot.com' title='2010, Sultra Jadi Pusat Pertambangan Nasional'/><link rel='enclosure' type='' href='http://www.kendariekspres.com' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/7384554123547503708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/2010-sultra-jadi-pusat-pertambangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7384554123547503708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7384554123547503708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/2010-sultra-jadi-pusat-pertambangan.html' title='2010, Sultra Jadi Pusat Pertambangan Nasional'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SjC5KX0fasI/AAAAAAAAARo/H3FqbYlpr3E/s72-c/Antam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-5155743389468140650</id><published>2009-06-11T00:32:00.000-07:00</published><updated>2009-06-11T00:47:06.764-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><title type='text'>ehem...saya dapat award nih</title><content type='html'>Dua hari lalu, saya dapat info kalo blog ini mendapatkan award. Awalnya sih saya ragu. Masak sih, blog yang umurnya belum setahun bisa dapat award.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iseng-iseng saya coba ikut petunjuknya, nggak taunya bener. Seorang teman pengelola  belajarbisnismania.blogspot memberi saya award persahabatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih banyak ya. Ternyata, meski tak pernah bertemu muka secara langsung, paling tidak award ini makin mempererat hubungan persahabatan kita. Formal banget ya, tapi itulah yang mau saya sampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi terima kasih atas awardnya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-5155743389468140650?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.newsareakendari.blogspot.com' title='ehem...saya dapat award nih'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/5155743389468140650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/ehemsaya-dapat-award-nih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5155743389468140650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5155743389468140650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/ehemsaya-dapat-award-nih.html' title='ehem...saya dapat award nih'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-6087699719312049999</id><published>2009-06-09T00:56:00.001-07:00</published><updated>2009-06-09T01:02:11.248-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Pemerintah Bombana Kosongkan Kawasan Tambang Emas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Si4WRCZ2P3I/AAAAAAAAARQ/ige96nT5Acw/s1600-h/rusak+bombana-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Si4WRCZ2P3I/AAAAAAAAARQ/ige96nT5Acw/s200/rusak+bombana-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345234289694228338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;By Line : dedy kurniawan ---- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ribuan penambang emas tradisional di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, dipaksa keluar dari lokasi tambang menyusul rusaknya sumber air dan kawasan hutan di sekitar kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penambang ini khawatir dengan ancaman penyitaan peralatan tambang yang dilontarkan oleh tim penertiban. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Si4WeUHRCXI/AAAAAAAAARY/frBAuQ38r-w/s1600-h/rusak+bombana-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Si4WeUHRCXI/AAAAAAAAARY/frBAuQ38r-w/s200/rusak+bombana-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345234517786429810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, tim penertiban juga mengancam akan memproses hukum setiap penambang yang menolak ditertibkan dan masih ditemukan mencari emas di sekitar lokasi tambang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi berbeda terjadi di lokasi tambang emas Ububangka, Kecamatan Rarowatu Utara. Di tempat ini, tim penertiban masih menemukan puluhan penambang emas tradisional sedang mendulang emas. Saat diperiksa, tak satu pun dari puluhan penambang ini yang mengantongi ijin menambang dari Pemda Bombana.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Si4WvncIUQI/AAAAAAAAARg/Ej57_Ld1Ero/s1600-h/rusak+bombana-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Si4WvncIUQI/AAAAAAAAARg/Ej57_Ld1Ero/s200/rusak+bombana-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345234815031988482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, seluruh peralatan menambang milik mereka seperti kuali, pacul dan sekop langsung disita tim penertiban. Tak hanya itu, tim penertiban juga merobohkan gubuk-gubuk yang didirikan para penambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penambang mengaku, sebenarnya mereka sudah mengetahui penertiban dan larangan memasuki kawasan tambang, namun mereka sengaja tak memperdulikannya. Alasannya, dana yang mereka keluarkan belum sebanding dengan hasil yang mereka dapat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-6087699719312049999?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.newsareakendari.blogspot.com' title='Pemerintah Bombana Kosongkan Kawasan Tambang Emas'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/6087699719312049999/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/pemerintah-bombana-kosongkan-kawasan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6087699719312049999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6087699719312049999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/pemerintah-bombana-kosongkan-kawasan.html' title='Pemerintah Bombana Kosongkan Kawasan Tambang Emas'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Si4WRCZ2P3I/AAAAAAAAARQ/ige96nT5Acw/s72-c/rusak+bombana-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-2988969453001664124</id><published>2009-06-02T09:30:00.000-07:00</published><updated>2009-06-02T09:32:46.493-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Dosen Paksa Mahasiswa Minum Urine</title><content type='html'>By Line : dedy kurniawan --- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SiVUFP_Pu6I/AAAAAAAAARI/-j8Z_kaHRwY/s1600-h/akper.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SiVUFP_Pu6I/AAAAAAAAARI/-j8Z_kaHRwY/s200/akper.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342768982112844706" /&gt;&lt;/a&gt;Seorang dosen Akademi Keperawatan di Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara, memaksa puluhan mahasiswanya mencium dan meminum urine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian ini berawal ketika seorang mahasiswa di sekolah calon perawat tersebut dituduh telah kencing di mobil pimpinan sekolah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Asmana, dosen pengajar etika keperawatan, menyuruh mahasiswa bernama Aslin untuk mengeluarkan urinenya di dalam kelas. Urine yang disimpan di sebuah gelas plastik tersebut lalu ditaruh di meja si dosen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu persatu mahasiswa dipanggil lalu dipanggil oleh Asmana dan dipaksa mencium bau urine tersebut. Sementara mahasiswa pemilik urine itu sendiri dipaksa meminum urine tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa itu kemudian memicu demonstrasi mahasiswa. Pihak DPRD Kabupaten Konawe bahkan sampai datang ke kampus Akademi Keperawatan untuk memeriksa kebenaran kasus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Kabupaten Konawe bertindak cepat. Dosen yang memaksa mahasiswa mencium dan meminum urine itu kemudian diberhentikan. Tak hanya itu, dosen tersebut juga ditunda kenaikan pangkatnya dan dimutasi ke daerah terpencil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polisi sendiri kemudian segera melakukan penyelidikan. sebanyak 17 saksi yang diperiksa polisi, semuanya membenarkan perisiwa tersebut. Akibatnya, dosen pelaku pelecehan terhadap mahasiswa itu langsung dimasukkan ke penjara oleh polisi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-2988969453001664124?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/2988969453001664124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/dosen-paksa-mahasiswa-minum-urine.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2988969453001664124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2988969453001664124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/dosen-paksa-mahasiswa-minum-urine.html' title='Dosen Paksa Mahasiswa Minum Urine'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SiVUFP_Pu6I/AAAAAAAAARI/-j8Z_kaHRwY/s72-c/akper.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-2181363832184291094</id><published>2009-06-02T08:37:00.000-07:00</published><updated>2009-06-02T08:42:33.767-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips dan Trik'/><title type='text'>TEKNIK PENULISAN KOLOM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SiVIMonN52I/AAAAAAAAARA/QWzDu3ifPws/s1600-h/gaban+lagi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 89px; height: 110px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SiVIMonN52I/AAAAAAAAARA/QWzDu3ifPws/s200/gaban+lagi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342755914842498914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;By Line : Farid Gaban --- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mencari ide tulisan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak sekali tema di sekitar kita. Namun kita hanya bisa menemukannya jika&lt;br /&gt;memiliki kepekaan. Jika kita banyak melihat dan mengamati lingkungan, lalu&lt;br /&gt;menuliskannya dalam catatan harian, ide tulisan sebenarnya “sudah ada di situ” tanpa&lt;br /&gt;kita perlu mencarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tema itu bahkan terlalu banyak sehingga kita kesulitan memilihnya. Untuk&lt;br /&gt;mempersempti pilihan, pertimbangkan aspek signifikansi (apa pentingnya buat&lt;br /&gt;pembaca) dan aktualitas (apakah tema itu tidak terlampau basi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Merumuskan masalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Esai yang baik umumnya ringkas (“Less is more” kata Ernest Hemingway) dan fokus.&lt;br /&gt;Untuk bisa menjamin esai itu ditulis secara sederhana, ringkas tapi padat, pertama-tama kita harus bisa merumuskan apa yang akan kita tulis dalam sebuah kalimat pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumusan itu akan merupakan fondasi tulisan. Tulisan yang baik adalah bangunan&lt;br /&gt;arsitektur yang kokoh fondasinya, bukan interior yang indah (kata-kata yang mendayu-&lt;br /&gt;dayu) tapi keropos dasarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengumpulkan Bahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika kita rajin menulis catatan harian, sebagian bahan sebenarnya bisa bersumber pada&lt;br /&gt;catatan harian itu. Namun seringkali, ini harus diperkaya lagi dengan bahan-bahan lain: pengamatan, wawancara, reportase, riset kepustakaan dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menentukan bentuk penuturan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tema tulisan bisa lebih kuat disajikan dalam bentuk dialog. Tapi, tema yang&lt;br /&gt;lain mungkin lebih tepat disajikan dengan lebih banyak narasi serta deskripsi yang&lt;br /&gt;diperkaya dengan anekdot. Beberapa penulis memilih bentuk penuturan yang ajeg untuk&lt;br /&gt;setiap tema yang ditulisnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Dialog (Umar Kayam)&lt;br /&gt;- Reflektif (Goenawan Mohamad)&lt;br /&gt;- Narasi (Faisal Baraas, Bondan Winarno, Ahmad Tohari)&lt;br /&gt;- Humor/Satir (Mahbub Junaedi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menulis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tata Bahasa dan Ejaan: Taati tata bahasa Indonesia yang baku dan benar. Apakah&lt;br /&gt;ejaan katanya benar, di mana meletakkan titik, koma dan tanda hubung? Apakah koma&lt;br /&gt;ditulis sebelum atau sesudah penutup tanda kutip (jika ragu cek kebuku rujukan Ejaan&lt;br /&gt;Yang Disempurnakan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akurasi Fakta: tulisan nonfiksi, betapapun kreatifnya, bersandar pada fakta. Apakah&lt;br /&gt;peristiwanya benar-benar terjadi? Apakah ejaan nama kita tulisa secara benar? Apakah&lt;br /&gt;rujukan yang kita tulis sama dengan di buku atau kutipan aslinya? Apakah kita&lt;br /&gt;menyebutkan nama kota, tahun dan angka-angka secara benar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jargon dan Istilah Teknis: hindari sebisa mungkin jargon atau istilah teknis yang&lt;br /&gt;hanya dimengerti kalangan tertentu. Kreatiflah menggunakan deskripsi atau anekdot&lt;br /&gt;atau metafora untuk menggantikannya. Hindari sebisa mungkin bahasa Inggris atau&lt;br /&gt;bahasa daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunting dan Pendekkan: seraya menulis atau setelah tulisan selesai, baca kembali.&lt;br /&gt;Potong kalimat yang terlalu panjang; atau jadikan dua kalimat. Hilangkan repetisi. Pilih frase kata yang lebih pendek: melakukan pembunuhan bisa diringkas menjadi&lt;br /&gt;membunuh. “Tidak” sering bisa diringkas menjadi “tak”, “meskipun” menjadi “meski” dan&lt;br /&gt;sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakai kata kerja aktif: kata kerja aktif adalah motor dalam kalimat, dia mendorong&lt;br /&gt;pembaca menuju akhir, mempercepat bacaan. Kata kerja pasif menghambat proses&lt;br /&gt;membaca. Pakai kalimat pasif hanya jika tak terhindarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak menggurui: meski Anda perlu menunjukkan bahwa Anda menguasai persoalan&lt;br /&gt;(otoritatif dalam bidang yang ditulis) hindari bersikap menggurui. Jika mungkin hindari kata “seharusnya”, “semestinya” dan sejenisnya. Gunakan kreatifitas dan ketrampilan mendongeng seraya menyampaikan pesan. Don’t tell it, show it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampilkan anekdot: jika mungkin perkaya tulisan Anda dengan anekdot, ironi dan&lt;br /&gt;tragedi yang membuat tulisan Anda lebih “basah” dan berjiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan arogan: orang yang tak setuju dengan Anda belum tentu bodoh. Hormati&lt;br /&gt;keragaman pendapat. Opini Anda, bahkan jika Anda meyakininya sepenuh hati, hanya&lt;br /&gt;satu saja kebenaran. Ada banyak kebenaran di “luar sana”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uji Tulisan Anda: minta teman dekat, saudara, istri, pacar untuk membaca tulisan yang&lt;br /&gt;sudah usai. Dengarkan komentar mereka atau kritik mereka yang paling tajam sekalipun. Mereka juga seringkali bisa membantu kita menemukan kalimat atau fakta bodoh yang perlu kita koreksi sebelum diluncurkan ke media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“MENJUAL” KOLOM KE MEDIA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apa yang umumnya dipertimbangkan oleh redaktur esai/opini untuk memuat tulisan&lt;br /&gt;Anda?&lt;br /&gt;Nama penulis: para redaktur tak mau ambil pusing, mereka umumnya akan cepat&lt;br /&gt;memilih penulis yang sudah punya namaketimbang penulis baru. Jika Anda penulis&lt;br /&gt;baru, ini merupakan tantangan terbesar. Tapi, bukankah tak pernah ada penulis yang&lt;br /&gt;“punya nama” tanpa pernah menjadi penulis pemula? Jangan segan mencoba dan&lt;br /&gt;mencoba jika tulisan ditolak. Tidak ada pula penulis yang langsung berada di puncak;&lt;br /&gt;mereka melewati tangga yang panjang dan terjal. Anda bisa melakukannya dengan&lt;br /&gt;menulis di media mahasiswa, lalu menguji keberanian di koran lokal sebelum menulis&lt;br /&gt;untuk koran seperti Kompas atau majalah Tempo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otoritas: redaktur umumnya juga lebih senang menerima tulisan dari penulis yang bisa&lt;br /&gt;menunjukkan bahwa dia menguasai masalah. Tidak selalu ini berarti sang penulis&lt;br /&gt;adalah master atau doktor dalam bidang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Style dan Personalitas: tema tulisan barangkali biasa saja, tapi jika Anda&lt;br /&gt;menuliskannya dengan gaya “style” yang orisinal dan istimewa serta sudut pandang&lt;br /&gt;yang unik, kemungkinan besar sang redaktur akan memuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Populer: koran dan majalah dibaca oleh khalayak yang luas. Tema tulisan harus cukup&lt;br /&gt;populer bagi pembaca awam, tanpa kehilangan kedalaman. Bahkan seorang doktor&lt;br /&gt;dalam antropologi adalah pembaca awam dalam fisika. Kuncinya: tidak nampak bodoh&lt;br /&gt;dibaca oleh orang yang paham bidang itu, tapi tidak terlalu rumit bagi yang tidak banyak mendalaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAHAN BACAAN LANJUTAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Teknik Penulisan&lt;br /&gt;- Argumentasi dan Narasi (Gorys Keraf)&lt;br /&gt;- Yuk, Menulis Cerpen, yuk (Mohammad Diponegoro)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan Harian dan Korespondensi&lt;br /&gt;- Catatan Harian Soe Hok Gie&lt;br /&gt;- Surat-surat Iwan Simatupang&lt;br /&gt;- Catatan Harian Ahmad Wahib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kumpulan Esai&lt;br /&gt;- Catatan Pinggir dan Kata, Waktu (Goenawan Mohamad)&lt;br /&gt;- Mangan Ora Mangan Kumpul dan Sugih tanpa Banda (Umar Kayam)&lt;br /&gt;- Faisal Baraas (Beranda Kita)&lt;br /&gt;- Puntung-Puntung Roro Mendut (YB Mangunwijaya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kumpulan Cerpen&lt;br /&gt;- Orang-orang Bloomington (Budidarma)&lt;br /&gt;- Lukisan Perkawinan (Hamsad Rangkuti)&lt;br /&gt;- Odah (Mohamad Diponegoro)&lt;br /&gt;- Leak (Faisal Baraas)&lt;br /&gt;- Tegak Lurus Dengan Langit (Iwan Simatupang)&lt;br /&gt;- Bromocorah (Mochtar Lubis)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-2181363832184291094?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/2181363832184291094/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/teknik-penulisan-kolom.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2181363832184291094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2181363832184291094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/teknik-penulisan-kolom.html' title='TEKNIK PENULISAN KOLOM'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SiVIMonN52I/AAAAAAAAARA/QWzDu3ifPws/s72-c/gaban+lagi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-5536994253053839575</id><published>2009-06-02T08:28:00.000-07:00</published><updated>2009-06-02T08:45:01.478-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips dan Trik'/><title type='text'>Kolom: “Esai dengan Gaya”</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SiVHAJZeUxI/AAAAAAAAAQ4/CW8wgs9jYiM/s1600-h/gaban.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 92px; height: 107px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SiVHAJZeUxI/AAAAAAAAAQ4/CW8wgs9jYiM/s200/gaban.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342754600793297682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Farid Gaban | Pena Indonesia Learning Center --- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PENGANTAR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia sastra, esai dimasukkan dalam kategori non-fiksi, untuk membedakannya&lt;br /&gt;dengan puisi, cerpen, novel dan drama yang dikategorikan sebagai fiksi.&lt;br /&gt;Membuka halaman-halaman koran atau majalah, kita akan menemukan banyak esai&lt;br /&gt;atau opini. Tulisan-tulisan itu punya karakteristik sebagai berikut:&lt;br /&gt;- OPINI: mewakili opini si penulis tentang sesuatu hal atau peristiwa.&lt;br /&gt;- SUBYEKTIFITAS: memiliki lebih banyak unsur subyektifitas, bahkan jika tulisan&lt;br /&gt;itu dimaksudkan sebagai analisis maupun pengamatan yang “obyektif”.&lt;br /&gt;- PERSUASIF: memiliki lebih banyak unsur imbauan si penulis ketimbang sekadar&lt;br /&gt;paparan “apa adanya”. Dia dimaksudkan untuk mempengaruhi pembaca agar&lt;br /&gt;mengadopsi sikap dan pemikiran penulis, atau bahkan bertindak sesuai yang&lt;br /&gt;diharapkan penulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun banyak, sayang sekali, tulisan-tulisan itu jarang dibaca. Dalam berbagai survai&lt;br /&gt;media, rubrik opini dan editorial (OP-ED) umumnya adalah rubrik yang paling sedikit&lt;br /&gt;pembacanya. Ada beberapa alasan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- SERIUS dan PANJANG: orang mengganggap tulisan rubrik opini terlampau&lt;br /&gt;serius dan berat. Para penulis sendiri juga sering terjebak pada pandangan keliru&lt;br /&gt;bahwa makin sulit tulisan dibaca (makin teknis, makin panjang dan makin banyak&lt;br /&gt;jargon, khususnya jargon bahasa Inggris) makin tinggi nilainya, bahkan makin&lt;br /&gt;bergengsi. Keliru! Tulisan seperti itu takkan dibaca orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- KERING: banyak tulisan dalam rubrik opini cenderung kering, tidak “berjiwa”,&lt;br /&gt;karena penulis lagi-lagi punya pandangan keliru bahwa tulisan analisis haruslah&lt;br /&gt;bersifat dingin: obyektif, berjarak, anti-humor dan tanpa bumbu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- MENGGURUI: banyak tulisan opini terlalu menggurui (berpidato, berceramah,&lt;br /&gt;berkhotbah), sepertinya penulis adalah dewa yang paling tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- SEMPIT: tema spesifik umumnya ditulis oleh penulis yang ahli dalam bidangnya&lt;br /&gt;(mungkin seorang doktor dalam bidang yang bersangkutan). Tapi, seberapa pun&lt;br /&gt;pintarnya, seringkali para penulis ahli ini terlalu asik dengan bidangnya, terlalu&lt;br /&gt;banyak menggunakan istilah teknis, sehingga tidak mampu menarik pembaca&lt;br /&gt;lebih luas untuk menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KOLOM: “ESSAY WITH STYLE”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan menulis untuk jurnal ilmiah, menulis untuk koran atau majalah adalah&lt;br /&gt;menulis untuk hampir “semua orang”. Tulisan harus lebih renyah, mudah dikunyah,&lt;br /&gt;ringkas, dan menghibur (jika perlu), tanpa kehilangan kedalaman—tanpa terjatuh&lt;br /&gt;menjadi tulisan murahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana itu bisa dilakukan? Kreatifitas. Dalam era kebebasan seperti sekarang,&lt;br /&gt;seorang penulis dituntut memiliki kreatifitas lebih tinggi untuk memikat pembaca.&lt;br /&gt;Pembaca memiliki demikian banyak pilihan bacaan. Lebih dari itu, sebuah tulisan di&lt;br /&gt;koran dan majalah tak hanya bersaing dengan tulisan lain di koran/majalah lain, tapi&lt;br /&gt;juga dengan berbagai kesibukan yang menyita waktu pembaca: pekerjaan di kantor,&lt;br /&gt;menonton televisi, mendengar musik di radio, mengasuh anak dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat “reputasi” esai sebagai bacaan serius, panjang dan melelahkan, tantangan&lt;br /&gt;para penulis esai lebih besar lagi. Dari situlah kenapa belakangan ini muncul “genre”&lt;br /&gt;baru dalam esai, yakni “creative non-fiction”, atau non-fiksi yang ditulis secara kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam “creative non-fiction”, penulis esai mengadopsi teknik penulisan fiksi (dialog,&lt;br /&gt;narasi, anekdot, klimaks dan anti klimaks, serta ironi) ke dalam non-fiksi. Berbeda&lt;br /&gt;dengan penulisan esai yang kering dan berlagak obyektif, “creative non-fiction” juga&lt;br /&gt;memungkinkan penulis lebih menonjolkan subyektifitas serta keterlibatan terhadap tema&lt;br /&gt;yang ditulisnya. Karena memberi kemungkinan subyektifitas lebih banyak, esai seperti&lt;br /&gt;itu juga umumnya menawarkan kekhasan gaya (“style”) serta personalitas si penulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping kreatif, kekuatan tulisan esai di koran atau majalah adalah pada&lt;br /&gt;keringkasannya. Tulisan itu umumnya pendek (satu halaman majalah, atau dua kolom&lt;br /&gt;koran), sehingga bisa ditelan sekali lahap (sekali baca tanpa interupsi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PENULISAN KOLOM INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;“Creative non-fiction” bukan “genre” yang sama sekali baru sebenarnya. Pada&lt;br /&gt;dasawarsa 1980-an dan awal 1990-an kita memiliki banyak penulis esai/kolom yang&lt;br /&gt;handal, mereka yang sukses mengembangkan “style” dan personalitas dalam&lt;br /&gt;tulisannya. Tulisan mereka dikangeni karena memiliki sudut pandang orisinal dan ditulis secara kreatif, populer serta “stylist”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penulis itu adalah: Mahbub Junaedi, Goenawan Mohamad, Umar Kayam, YB&lt;br /&gt;Mangunwijaya, MAW Brower, Syubah Asa, Dawam Rahardjo, Abdurrahman Wahid,&lt;br /&gt;Arief Budiman, Mochtar Pabottingi, Rosihan Anwar, dan Emha Ainun Nadjib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menunjukkan keluasan tema, perlu juga disebut beberapa penulis esai/kolom lain&lt;br /&gt;yang menonjol pada era itu: Faisal Baraas (kedokteran-psikologi), Bondan Winarno&lt;br /&gt;(manajemen-bisnis), Sanento Juliman (seni-budaya), Ahmad Tohari (agama), serta&lt;br /&gt;Jalaluddin Rakhmat (media dan agama).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan kebetulan jika sebagian besar penulis esai-esai yang menarik itu adalah juga&lt;br /&gt;sastrawan—penyair dan cerpenis/novelis. Dalam “creative non-fiction” batas antara fiksi dan non-fiksi memang cenderung kabur. Bahkan Bondan (ahli manajemen) dan Baraas&lt;br /&gt;(seorang dokter) memiliki kumpulan cerpen sendiri. Dawam juga sesekali menulis&lt;br /&gt;cerpen di koran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pada dasawarsa 1990-an kita kian kehilangan penulis seperti itu. Kecuali&lt;br /&gt;Goenawan (“Catatan Pinggir”), Bondan (“Asal-Usul” di Kompas) dan Kayam (Sketsa di&lt;br /&gt;Harian “Kedaulatan Rakyat”), para penulis di era 1980-an sudah berhenti menulis&lt;br /&gt;(Mahbub, Romo Mangun, Sanento dan Brower sudah almarhum).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada era 1990-an ini, kita memang menemukan banyak penulis esai baru—namun&lt;br /&gt;inilah era yang didominasi oleh penulis pakar ketimbang sastrawan. Faisal dan Chatib&lt;br /&gt;Basri (ekonomi), Reza Sihbudi, Smith Alhadar (luar negeri, dunia Islam), Wimar Witoelar (bisnis-poilik), Imam Prasodjo, Rizal dan Andi Malarangeng, Denny JA, Eep Saefulloh Fatah (politik) untuk menyebut beberapa. Namun, tanpa mengecilkan substansi isinya, banyak tulisan mereka umumnya “terlalu serius” dan kering. Eep barangkali adalah salah satu pengecualian; tak lain karena dia juga sesekali menulis cerpen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, kita juga melihat kian jarang para sastrawan muda sekarang menulis&lt;br /&gt;esai, apalagi esai yang kreatif. Arswendo Atmowiloto, Ayu Utami dan Seno Gumiro&lt;br /&gt;Adjidarma adalah pengecualian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, sekali lagi, mengingat “reputasi” esai sebagai bacaan serius (panjang dan&lt;br /&gt;melelahkan), tantangan kreatifitas para penulis esai lebih besar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TUNTUTAN BAGI SEORANG PENULIS KOLOM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kenapa esai astronomi Stephen Hawking (“A Brief History of Time”), observasi&lt;br /&gt;antropologis Oscar Lewis (“Children of Sanchez”) dan skripsi Soe Hok Gie tentang&lt;br /&gt;Pemberontakan Madiun (“Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan”) bisa kita nikmati&lt;br /&gt;seperti sebuah novel? Kenapa tulisan manajemen Bondan Winarno (“Kiat”) dan artikel&lt;br /&gt;kedokteran-psikologi Faisal Baraas (“Beranda Kita”) bisa dinikmati seperti cerpen?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hawking, Lewis, Hok Gie, Bondan dan Baraas adalah beberapa penulis “pakar” yang&lt;br /&gt;mampu mentrandensikan tema-tema spesifik menjadi bahan bacaan bagi khalayak yang&lt;br /&gt;lebih luas. Tak hanya mengadopsi teknik penulisan populer, mereka juga menerapkan&lt;br /&gt;teknik penulisan fiksi secara kreatif dalam esai-esai mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai ketrampilan penulis semacam itu diperlukan sejumlah prasyarat dan&lt;br /&gt;sikap mental tertentu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keingintahuan dan Ketekunan:&lt;br /&gt;Sebelum memikat keingintahuan pembaca, mereka harus terlebih dulu “memelihara”&lt;br /&gt;keingintahuannya sendiri akan sesuatu masalah. Mereka melakukan riset, membaca&lt;br /&gt;referensidi perpustakaan, mengamati di lapangan bahkan jika perlu melakukan&lt;br /&gt;eksperimen di laboratorium untuk bisa benar-benar menguasai tema yang akan mereka&lt;br /&gt;tulis. Mereka tak puas hanya mengetahui hal-hal di permukaan, mereka tekun menggali.&lt;br /&gt;Sebab, jika mereka tidak benar-benar paham tentang tema yang ditulis, bagaimana&lt;br /&gt;mereka bisa membaginya kepada pembaca?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesediaan untuk berbagi:&lt;br /&gt;Mereka tak puas hanya menulis untuk kalangan sendiri yang terbatas atau hanya untuk&lt;br /&gt;pembaca tertentu saja. Mereka akan sesedikit mungkin memakai istilah teknis atau&lt;br /&gt;jargon yang khas pada bidangnya; mereka menggantikannnya dengan anekdot, narasi,&lt;br /&gt;metafora yang bersifat lebih universal sehingga tulisannya bisa dinikmati khalayak lebih luas. Mereka tidak percaya bahwa tulisan yang “rumit” dan sulit dibaca adalah tulisan yang lebih bergengsi. Mereka cenderung memanfaatkan struktur tulisan sederhana, seringkas mungkin, untuk memudahkan pembaca menelan tulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepekaan dan Keterlibatan:&lt;br /&gt;Bagaimana bisa menulis masalah kemiskinan jika Anda tak pernah bergaul lebih intens&lt;br /&gt;dengan kehidupan gelandangan, pengamen jalanan, nelayan dan penjual sayur di&lt;br /&gt;pasar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Soe Hok Gie mungkin takkan bisa menulis skripsi yang “sastrawi” jika dia&lt;br /&gt;bukan seorang pendaki gunung yang akrab dengan alam dan suka merenungkan&lt;br /&gt;berbagai kejadian (dia meninggal di Gunung Semeru).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menulis catatan harian serta membuat sketsa dengan gambar tangan maupun tulisan&lt;br /&gt;seraya kita bergaul dengan alam dan lingkungan sosial yang beragam mengasah&lt;br /&gt;kepekaan kita. Kepekaan terhadap ironi, terhadap tragedi, humor dan berbagai aspek&lt;br /&gt;kemanusiaan pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sastra (novel dan cerpen) kita baca bukan karena susunan katanya yang indah&lt;br /&gt;melainkan karena dia mengusung nilai-nilai kemanusiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kekayaan Bahan (resourcefulness):&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Meski meminati bidang yang spesifik, penulis esai yang piawai umumnya bukan penulis&lt;br /&gt;yang “berkacamata kuda”. Dia membaca dan melihat apasaja. Hanya dengan itu dia&lt;br /&gt;bisa membawa tema tulisannya kepada pembaca yang lebih luas. Dia membaca apa&lt;br /&gt;saja (dari komik sampai filsafat), menonton film (dari India sampai Hollywood),&lt;br /&gt;mendengar musik (dari dangdut sampai klasik). Dia bukan orang yang tahu semua hal,&lt;br /&gt;tapi dia tak sulit harus mencari bahan yang diperlukannya: di perpustakaan mana, di&lt;br /&gt;buku apa, di situs internet mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kemampuan Sang Pendongeng (storyteller):&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cara berkhotbah yang baik adalah tidak berkhotbah. Persuasi yang berhasil umumnya&lt;br /&gt;disampaikan tanpa pretensi menggurui. Pesan disampaikan melalui anekdot, alegori,&lt;br /&gt;metafora, narasi, dialog seperti layaknya dalam pertunjukan wayang kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;APA SAJA YANG BISA DIJADIKAN TEMA ESAI?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan penulis pemula mengira hanya tema-tema sosial-politik yang bisa laku&lt;br /&gt;dijual di koran. Mereka juga keliru jika menganggap tema-tema seperti itu saja yang&lt;br /&gt;membuat penulis menjadi memiliki gengsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua hal, semua aspek kehidupan, bisa ditulis dalam bentuk esai yang populer dan&lt;br /&gt;diminati pembaca. “Beranda Kita”-nya Faisal Baraas menunjukkan bahwa tema&lt;br /&gt;kedokteran dan psikologi bisa disajikan untuk khalayak pembaca awam sekalipun.&lt;br /&gt;Ada banyak penulis yang cenderung bersifat generalis, mereka menulis apa saja.&lt;br /&gt;Namun, segmentasi dalam media dan kehidupan masyarakat sekarang ini menuntut&lt;br /&gt;penulis-penulis spesialis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Politik lokal (bersama maraknya otonomi daerah)&lt;br /&gt;- Bisnis (industri, manajemen dan pemasaran)&lt;br /&gt;- Keuangan (perbankan, asuransi, pajak, bursa saham, personal finance)&lt;br /&gt;- Teknologi Informasi (internet, komputer, e-commerce)&lt;br /&gt;- Media dan Telekomunikasi&lt;br /&gt;- Seni-Budaya (film, TV, musik, VCD, pentas)&lt;br /&gt;- Kimia dan Fisika Terapan&lt;br /&gt;- Elektronika&lt;br /&gt;- Otomotif&lt;br /&gt;- Perilaku dan gaya hidup&lt;br /&gt;- Keluarga dan parenting&lt;br /&gt;- Psikologi dan kesehatan&lt;br /&gt;- Arsitektur, interior, gardening&lt;br /&gt;- Pertanian dan lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihlah tema apa saja yang menjadi minta Anda dan kuasai serta ikuti&lt;br /&gt;perkembangannya dengan baik. Fokus, tapi jangan gunakan kacamata kuda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-5536994253053839575?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/5536994253053839575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/kolom-esai-dengan-gaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5536994253053839575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5536994253053839575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/06/kolom-esai-dengan-gaya.html' title='Kolom: “Esai dengan Gaya”'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SiVHAJZeUxI/AAAAAAAAAQ4/CW8wgs9jYiM/s72-c/gaban.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-6547564829070714718</id><published>2009-05-27T19:15:00.000-07:00</published><updated>2009-05-27T19:19:38.844-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Warga Hongkong Jadi Korban Perampokan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sh30Wd9tfJI/AAAAAAAAAQo/eBujRoH4DSo/s1600-h/rampok-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sh30Wd9tfJI/AAAAAAAAAQo/eBujRoH4DSo/s200/rampok-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340693399969037458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;By Line: dedy kurniawan --- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang warga Hongkong menjadi korban perampokan orang tak dikenal. Peristiwa perampokan itu terjadi saat korban masuk ke salah satu bank milik pemerintah untuk mengambil lembaran slip pengiriman uang. Ketika kembali ke mobilnya yang diparkir di halaman bank, korban terkejut melihat kaca mobilnya pecah dan bungkusan berisi uang sebanyak 300 juta rupiah yang ia taruh di jok depan mobilnya telah raib. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apes benar nsib Cheung Yau, pengusaha perikanan asal Hongkong ini tak menyangka uang ratusan juta yang hendak ia kirim ke mitra bisnisnya lenyap tak berbekas digasak rampok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Cheung Yau, ia datang ke Bank Mandiri Cabang Kendari dengan tujuan mengirim&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sh30hLgpFsI/AAAAAAAAAQw/u5U6eL53ATQ/s1600-h/rampok-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sh30hLgpFsI/AAAAAAAAAQw/u5U6eL53ATQ/s200/rampok-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340693583993837250" /&gt;&lt;/a&gt; uang kepada mitra bisnisnya. Karena jam pelayanan bank sudah selesai, Cheung Yau hanya mengambil lembaran slip pengiriman uang. Rencananya, besok uang itu baru ia kirim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saat kembali ke mobilnya yang ia parkir di halaman bank, Cheung Yau kaget. Kaca depan sebelah kiri mobinya sudah pecah berantakan. Cheung Yau langsung lemas saat melihat bungkusan berisi uang sebanyak 300 juta rupiah yang ia taruh di jok depan mobilnya sudah lenyap.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-6547564829070714718?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.newsareakendari.blogspot.com' title='Warga Hongkong Jadi Korban Perampokan'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/6547564829070714718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/warga-hongkong-jadi-korban-perampokan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6547564829070714718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6547564829070714718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/warga-hongkong-jadi-korban-perampokan.html' title='Warga Hongkong Jadi Korban Perampokan'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sh30Wd9tfJI/AAAAAAAAAQo/eBujRoH4DSo/s72-c/rampok-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-3718854044765597813</id><published>2009-05-26T22:57:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T23:00:39.418-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Eks Pengungsi Timor Timur Protes Pemerintah Daerah Sulawesi Tenggara</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/ShzW-vggKeI/AAAAAAAAAQg/yg0wAXZetGg/s1600-h/DEMO+TIMTIM+DUIT+006_0001.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/ShzW-vggKeI/AAAAAAAAAQg/yg0wAXZetGg/s200/DEMO+TIMTIM+DUIT+006_0001.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340379631547591138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;By line: dedy kurniawan --- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan warga mantan pengungsi asal Timor Timur berdemonstrasi di kantor Gubernur dan Dinas Sosial Sulawesi Tenggara. Pengunjuk rasa memaksa ingin bertemu dengan gubernur dan kepala dinas sosial. Namun gagal karena dihadang aparat polisi pamong praja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan sejumlah sepeda motor dan mobil, ratusan warga bekas pengungsi Timor Timur yang kini sudah bermukim di sejumlah kabupaten di Sulawesi Tenggara, langsung menggelar orasi setibanya di kantor gubernur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam orasinya, demonstran menuduh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara telah memanipulasi data jumlah pengungsi asal Timor Timur di Sulawesi Tenggara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut demonstran, sesuai hasil pendataan yang dilakukan Pemerintah Kota Baubau, Pemerintah Kabupaten Buton, Kabupaten Wakatobi dan Kabupaten Bombana, total jumlah warga bekas pengungsi asal Timor Timur yang bermukim di empat daerah itu sebanyak 7.372 kepala keluarga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saat data tersebut dikirim ke Departemen Dalam Negeri dan Menteri Koordinator Kesejahteraan Sosial di Jakarta, pihak dinas sosial dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengubahnya menjadi hanya 6.087 kepala keluarga. Hal inilah yang menjadi penyebab terjadinya demonstrasi tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-3718854044765597813?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.newsareakendari.blogspot.com' title='Eks Pengungsi Timor Timur Protes Pemerintah Daerah Sulawesi Tenggara'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/3718854044765597813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/eks-pengungsi-timor-timur-protes.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3718854044765597813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3718854044765597813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/eks-pengungsi-timor-timur-protes.html' title='Eks Pengungsi Timor Timur Protes Pemerintah Daerah Sulawesi Tenggara'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/ShzW-vggKeI/AAAAAAAAAQg/yg0wAXZetGg/s72-c/DEMO+TIMTIM+DUIT+006_0001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-6721797100143495032</id><published>2009-05-26T07:14:00.001-07:00</published><updated>2009-05-26T07:16:52.831-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Demo Korupsi Berakhir Bentrok</title><content type='html'>Byline : dedy kurniawan --- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demonstrasi di Kantor Wilayah Departemen Agama dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara berakhir dengan bentrok. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Shv5ie4ntqI/AAAAAAAAAQY/fBOyhLFirMo/s1600-h/keranda-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Shv5ie4ntqI/AAAAAAAAAQY/fBOyhLFirMo/s200/keranda-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340136153979270818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Puluhan demonstran yang menuntut pengusutan kasus dugaan korupsi dana penyelenggaraan haji tahun 2008, terlibat bentrok dengan petugas satpam di Kantor Wilayah Departemen Agama dan polisi serta staf kejaksaan di kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, demonstrasi puluhan massa yang datang ke Kantor Wilayah Departemen Agama Sulawesi Tenggara sambil membawa keranda mayat berlangsung tertib. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Shv5iHC0W8I/AAAAAAAAAQQ/ydO5wk4RXRs/s1600-h/keranda-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Shv5iHC0W8I/AAAAAAAAAQQ/ydO5wk4RXRs/s200/keranda-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340136147579591618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana mulai memanas saat pengunjuk rasa memaksa masuk untuk bertemu dengan Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Sulawesi Tenggara, Abdul Muis, namun dihalangi petugas Satpam dan sejumlah staf kantor tersebut. Akibatnya, aksi saling dorong dan tendang tak bisa dihindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagal bertemu Kepala Kantor Wilayah Departeen Agama, demonstran kemudian menuju ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara. Di tempat ini, bentrokan kembali terjadi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-6721797100143495032?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.newsareakendari.blogspot.com' title='Demo Korupsi Berakhir Bentrok'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/6721797100143495032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/demo-korupsi-berakhir-bentrok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6721797100143495032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6721797100143495032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/demo-korupsi-berakhir-bentrok.html' title='Demo Korupsi Berakhir Bentrok'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Shv5ie4ntqI/AAAAAAAAAQY/fBOyhLFirMo/s72-c/keranda-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-4308692437076127054</id><published>2009-05-25T22:36:00.000-07:00</published><updated>2009-05-25T22:38:41.067-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Demo Tuntut Bupati Mundur</title><content type='html'>By Line : dedy kurniawan ---- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unjuk rasa ratusan warga menuntut pengunduran diri Penjabat Sementara Bupati Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, berakhir bentrok. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/ShuAMOgZ9YI/AAAAAAAAAQI/yf_xtdcuGiI/s1600-h/tabrak+konut-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/ShuAMOgZ9YI/AAAAAAAAAQI/yf_xtdcuGiI/s200/tabrak+konut-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340002730718655874" /&gt;&lt;/a&gt;Pengunjuk rasa berusaha menerobos kantor bupati dan mendobrak barikade pengamanan polisi menggunakan mobil truk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan warga dari Kecamatan Asera Dan Lasolo, selasa pagi (26/5) mendatangi kantor Bupati Konawe Utara. Mereka menggelar unjuk rasa menolak kepemimpinan  Hery Hermansah Silondae selaku penjabat sementara atau PJS Bupati Konawe Utara periode 2008-2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam orasinya, pengunjuk rasa menuduh Hery Hermansah Silondae selaku PJS Bupati Konawe Utara praktek kolusi dan nepotisme karena sebagian besar pejabat yang diangkatnya merupakan kerabatnya sendiri. Selain itu, pengunjuk rasa juga mempersoalkan pengangkatan PJS Bupati yang dianggap tidak prosedural dengan tidak mempertimbangkan usulan Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (BAPERJAKAT).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-4308692437076127054?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.newsareakendari.blogspot.com' title='Demo Tuntut Bupati Mundur'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/4308692437076127054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/demo-tuntut-bupati-mundur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4308692437076127054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4308692437076127054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/demo-tuntut-bupati-mundur.html' title='Demo Tuntut Bupati Mundur'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/ShuAMOgZ9YI/AAAAAAAAAQI/yf_xtdcuGiI/s72-c/tabrak+konut-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-1943343109015305224</id><published>2009-05-21T08:20:00.000-07:00</published><updated>2009-05-21T08:24:08.641-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Hujan Tangis Sambut Jenazah Korban Pesawat Hercules</title><content type='html'>By Line: dedy kurniawan --- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/ShVxmU7cnWI/AAAAAAAAAP4/cIjtE9TVQpg/s1600-h/nangis-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/ShVxmU7cnWI/AAAAAAAAAP4/cIjtE9TVQpg/s200/nangis-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338297836584607074" /&gt;&lt;/a&gt;Kedatangan jenazah Karwati, salah satu korban jatuhnya pesawat Hercules di Magetan, Jawa Timur, di bandara Wolter Monginsidi Kendari, Sulawesi Tenggara, disambut hujan tangis anak, suami dan kerabat korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa duka mendalam nampak jelas terlihat saat seluruh anak dan suami korban memeluk peti jenazah setibanya di rumah duka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/ShVxwzyuBNI/AAAAAAAAAQA/XiCdeNVIZYg/s1600-h/nangis-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/ShVxwzyuBNI/AAAAAAAAAQA/XiCdeNVIZYg/s200/nangis-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338298016668189906" /&gt;&lt;/a&gt;Mendung hitam menggelayut menyambut kedatangan pesawat Hercules TNI AU dengan nomor penerbangan Alfa 1312, yang membawa jenazah Karwati, 61 tahun. Saat jenazah hendak dikeluarkan dari kabin pesawat, sejumlah anak korban terlihat saling berpelukan sambil menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan mobil ambulance, jenazah korban lalu dibawa ke rumah duka di desa Amoito, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-1943343109015305224?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://newsareakendari.blogspot.com' title='Hujan Tangis Sambut Jenazah Korban Pesawat Hercules'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/1943343109015305224/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/hujan-tangis-sambut-jenazah-korban.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1943343109015305224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1943343109015305224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/hujan-tangis-sambut-jenazah-korban.html' title='Hujan Tangis Sambut Jenazah Korban Pesawat Hercules'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/ShVxmU7cnWI/AAAAAAAAAP4/cIjtE9TVQpg/s72-c/nangis-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-3700229861763499627</id><published>2009-05-20T05:22:00.000-07:00</published><updated>2009-05-20T05:25:22.045-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Sidang Jarak Jauh Sengketa Pemilu</title><content type='html'>By Line: dedy kurniawan --- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidang sengketa Pemilu Calon Legislatif 2009 di Kendari, Sulawesi Tenggara, digelar dengan cara telekonference antara penggugat dan para saksi di Kendari dengan Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi di Jakarta.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/ShP2Y-pIQBI/AAAAAAAAAPw/1n4hNTFlk7o/s1600-h/MK-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/ShP2Y-pIQBI/AAAAAAAAAPw/1n4hNTFlk7o/s200/MK-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337880892356968466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidang dengan cara teleconference di gedung Fakultas Hukum, Universitas Haluoleo, Kota Kendari, terpaksa dilakukan akibat mepetnya waktu. Pasalnya, pihak Mahkamah Konstitusi hanya diberikan waktu selama 30 hari untuk menyelesaikan seluruh kasus gugatan sengketa pemilu di Indonesia. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/ShP2Yg3STGI/AAAAAAAAAPo/XpprygXxVrw/s1600-h/MK-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/ShP2Yg3STGI/AAAAAAAAAPo/XpprygXxVrw/s200/MK-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337880884363283554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Khusus di Sulawesi Tenggara, ada delapan kasus gugatan sengketa pemilu yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sidang yang berlangsung pada Rabu siang (20/05) tadi, Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi yang dipimpin Mahfud MD, menyidangkan gugatan yang diajukan Kamaruddin, seorang calon anggota DPD asal Sulawesi Tenggara, yang merasa perolehan suaranya dikurangi oleh pihak KPU selaku penyelenggara pemilu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-3700229861763499627?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://newsareakendari.blogspot.com' title='Sidang Jarak Jauh Sengketa Pemilu'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/3700229861763499627/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/sidang-jarak-jauh-sengketa-pemilu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3700229861763499627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3700229861763499627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/sidang-jarak-jauh-sengketa-pemilu.html' title='Sidang Jarak Jauh Sengketa Pemilu'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/ShP2Y-pIQBI/AAAAAAAAAPw/1n4hNTFlk7o/s72-c/MK-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-7299567711359737742</id><published>2009-05-14T06:10:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T06:30:37.870-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Demonstrasi Korupsi Berakhir Bentrok</title><content type='html'>By Line : Dedy Kurniawan ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demonstrasi menuntut penyidikan kasus dugaan korupsi di kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, berakhir ricuh. Puluhan demonstran terlibat bentrok dengan staf kantor kejaksaan. &lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-8f564b1c0ecc1ae" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v2.nonxt6.googlevideo.com/videoplayback?id%3D08f564b1c0ecc1ae%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D57C3292F5ADB4A5E5782717AFD4EA66DFF1DA489.3F286AA71B1A04674C7E7087E4B3BEEC40A2CDC8%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D8f564b1c0ecc1ae%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D4Jb60NqxZ6gV20e2NG-sxJqdzPM&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v2.nonxt6.googlevideo.com/videoplayback?id%3D08f564b1c0ecc1ae%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D57C3292F5ADB4A5E5782717AFD4EA66DFF1DA489.3F286AA71B1A04674C7E7087E4B3BEEC40A2CDC8%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D8f564b1c0ecc1ae%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D4Jb60NqxZ6gV20e2NG-sxJqdzPM&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;Bentrok terjadi akibat demonstran memaksa masuk ke kantor kejaksaan. Namun upaya itu dihadang sejumlah polisi dan staf kantor kejaksaan. Akibatnya, aksi saling dorong dan tendang tak bisa dihindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam aksinya tersebut, demonstran mempertanyakan proses penyidikan dugaan korupsi dana tanggap darurat bencana tahun anggaran 2008 di Kabupaten Konawe Utara sebesar Rp. 1,5 miliar rupiah dan dana penyelenggaraan haji pada Kantor Wilayah Departemen Agama Sulawesi Tenggara sebesar Rp. 1,4 miliar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut demonstran, penyidikan kasus tersebut hingga kini tak jelas prosesnya. Padahal, mereka sudah memberikan sejumlah data terkait kedua kasus korupsi tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-7299567711359737742?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=8f564b1c0ecc1ae&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/7299567711359737742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/demonstrasi-korupsi-berakhir-bentrok.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7299567711359737742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7299567711359737742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/demonstrasi-korupsi-berakhir-bentrok.html' title='Demonstrasi Korupsi Berakhir Bentrok'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-4239623167665204352</id><published>2009-05-12T07:06:00.000-07:00</published><updated>2009-05-12T07:11:16.678-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Terdesak Ekonomi, Janda Nekat Curi HP</title><content type='html'>By Line : Dedy Kurniawan --- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ibu rumah tangga nekat mencuri handphone di sejumlah gerai yang ada di kawasan pertokoan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgmC8RO5b0I/AAAAAAAAAPQ/unkMDUh_dBs/s1600-h/curi-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgmC8RO5b0I/AAAAAAAAAPQ/unkMDUh_dBs/s200/curi-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334939205526712130" /&gt;&lt;/a&gt;Perbuatan itu terpaksa ia lakukan karena terdesak kebutuhan ekonomi untuk menghidupi ketiga anaknya yang masih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgmDLrN8R6I/AAAAAAAAAPY/EKkSjXJySek/s1600-h/curi-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgmDLrN8R6I/AAAAAAAAAPY/EKkSjXJySek/s200/curi-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334939470200063906" /&gt;&lt;/a&gt;Wati, 33 tahun, hanya bisa menangis dan menutupi wajahnya saat sejumlah polisi berpakaian preman datang dan menggeledah rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan yang sudah setahun menjanda itu tak bisa mengelak saat polisi menemukan satu unit telepon seluler yang diduga hasil curian, di dalam tasnya. Sambil terus menutupi wajahnya, Wati kemudian digiring ke kantor polisi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil pemeriksaan polisi, tersangka Wati sudah tiga kali terlibat pencurian di sejumlah gerai telepon seluler di kawasan pertokoan. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgmDXFZ66NI/AAAAAAAAAPg/Ij4WZnXAmZ8/s1600-h/curi-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgmDXFZ66NI/AAAAAAAAAPg/Ij4WZnXAmZ8/s200/curi-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334939666208188626" /&gt;&lt;/a&gt;Setiap kali beraksi, tersangka kerap berganti-ganti penampilan untuk mengelabui korbannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-4239623167665204352?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.newsareakendari.blogspot.com' title='Terdesak Ekonomi, Janda Nekat Curi HP'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/4239623167665204352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/terdesak-ekonomi-janda-nekat-curi-hp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4239623167665204352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/4239623167665204352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/terdesak-ekonomi-janda-nekat-curi-hp.html' title='Terdesak Ekonomi, Janda Nekat Curi HP'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgmC8RO5b0I/AAAAAAAAAPQ/unkMDUh_dBs/s72-c/curi-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-3331947081601496988</id><published>2009-05-12T06:48:00.000-07:00</published><updated>2009-05-12T06:58:26.771-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Kebelet Beli Motor, Nekat Jual Ganja</title><content type='html'>By Line : Dedy Kurniawan --- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebelet ingin memiliki sepeda motor, dua orang pemuda nekat menjual ganja. Namun rupanya mereka ketagihan. Pasalnya, meski sudah berhasil membeli motor aktifitas menjual ganja masih mereka teruskan. Aksi kedua pemuda pengangguran itu baru berhenti setelah polisi menangkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tri Sutrisno hanya bisa tertunduk lesu. Sambil menutupi wajahnya menghindari sorotan lensa kamera, warga jalan Wayong, Kecamatan Kadia, Kota Kendari itu kini hanya bisa pasrah dan menyesali perbuatannya.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sgl_8BdGy5I/AAAAAAAAAPI/bKzY9oSMzoQ/s1600-h/ganja-3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sgl_8BdGy5I/AAAAAAAAAPI/bKzY9oSMzoQ/s200/ganja-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334935902756457362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama seorang rekannya, Tri Sutrisno ditangkap polisi lantaran kedapatan menyimpan dan mengedarkan ganja. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sgl_74u7VTI/AAAAAAAAAPA/JUFsI7E3Gyk/s1600-h/ganja-2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sgl_74u7VTI/AAAAAAAAAPA/JUFsI7E3Gyk/s200/ganja-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334935900415284530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saat ditangkap di rumahnya, polisi menemukan 25 paket ganja yang baru saja selesai dikemas dan siap diedarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku paket ganja kering itu merupakan kiriman seorang rekannya di Makassar, Sulawesi Selatan. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sgl_7pHgctI/AAAAAAAAAO4/MxNB4mK2ues/s1600-h/ganja-1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sgl_7pHgctI/AAAAAAAAAO4/MxNB4mK2ues/s200/ganja-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334935896223412946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tersangka mengaku, setiap paket kecil ganja kering ia jual seharga 50 ribu rupiah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-3331947081601496988?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/3331947081601496988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/kebelet-beli-motor-nekat-jual-ganja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3331947081601496988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3331947081601496988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/kebelet-beli-motor-nekat-jual-ganja.html' title='Kebelet Beli Motor, Nekat Jual Ganja'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sgl_8BdGy5I/AAAAAAAAAPI/bKzY9oSMzoQ/s72-c/ganja-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-8108938291151943266</id><published>2009-05-12T03:35:00.000-07:00</published><updated>2009-05-12T03:40:16.802-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Tanahnya Diambil Perusahaan Tambang, Warga Ngadu ke DPRD</title><content type='html'>By Line : Dedy Kurniawan ----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan warga siang tadi mendatangi DPRD Sulawesi Tenggara mengadukan status tanah mereka yang diambil sebuah perusahaan tambang nikel tanpa diberikan ganti rugi. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SglRbp_ZvXI/AAAAAAAAAOw/MtX5xMP4giQ/s1600-h/torobulu-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SglRbp_ZvXI/AAAAAAAAAOw/MtX5xMP4giQ/s200/torobulu-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334884769167162738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, seluruh tanaman di kebun warga juga dirusak oleh perusahaan tambang tersebut. Celakanya lagi, warga tak berani protes karena mereka kerap mendapat ancaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam unjuk rasa itu, puluhan warga Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan ini mengungkapkan, sejak tahun 2007 PT Integra Mining, sebuah perusahaan tambang nikel, masuk dan mengelola tambang di daerah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya, lahan seluas kurang lebih 34 hektar yang dikelola oleh PT Integra Mining ini merupakan lahan kebun dan pekarangan milik warga. Akibatnya, selain kehilangan mata pencarian, warga setempat juga terancam kehilangan tempat tinggal. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SglRbZISsFI/AAAAAAAAAOo/9b81ZMUa9Fc/s1600-h/torobulu-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SglRbZISsFI/AAAAAAAAAOo/9b81ZMUa9Fc/s200/torobulu-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334884764641046610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Parahnya lagi, PT Integra Mining tak mau memberikan ganti rugi kepada warga selaku pemilik lahan dengan alasan sudah memberikan sejumlah uang kepada Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga sendiri mengaku tak berani mengajukan protes atau meminta ganti rugi. Pasalnya mereka kerap mendapat ancaman atau teror dari pihak-pihak yang mengaku bekerja di PT Integra Mining &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga mengatakan, posisi mereka semakin terancam karena pihak Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan sendiri terkesan lepas tangan dan tak mau membantu warganya. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SglRbJf0BUI/AAAAAAAAAOg/TBqI50zHhN4/s1600-h/torobulu-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SglRbJf0BUI/AAAAAAAAAOg/TBqI50zHhN4/s200/torobulu-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334884760444732738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Padahal, PT Integra Mining beroperasi di daerah itu atas ijin dari pemerintah setempat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak DPRD Sulawesi Tenggara menyatakan, dalam waktu dekat mereka akan segera turun lapangan sekaligus memanggil pimpinan PT Integra Mining untuk dimintai keterangan terkait pengaduan warga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-8108938291151943266?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/8108938291151943266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/tanahnya-diambil-perusahaan-tambang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8108938291151943266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/8108938291151943266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/tanahnya-diambil-perusahaan-tambang.html' title='Tanahnya Diambil Perusahaan Tambang, Warga Ngadu ke DPRD'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SglRbp_ZvXI/AAAAAAAAAOw/MtX5xMP4giQ/s72-c/torobulu-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-5500663458661353936</id><published>2009-05-11T02:37:00.000-07:00</published><updated>2009-05-11T02:42:09.100-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Penyelenggaraan WOC and CTI Rugikan Nelayan</title><content type='html'>Penyelenggaraan World Ocean Conference (WOC) dan Coral Triangel Initiative (CTI) di Manado, Sulawesi Utara, 11-15 Mei 2009 adalah peristiwa  bersejarah yang diharapkan memberikan solusi terbaik bagi pengurangan dampak perubahan iklim, khususnya bagi nelayan tradisional dan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Ironisnya, disamping perkara-perkara mendasar luput dari agenda utama konferensi internasional tersebut. &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgfyktiKZzI/AAAAAAAAAOQ/-1vDYF_LSoc/s1600-h/SPANDUK+WOC.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 114px; height: 110px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgfyktiKZzI/AAAAAAAAAOQ/-1vDYF_LSoc/s320/SPANDUK+WOC.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334498996155737906" /&gt;&lt;/a&gt;Kami menyampaikan keprihatinan dan protes, karena Konferensi  Dunia ini sejak awal telah berupaya membungkam suara-suara nelayan dan masyarakat sipil. Kami mempertanyakan keberadaan Konferensi Kelautan Dunia ini akan mampu menjawab masalah dampak perubahan iklim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak Jum’at, 9 April 2009, aparat pemerintah dan keamanan Sulawesi Utara  telah melakukan sejumlah pelarangan sepihak terhadap persiapan pertemuan  Aliansi Manado. Aparat juga menekan pemilik lokasi, dimana Aliansi Manado  akan menyelenggarakan pertemuan, dan akhirnya secara sepihak pula  membatalkan penggunaan lokasi tersebut. Aliansi Manado merupakan Aliansi organisasi nelayan  dan masyarakat sipil lokal, nasional dan internasional  yang bertujuan memberi informasi aktual seputar masalah-masalah nelayan  dan kelautan, pentingnya kelestarian ekosistem laut serta solidaritas dan hak-hak nelayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, aparat keamanan melakukan intimidasi dengan mendatangi  kelompok-kelompok Nelayan dengan mengajukan berbagai pertanyaan, yang membingungkan dan tidak mendasar. Aparat keamanan juga datang di  penginapan peserta Aliansi Manado, serta melakukan kegiatan yang membuat  peserta merasa tidak nyaman dan memasuki telah memasuki wilayah-wilayah  privasi para peserta. Mulai mengambil gambar peserta, mengajukan pertayaan-pertanyaan hingga memaksa mendapatkan dokumen dan daftar anggota dan peserta kegiatan Aliansi Manado.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aparat pemerintah dan keamanan juga melakukan tekanan terhadap pemilik  tanah tempat  penyelenggaraan Forum Kelautan dan Keadilan Perikanan berlangsung. &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sgfyk75gvrI/AAAAAAAAAOY/M_gXVMNuSBM/s1600-h/DEMO+WOC.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 111px; height: 72px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sgfyk75gvrI/AAAAAAAAAOY/M_gXVMNuSBM/s320/DEMO+WOC.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334499000011767474" /&gt;&lt;/a&gt;Bahkan pemilik hotel Kolongan Beach, yang membuat pertemuan-pertemuan Aliansi Manado tak bisa berjalan sesuai rencana. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di Teluk Manado para nelayan juga mengeluhkan penyelenggaraan WOC-CTI yang membatasi gerak mereka melaut. Sejak dua hari sebelum penyelenggaraan WOC-CTI, nelayan telah mendapatkan himbauan untuk tidak melaut, bahkan ada upaya sweeping  terhadap nelayan-nelayan di wilayah Teluk Manado tersebut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kami menuntut pemerintah RI dan kepanitian WOC–CTI untuk segera menghentikan upaya-upaya menghambat, menghalangi dan mengintimidasi anggota Aliansi Manado dan nelayan-nelayan di Sulawesi Utara umumnya. Kami berpendapat bahwa upaya-upaya yang ditempuh aparat keamanan maupun pemerintah  telah mencederai krebidilitas WOC-CTI sebagai Forum Internasional yang partisipatif dan transparan. Dan  Kami mendesak dipenuhinya hak kebebasan untuk berkumpul dan berpendapat dalam menyuarakan kepentingan masyarakat sipil terutama kelompok nelayan!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hormat Kami,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berry Nahdian Furqan, Direktur Eksekutif WALHI/ FoE Indonesia, Jakarta&lt;br /&gt;2. Siti Maemunah, Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) – Jakarta&lt;br /&gt;3. Riza Damanik, Koalisi Rakyat Untuk Keadilan Perikanan (KIARA) – Jakarta&lt;br /&gt;4. Rignolda Jamaludin, Perkumpulan KELOLA, Manado Sulawesi Utara&lt;br /&gt;5. Yul Takaliwang, Yayasan Suara Nurani (YSN), Manado Sulut&lt;br /&gt;6. Revaldi Koleangan, Aliansi Masyarakat menolak Limbah Tambang (AMMALTA), Manado &lt;br /&gt;7. Yahya La Ode, Wahana Lingkungan Hidup Sulawesi Utara, Manado Sulawesi Utara&lt;br /&gt;8. Chalid Muhammad, Institut Hijau Indonesia – Jakarta&lt;br /&gt;9. Deddy Ramanta, Komite Persiapan Organisasi Nelayan Nasional Indonesia (KPNNI)&lt;br /&gt;10.Ruddy Handiko, Solidaritas Nelayan Arakan (SINAR) – Sulawesi Utara&lt;br /&gt;11.M. Karim (PKP2M)&lt;br /&gt;12.Pepe (Southeast Asia Fish for Justice, SEAFish)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-5500663458661353936?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.newsareakendari.blogspot.com' title='Penyelenggaraan WOC and CTI Rugikan Nelayan'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/5500663458661353936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/penyelenggaraan-woc-and-cti-rugikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5500663458661353936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5500663458661353936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/penyelenggaraan-woc-and-cti-rugikan.html' title='Penyelenggaraan WOC and CTI Rugikan Nelayan'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgfyktiKZzI/AAAAAAAAAOQ/-1vDYF_LSoc/s72-c/SPANDUK+WOC.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-9073038820219752657</id><published>2009-05-10T01:59:00.000-07:00</published><updated>2009-05-10T02:08:49.645-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>14 Warga Asing Ditangkap</title><content type='html'>By Line Dedy Kurniawan --- Aparat kepolisian di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, kembali menangkap belasan warga asing asal Afghanistan dan Pakistan. Seluruh warga asing itu ditangkap di sebuah rumah warga yang mereka kontrak di jalan Betoambari, Lorong Hoga, Kota Baubau.&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-77c33fdfaacc4135" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v10.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D77c33fdfaacc4135%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D4557FB9E89D95D442093D80DEF9FE2D7BB2540B1.816C0B4102E9179B1EB6C230DF1399396078A39F%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D77c33fdfaacc4135%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DvaMu_0FGlw3hIzptNjUWuaG56c4&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v10.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D77c33fdfaacc4135%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D4557FB9E89D95D442093D80DEF9FE2D7BB2540B1.816C0B4102E9179B1EB6C230DF1399396078A39F%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D77c33fdfaacc4135%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DvaMu_0FGlw3hIzptNjUWuaG56c4&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;Selain diduga menggunakan dokumen keimigrasian palsu, dari hasil pemeriksaan polisi, empat warga diantaranya bahkan tak memiliki paspor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh warga asing itu masing-masing 13 berasal dari Afghanistan dan satu orang dari Pakistan. Saat ini, warga asing yang seluruhnya lalki-laki dewasa itu diinapkan di aula salah satu hotel yang ada di Kota Baubau, sambil menunggu proses pemeriksaan mereka selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal penempatan warga asing tersebut di hotel, pihak kepolisian enggan berkomentar. Kepala Kepolisian Kota Baubau, AKBP Jafri Edy, menolak memberikan keterangan kepada wartawan. Ia juga juga menolak menjelaskan alasan polisi melakukan penangkapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, pada awal Maret lalu, kepolisian di Baubau menangkap 40 orang warga asal Afghanistan di dermaga pelabuhan murhum saat sedang bersiap berlayar menuju ke Australia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-9073038820219752657?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=77c33fdfaacc4135&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/9073038820219752657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/14-warga-asing-ditangkap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/9073038820219752657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/9073038820219752657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/14-warga-asing-ditangkap.html' title='14 Warga Asing Ditangkap'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-1312526451795588662</id><published>2009-05-09T00:50:00.000-07:00</published><updated>2009-05-09T01:10:04.226-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Ketua PAN Dipenjara, Pendukungnya Ngamuk</title><content type='html'>By Line: Dedy Kurniawan ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belasan massa pendukung Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Buton mengamuk di jalan raya menyusul keputusan Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara yang menolak pengajuan banding Ketua PAN Kabupaten Buton, Umar Samiun, atas vonis enam bulan penjara yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Baubau.&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-95e50ccabc69c364" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v24.nonxt2.googlevideo.com/videoplayback?id%3D95e50ccabc69c364%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D6117A105A7C19D4AAA578574938E2FE494441285.191A310ABF1AD4BA52CECB7C590D5DE6B48B4840%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D95e50ccabc69c364%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DpGLK8VDJt0nQ2VWc_0N_jQyaYoY&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v24.nonxt2.googlevideo.com/videoplayback?id%3D95e50ccabc69c364%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D6117A105A7C19D4AAA578574938E2FE494441285.191A310ABF1AD4BA52CECB7C590D5DE6B48B4840%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D95e50ccabc69c364%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DpGLK8VDJt0nQ2VWc_0N_jQyaYoY&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;Pekan lalu, Umar Samiun dijatuhi vonis enam bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Baubau karena terbukti membagi-bagikan uang kepada warga saat menggelar kampanye pada pemilu legislatif lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas vonis tersebut, Umar Samiun yang juga menjabat selaku Ketua DPRD Buton, langsung mengajukan banding namun ditolak oleh Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penolakan tersebut langsung memicu kemarahan belasan pendukung Umar Samiun. Mereka lalu mengamuk dengan cara membanting sejumlah kursi dan aksi bakar ban. Para pendukung Ketua PAN Buton ini juga meletakkan sejumlah batu besar di jalan raya. Akibatnya tak satu pun kendaraan yang berani melintas di sekitar lokasi kejadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendukung Ketua PAN Buton ini menuntut pimpinan mereka dibebaskan dari hukuman. Mereka mengancam, jika pimpinan mereka tetap dipenjara, kekacauan akan terjadi di Kabupaten Buton dan Kota Baubau.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-1312526451795588662?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=95e50ccabc69c364&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/1312526451795588662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/ketua-pan-dipenjara-pendukungnya-ngamuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1312526451795588662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1312526451795588662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/ketua-pan-dipenjara-pendukungnya-ngamuk.html' title='Ketua PAN Dipenjara, Pendukungnya Ngamuk'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-3387916430349575035</id><published>2009-05-05T19:32:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T19:46:10.026-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Istri Korban Pembunuhan Ngamuk di Pengadilan</title><content type='html'>By Line : Dedy Kurniawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidang kasus pembunuhan di Pengadilan Negeri Kolaka, Sulawesi Tenggara, berakhir ricuh. Usai sidang, istri korban pembunuhan mengamuk hingga di luar ruang sidang karena tak menerima vonis majelis hakim yang dianggapnya ringan. Sejumlah aparat polisi dan kerabat korban bahkan sempat kewalahan menenangkan istri korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suriani, 29 tahun, tak dapat menahan kemarahannya. Ia sangat kecewa dengan putusan majelis hakim yang hanya menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara kepada pembunuh suaminya.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgD5MaYOQzI/AAAAAAAAANI/Yj3CvFZm9xA/s1600-h/istri+ngamuk.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgD5MaYOQzI/AAAAAAAAANI/Yj3CvFZm9xA/s320/istri+ngamuk.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332535950441333554" /&gt;&lt;/a&gt;Sambil berteriak-teriak menyebut Hasan, nama terdakwa pembunuh suaminya, Suriani terus meronta. Ibu satu anak itu bersikeras berdiri di depan mobil tahanan milik kejaksaan yang akan ditumpangi Hasan menuju ke lembaga pemasyarakatan kolaka untuk menjalani hukumannya. Meski sempat berhasil ditenangkan, namun amukan Suriani tak berhenti. Walau kedua tangannya dipegangi sejumlah kerabatnya, ia terus meronta dan berteriak-teriak menyebut nama Hasan, pembunuh suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa pembunuhan itu sendiri terjadi pada tanggal 7 Januari 2009 lalu. Saat itu, terdakwa Hasan usai berpesta minuman keras tanpa sebab langsung mengamuk sambil mencabut sebilah badik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban Yusuf, suami Suriani, yang kebetulan sedang berjalan bersama empat orang rekannya usai bekerja di kebun mereka, langsung ditikam Hasan sebanyak dua kali. Akibatnya korban tewas setelah sebelumnya sempat sehari dirawat di rumah sakit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-3387916430349575035?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/3387916430349575035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/istri-korban-pembunuhan-ngamuk-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3387916430349575035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3387916430349575035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/istri-korban-pembunuhan-ngamuk-di.html' title='Istri Korban Pembunuhan Ngamuk di Pengadilan'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgD5MaYOQzI/AAAAAAAAANI/Yj3CvFZm9xA/s72-c/istri+ngamuk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-2155072959185374672</id><published>2009-05-05T07:45:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T08:01:02.727-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Jangan Beli Selagi Lapar</title><content type='html'>By Line : ZATNI ARBI (Pengamat Teknologi Informasi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jadi&lt;/span&gt;, rupanya laci meja kerja Anda penuh dengan gadget. Ada beberapa pemutar MP3. Ada PDA yang baterainya sudah lama tidak bisa di-”recharge” lagi, ada beberapa kamera digital beresolusi 1 dan 2 megapiksel dengan aksesoris lengkap. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgBSpHpglQI/AAAAAAAAAMw/EsHe_GAuvBw/s1600-h/camcorder_idiot.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgBSpHpglQI/AAAAAAAAAMw/EsHe_GAuvBw/s320/camcorder_idiot.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332352825187931394" /&gt;&lt;/a&gt;Ada alat perekam digital yang menggunakan MiniDisc. Ada keyboard untuk PDA yang sudah lama pensiun itu. Ada entah apa lagi  Menurut pengakuan Anda, rata-rata 60% dari uang saku Anda setiap bulan habis untuk membeli gadget baru. Ketika proyektor digital model baru diluncurkan, Anda langsung membelinya. Mengapa tidak? Anda punya seribu alasan untuk berinvestasi. Antara lain, untuk menunjang produktivitas. Anda membutuhkan proyektor untuk memberikan pelatihan, kata Anda. Padahal, sebenarnya Anda hanya memberikan pelatihan sekali dalam tiga bulan. Itupun hanya untuk beberapa jam  Selebihnya, proyektor dipakai untuk memutar film DVD. Anda lalu meyakinkan diri bahwa Anda membutuhkan smartphone yang terbaru dengan fitur push e-mail, padahal inbox Anda lebih banyak dipadati oleh junk e-mail. Anda rupanya tidak bisa menahan nafsu setiap kali melihat produk baru. Begitu ada ada yang anyar, ingin langsung memilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, meski digelari ”gadget freak” oleh teman sekantor, tabungan Anda di bank selalu kosong. Jangan malu. Anda tidak sendirian. Dulu saya juga seperti itu. Dan banyak lagi pria lain yang seperti kita. Kalau kita tidak bisa mengerem, mungkin malah seluruh penghasilan bisa habis untuk elektronika, terutama peralatan digital. Komputer baru, peripheral baru, peranti lunak baru layanan-layanan baru seperti mobile TV dan traffi c report. Kita selalu punya alasan untuk menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;D&lt;/span&gt;i pesta ataupun di restoran buffet, pernahkah Anda mengambil begitu banyak makanan sehingga Anda tidak sanggup menghabiskannya? Makanan jadi terbuang. Padahal, nenek kita dulu selalu mengingatkan bahwa membuang makanan adalah dosa. Mubazir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bagaimana lagi? Anda mengambil makanan itu pada saat sedang lapar. Sebuah artikel menarik di Harvard Business Review edisi September 2007 punya tip yang menarik. ”Don’t shop when you’re hungry,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya nasihat ini ditujukan kepada mereka yang berbelanja di supermarket, tapi sebenarnya berlaku universal. Artikel di HBR ini, misalnya, tidak berbicara soal mengambil makanan di restoran ”makan sepuasnya,” belanja di supermarket, ataupun membeli gadget ketika jalan-jalan di pusatpusat penjualan elektronika.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgBTM5u_5VI/AAAAAAAAAM4/pZumkTVIYsI/s1600-h/dewan+koruptor.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 109px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgBTM5u_5VI/AAAAAAAAAM4/pZumkTVIYsI/s320/dewan+koruptor.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332353439928149330" /&gt;&lt;/a&gt;Artikel yang berjudul ”Rules to Acquire By” dan ditulis Bruce Nolop, intinya berbicara tentang pengalaman perusahaannya dalam mengakuisisi perusahaan-perusahaan lain untuk mencapai sasaran strategisnya. Tetap saja ada persamaan antara akuisisi perusahaan dengan belanja gadget. Keduanya ternyata boleh jadi dilakukan secara impulsif. Namanya juga sudah jatuh cinta. Perusahaan yang hendak diakuisisi tampak begitu menjanjikan. Demikian pula gadget yang terpajang di etalase itu kelihatan begitu ”cool”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 2004, Clerical Medical (www.clericalmedical. co.uk) di Inggris melakukan polling online. Hasilnya cukup di luar dugaan. 62% responden pria mengaku berbohong pada pasangan mereka mengenai belanja impulsif yang mereka lakukan. Dan, apa lagi yang mereka beli kalau bukan peralatan elektronis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kendalikan Selera&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengontrol nafsu belanja gadget. Pertama, bertanyalah dengan jujur pada diri Anda apakah peralatan yang sudah dimiliki benarbenar tidak dapat digunakan lagi? Tip kedua, jadwalkan belanja gadget Anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ponsel model baru muncul hampir setiap minggu. Kalau Anda tidak termasuk daftar incaran KPK, tentu tidak akan membeli ponsel baru setiap kali model baru diluncurkan. Anda akan lebih mampu mengendalikan belanja gadget kalau berdisiplin memberi waktu dua tahun sebelum menggantinya dengan yang baru, misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgBTuk1AwXI/AAAAAAAAANA/zAhDfkE8Z4Q/s1600-h/Menulis+berita.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgBTuk1AwXI/AAAAAAAAANA/zAhDfkE8Z4Q/s320/Menulis+berita.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332354018431779186" /&gt;&lt;/a&gt;Penjual gadget biasanya membujuk Anda untuk sekalian membeli aksesoris. Pancingannya adalah potongan harga khusus atau cerita tentang stok yang sangat terbatas. Situs web dan majalah seperti PC Media yang sedang Anda baca ini juga bisa membantu. Sebelum belanja gadget baru, bacalah dulu berbagai ulasan mengenai keunggulan dan kelemahan gadget yang tengah menggoda Anda itu. Siapa tahu hanya cantik di luar. Dan jangan lupa, kegembiraan kita dengan gadget baru biasanya hanya berusia dua hari sampai seminggu  Setelah itu, usang karena Anda tidak merasa lapar lagi. Oleh karena itu, memang benarlah kata mereka: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Jangan belanja ketika sedang lapar.”&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-2155072959185374672?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/2155072959185374672/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/jangan-beli-selagi-lapar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2155072959185374672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2155072959185374672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/05/jangan-beli-selagi-lapar.html' title='Jangan Beli Selagi Lapar'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SgBSpHpglQI/AAAAAAAAAMw/EsHe_GAuvBw/s72-c/camcorder_idiot.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-5083006346997080871</id><published>2009-04-28T12:20:00.000-07:00</published><updated>2009-04-28T12:39:40.982-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Ketua PAN Buton Divonis Penjara</title><content type='html'>By Line : Dedy Kurniawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara,dijatuhi vonis enam bulan penjara oleh majelsi hakim Pengadilan Negeri Baubau karena terbukti melakukan praktek olitik uang saat menggelar kampanye pada pemilu legislatif lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses jalannya persidangan sendiri mendapat pengawalan ketat dari polisi.&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-7a13127c3cbc1e0" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v13.nonxt7.googlevideo.com/videoplayback?id%3D07a13127c3cbc1e0%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D2F6E836C66CE7502E4F3B23A70CCDD006D7EC599.4074647BD6B0BAFC82ECA3AEBD28B321ABDC3678%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D7a13127c3cbc1e0%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DkhQv2SEy_804Sq3xf8h6H9OCZwI&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v13.nonxt7.googlevideo.com/videoplayback?id%3D07a13127c3cbc1e0%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D2F6E836C66CE7502E4F3B23A70CCDD006D7EC599.4074647BD6B0BAFC82ECA3AEBD28B321ABDC3678%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D7a13127c3cbc1e0%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DkhQv2SEy_804Sq3xf8h6H9OCZwI&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa terbukti membagi-bagikan uang baik langsung atau tidak langsung kepada masyarakat dengan ajakan untuk memilih caleg atau parpol tertentu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi bau-bagi uang itu dilakukan terdakwa sebanyak tiga kali selama berlangsungnya masa kampanye Parpol dan Caleg.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-5083006346997080871?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=7a13127c3cbc1e0&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/5083006346997080871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/04/ketua-pan-buton-divonis-penjara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5083006346997080871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/5083006346997080871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/04/ketua-pan-buton-divonis-penjara.html' title='Ketua PAN Buton Divonis Penjara'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-7973147537432798734</id><published>2009-04-22T08:51:00.001-07:00</published><updated>2009-04-22T09:06:38.973-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Pleno KPU Kendari Didemo</title><content type='html'>By Line: Dedy Kurniawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rapat pleno KPU Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, diwarai unjuk rasa sekelompok massa yang tidak puas dengan hasil rekapitulasi perolehan suara. Pengunjuk rasa ini menuding, pihak KPU dan PPK telah melakukan kecurangan dengan menggelembungkan suara Parpol tertentu.&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-213a629b488711b5" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v8.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D213a629b488711b5%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3DC8C5EBCACCD3F17482688D785C665C1991B4FD7.79D85F09751E36BCD3AC6B19D34BAB7C85B4C752%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D213a629b488711b5%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DQ_GSSnDWbZOdMLRfxoAoRBIlUoM&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v8.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D213a629b488711b5%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3DC8C5EBCACCD3F17482688D785C665C1991B4FD7.79D85F09751E36BCD3AC6B19D34BAB7C85B4C752%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D213a629b488711b5%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DQ_GSSnDWbZOdMLRfxoAoRBIlUoM&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;Dalam unjuk rasa tersebut, pengunjuk rasa menyatakan, tuduhan kecurangan itu didasarkan atas berbedanya data perolehan suara yang dipegang saksi dan yang diumumkan dalam rapat pleno tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjuk rasa kemudian mencoba msuk ke ruang tempat rapat pleno dugelar, namun dihadang polisi. Sempat terjadi debat kusir antara pengunjuk rasa dan polisi. Namun akhirnya pengunjuk rasa membubarkan diri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-7973147537432798734?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=213a629b488711b5&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/7973147537432798734/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/04/pleno-kpu-kendari-didemo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7973147537432798734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/7973147537432798734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/04/pleno-kpu-kendari-didemo.html' title='Pleno KPU Kendari Didemo'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-3683398709129241344</id><published>2009-04-17T23:44:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T00:20:38.942-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><title type='text'>Aha, Akhirnya Genap 100 Postinganku</title><content type='html'>By Line: Dedy Kurniawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sel-g9oEnxI/AAAAAAAAAMo/sVcXCQ6rivo/s1600-h/copy-ngerokok+bagaya.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 318px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sel-g9oEnxI/AAAAAAAAAMo/sVcXCQ6rivo/s320/copy-ngerokok+bagaya.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325927139105873682" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah berbulan-bulan berusaha, akhirnya genaplah 100 postinganku di blog yang masih sangat sederhana ini. Berita di bawah merupakan postinganku yang ke - 100. He he he....Bukannya sombong tapi paling tidak aku yakin sama diriku sendiri dan bisa memamerkannya sama anak istriku. Paling tidak kalo nanti anakku sekolah, dia bisa cerita sama teman-temannya kalo ayahnya ternyata bisa juga bikin blog. Ffffiuh...cape juga sih ngerjainnya. Soalnya, lebih dari 95 persen isi tulisan di blogku ini, asli bin original buatanku (termasuk videonya loh).&lt;br /&gt;Aku ingat, waktu pertama kali bikin blog aku harus pontang-panting nanya sana sini sama teman-teman yang sudah punya blog. Yaahh.., maklum saja, biar aku sarjana tapi latar belakang pendidikanku sama sekali nggak ada hubungannya dengan ilmu komputer apalagi soal blog atau internet marketing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntunglah, teman-teman blogger yang sudi mampir ke blogku mau mengajariku berbagai hal soal mengelola blog. Aku sangat bersyukur punya teman-teman blogger yang bersedia memberikan ilmunya secara gratis..tis..tis. Kalaupun bayar, paling aku cuman diminta mengklik ads di blog teman-teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, lewat blogku ini, aku mo ngucapin banyak terima kasih atas bantuan semua teman-teman blogger. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, udah dulu yah. Soalnya ada tamu yang ngajakin tukeran klik...he he he he&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-3683398709129241344?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/3683398709129241344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/04/aha-akhirnya-genap-100-postinganku.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3683398709129241344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3683398709129241344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/04/aha-akhirnya-genap-100-postinganku.html' title='Aha, Akhirnya Genap 100 Postinganku'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/Sel-g9oEnxI/AAAAAAAAAMo/sVcXCQ6rivo/s72-c/copy-ngerokok+bagaya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-3747686015499864771</id><published>2009-04-17T19:33:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T19:49:50.140-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Balai POM Sita Dendeng Tak Berlabel</title><content type='html'>By Line : Dedy Kurniawan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Kendari, Sulawesi Tenggara, menemukan dan menyita sejumlah produk makanan kemasan berbahan baku daging. Selain tak memiliki merek, label, dan nomor registrasi, ada juga produk makanan yang dicurigai sudah kadaluarsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan produk makanan mencurigakan itu dilakukan saat petugas Balai POM Kendari menggelar razia di sejumlah swalayan dan Supermarket. &lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-be875046b7010370" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v12.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dbe875046b7010370%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3DE0789D6596C9A29029EBDBECF63C9459A9748F.1CCD504924081F493EE4416C5D093EA90C600DDA%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dbe875046b7010370%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D-kr23TnWWbsRQPFIp7Htjf5diec&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v12.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dbe875046b7010370%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3DE0789D6596C9A29029EBDBECF63C9459A9748F.1CCD504924081F493EE4416C5D093EA90C600DDA%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dbe875046b7010370%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D-kr23TnWWbsRQPFIp7Htjf5diec&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;Di salah satu swalayan yang berlokasi di jalan Saosao, petugas Balai POM menemukan kejanggalan pada puluhan paket produk makanan kering kemasan berbahan baku daging yakni dendeng, yang terpajang di etalse swalayan tersbut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat diperiksa, seluruh produk makanan kering tersebut tak memiliki merek dan label, serta nomor registrasi yang dikeluarkan oleh Balai POM. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pihak pengelola swalayan berdalih, mereka terpaksa mengemas ulang dendeng tersebut dengan kemasan tak bermerek dan tak memiliki label karena saat mereka terima, kemasan seluruh produk itu sobek.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-3747686015499864771?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=be875046b7010370&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/3747686015499864771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/04/balai-pom-sita-dendeng-tak-berlabel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3747686015499864771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/3747686015499864771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/04/balai-pom-sita-dendeng-tak-berlabel.html' title='Balai POM Sita Dendeng Tak Berlabel'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-6000570955683589099</id><published>2009-04-16T04:19:00.000-07:00</published><updated>2009-04-16T04:52:42.685-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Data Kacau, Perekapan Suara Dihentikan</title><content type='html'>By Line : Dedy Kurniawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rapat pleno perekapan suara di Daerah Pemilihan (Dapil) 4 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, terpaksa dihentikan menyusul tak sesuainya data antara yang dipegang saksi Parpol/Caleg, KPPS dan PPK. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah saksi Parpol bahkan menuding telah terjadi praktek penggelembungan suara untuk memenangkan Parpol tertentu.&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-a27b27f38c1dfd8c" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v11.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3Da27b27f38c1dfd8c%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D5EEBC3279341425C8DF006E127807675C4B4F63.799BA96668BBE739FBD62447F5126A4364A11BE6%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Da27b27f38c1dfd8c%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DUVbXHpxONKNmzS1SKyMA7_gYUV4&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v11.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3Da27b27f38c1dfd8c%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D5EEBC3279341425C8DF006E127807675C4B4F63.799BA96668BBE739FBD62447F5126A4364A11BE6%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Da27b27f38c1dfd8c%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DUVbXHpxONKNmzS1SKyMA7_gYUV4&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, rapat tersebut berlangsung mulus. Suasana mulai memanas saat peserta rapat mulai memeriksa hsil perekapan suara untuk Caleg DPRD kabupaten/kota di salah satu TPS di Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini, pihak PPK, PPS dan saksi Parpol bersitegang karena data perolehan suara yang mereka pegang berbeda-beda jumlahnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-6000570955683589099?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=a27b27f38c1dfd8c&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/6000570955683589099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/04/data-kacau-perekapan-suara-dihentikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6000570955683589099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6000570955683589099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/04/data-kacau-perekapan-suara-dihentikan.html' title='Data Kacau, Perekapan Suara Dihentikan'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-6112941785862013595</id><published>2009-04-14T02:28:00.000-07:00</published><updated>2009-04-14T02:33:16.419-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Indonesia First Soccers Club</title><content type='html'>By Line: dedy kurniawan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini oleh-oleh hasil jalan-jalan ke kota Ambon. Please read enjoyed &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You football fans? If the answer is yes, you certainly know by heart the names of football clubs such as AC Milan, Inter Milan, Chelsea, Manchester United, Real Madrid or Barcelona. Level for Indonesia, such as the names of Persija Jakarta, PSM Makassar, Bandung Persib, Sriwijaya FC or Persipura Jayapura, you certainly remember right outside the head.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SeRX3IZUsjI/AAAAAAAAAMg/57mgE2SEFsw/s1600-h/WORLD+CUP.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 234px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SeRX3IZUsjI/AAAAAAAAAMg/57mgE2SEFsw/s320/WORLD+CUP.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324477264116888114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;But if you Indonesian football fans, whether you know the football team's first in Indonesia? Do you know the name Nedherland Indische Voetbal Unie or NIVU? Introduce you with names such as Telwe, Hukom, Pattiwael, Soedarmadji, Tan See Han, Anwar, Dorst, Bing Mo Heng, Van der Burg or Faulbab? This is their football players in Indonesia. More terrible, they play up to level World Cup in 1938.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NOTE :&lt;/span&gt; Perhatikan baik-baik keterangan fotonya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-6112941785862013595?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/6112941785862013595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/04/indonesia-first-soccers-club.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6112941785862013595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/6112941785862013595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/04/indonesia-first-soccers-club.html' title='Indonesia First Soccers Club'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SeRX3IZUsjI/AAAAAAAAAMg/57mgE2SEFsw/s72-c/WORLD+CUP.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-2696003436346216388</id><published>2009-04-13T02:24:00.000-07:00</published><updated>2009-04-13T02:54:53.249-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>Jeruk Makan Jeruk...Caleg Separtai Saling lapor</title><content type='html'>By Line : Dedy Kurniawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini mungkin dampak dari keputusan Mahkamah Konstitusi soal suara terbanyak dalam menentukan Caleg mana yang lolos ke Parlemen. Tak heran, para caleg kini mulai saling sikut. Salah satunya terjadi di PPP. Seorang Caleg PPP nomor urut satu melaporkan rekannya yang juga Caleg partai berlambang Kabah ini ke Panwas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Kasim, Caleg PPP nomor urut 1 untuk daerah pemilihan (Dapil) 4 Kota Kendari yang melaporkan Rusiawati Abunawas, Caleg PPP nomor urut 2 Dapil yang sama ke Panwas atas tuduhan telah membagi-bagikan uang menjelang pelaksanaan pencontrengan surat suara tanggal 9 April lalu.&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-d5b0d74f847e6fb7" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v19.nonxt6.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dd5b0d74f847e6fb7%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D3331DC61B181FE4027732199FB7D014A7C3C9644.66F8F54DAFB2A99D677364364BC19D4E94C320E5%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dd5b0d74f847e6fb7%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DmGwZmUxNlBBYPdFB-AiwI7T6Wl0&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v19.nonxt6.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dd5b0d74f847e6fb7%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D3331DC61B181FE4027732199FB7D014A7C3C9644.66F8F54DAFB2A99D677364364BC19D4E94C320E5%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dd5b0d74f847e6fb7%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DmGwZmUxNlBBYPdFB-AiwI7T6Wl0&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;Kasim yang juga Ketua PPP Kendari beralasan, ia merasa sangat dirugikan dengan tindakan rekannya itu. Pasalnya, perolehan suaranya merosot drastis. Kasim menuding, para pendukungnya mengalihkan dukungan karena telah diberi uang oleh Rusiawati Abunawas yang merupakan istri dari Ketua DPW PPP Sulawesi Tenggara, Yusran Silondae.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam laporannya, Kasim menyatakan, seorang tim suksesnya telah diberi uang sebanyak Rp 200 ribu dan beras satu kilogram beras oleh tim sukses Rusiawati Abunawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang itu, kata Kasim, diminta oleh tim sukses Rusiawati Abunawas dibagi-bagikan kepada sejumlah wajib pilih di Dapil 4 yang meliputi Kecamatan Poasia, Abeli dan Kambu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-2696003436346216388?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=d5b0d74f847e6fb7&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/2696003436346216388/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/04/jeruk-makan-jerukcaleg-separtai-saling.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2696003436346216388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/2696003436346216388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/04/jeruk-makan-jerukcaleg-separtai-saling.html' title='Jeruk Makan Jeruk...Caleg Separtai Saling lapor'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4308639473929224856.post-1992687887262498856</id><published>2009-04-11T02:22:00.000-07:00</published><updated>2009-04-11T02:30:39.923-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Umum'/><title type='text'>TPS Ala Pelaminan Pengantin</title><content type='html'>By Line : Dedy Kurniawan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang berbeda dengan TPS 9 di Kelurahan Kolakasi, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Bila di tempat lain TPS dibangun seadanya, di tempat ini, warga bersama petugas TPS setempat menghias bangunan TPS bak pelaminan pengantin. Tentu saja keberadaan TPS ini menarik perhatian warga.&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-9245571a11507874" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v20.nonxt7.googlevideo.com/videoplayback?id%3D9245571a11507874%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D72219E0C93574852FD06168855FA1F97DF5F5329.454DDC6C5D66CB040F432319FC88ADDD7998F25%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D9245571a11507874%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DYWx21z39ArVULqqPoCg2Ne0MOg8&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v20.nonxt7.googlevideo.com/videoplayback?id%3D9245571a11507874%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331622405%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D72219E0C93574852FD06168855FA1F97DF5F5329.454DDC6C5D66CB040F432319FC88ADDD7998F25%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D9245571a11507874%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DYWx21z39ArVULqqPoCg2Ne0MOg8&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;Suasana meriah sudah terlihat di pintu masuk TPS 9. Selain dihias janur kuning, bebagai aksesoris untuk tenda pengantin juga terlihat marak. Tentu saja, warga yang datang ke TPS ini serasa datang ke pesta perkawinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya bangunan TPS, yang seperti pelaminan pengantin, hampir seluruh petugas TPS juga berpakaian adat setempat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4308639473929224856-1992687887262498856?l=newsflashkendari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=9245571a11507874&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/feeds/1992687887262498856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/04/tps-ala-pelaminan-pengantin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1992687887262498856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4308639473929224856/posts/default/1992687887262498856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://newsflashkendari.blogspot.com/2009/04/tps-ala-pelaminan-pengantin.html' title='TPS Ala Pelaminan Pengantin'/><author><name>PORTAL BERITA KENDARI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Y7VvA0H1UCE/SganEvgzuAI/AAAAAAAAANw/tEwQW-Yu0LY/S220/DSC02925.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
